By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Prabowo Sebut Pendidikan Sebagai Kunci Generasi Muda Kuasai Masa Depan Indonesia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Prabowo Sebut Pendidikan Sebagai Kunci Generasi Muda Kuasai Masa Depan Indonesia

Pendidikan

Prabowo Sebut Pendidikan Sebagai Kunci Generasi Muda Kuasai Masa Depan Indonesia

Jack
By
Jack
11 months ago
Share
6 Min Read
Prabowo
SHARE

INVERSI.ID – Pendidikan penting menurut Presiden Prabowo Subianto agar generasi muda Indonesia mampu menguasai dan mengelola kekayaan negara secara bijak. Dalam berbagai kesempatan, Prabowo menegaskan bahwa sumber daya alam yang dimiliki Indonesia sangat besar, namun manfaatnya hanya dapat dirasakan jika dikelola dengan pengetahuan, keterampilan, dan persatuan bangsa.

Contents
Prabowo Tekankan SDM Unggul untuk Masa Depan BangsaPersatuan Nasional Jadi FondasiAncaman Menjadi Negara GagalPendidikan dan Tantangan Era GlobalisasiPentingnya Guru sebagai Garda TerdepanPendidikan sebagai Investasi Jangka PanjangOptimisme Masa Depan Indonesia

Pendidikan penting menurut Presiden Prabowo Subianto tidak hanya sekadar membekali anak bangsa dengan teori di kelas, melainkan juga harus mendorong mereka untuk menguasai keterampilan praktis. Hal ini ia sampaikan saat memberikan pembekalan kepada guru dan kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat (22/8/2025).

Pendidikan penting menurut Presiden Prabowo Subianto karena tanpa SDM yang terampil, kekayaan Indonesia justru bisa menjadi sia-sia atau bahkan dikuasai pihak luar. Menurutnya, meski Indonesia sudah berhasil menguasai aset dan sumber daya strategis, kemampuan mengelolanya akan menjadi kunci agar hasilnya benar-benar dinikmati oleh rakyat.

Prabowo Tekankan SDM Unggul untuk Masa Depan Bangsa

Dalam pidatonya, Prabowo Subianto menegaskan perlunya generasi muda Indonesia yang tangguh dan memiliki kecakapan di berbagai bidang. Ia menilai Indonesia sudah kaya akan sumber daya, mulai dari pertambangan, hasil laut, energi, hingga pertanian, namun semuanya akan percuma jika dikelola dengan cara yang salah.

“Kita perlu tenaga-tenaga, awak-awak, anak-anak muda yang bisa mengelola kekayaan itu. Kita sudah kuasai, tapi kalau tidak mengerti cara menjalankannya, semua akan sia-sia. Karena itu, pendidikan sangat-sangat penting,” ujar Prabowo.

Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal akademik, melainkan juga tentang menanamkan nilai kebangsaan, semangat kerja keras, dan rasa tanggung jawab. Hal ini diperlukan agar generasi muda tidak hanya pintar, tetapi juga berintegritas.


Persatuan Nasional Jadi Fondasi

Selain pendidikan, Prabowo menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen bangsa. Menurutnya, hanya dengan persatuan, Indonesia bisa mengoptimalkan pengelolaan sumber daya dan mengatasi berbagai permasalahan sosial.

“Kita bersatu bersama-sama menjaga dan mengelola kekayaan kita, sehingga bisa memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada. Kita juga bisa mengatasi penyakit-penyakit masyarakat agar kembali menjadi negara yang berhasil,” tegasnya.

Persatuan menurut Prabowo harus menjadi modal sosial utama dalam membangun bangsa. Ia menyebut, tanpa persatuan, konflik internal hanya akan melemahkan potensi besar yang dimiliki Indonesia.

Baca Juga :

Asal Usul Munggahan, Tradisi Sakral Menyambut Ramadan
Optimis Duduki Kursi DPR RI, Aldi Taher Singgung Deddy Corbuzier untuk Pindah Negara

Ancaman Menjadi Negara Gagal

Prabowo juga mengingatkan tentang bahaya jika Indonesia gagal menjaga dan mengelola kekayaannya. Ia mencontohkan banyak negara di dunia yang jatuh ke dalam kategori “failed state” atau negara gagal karena tidak mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki.

“Negara itu banyak, ada lebih dari 200 di dunia ini. Mereka terbagi dalam beberapa kategori, ada yang sukses, ada yang biasa saja, dan ada yang gagal. Kita tidak boleh masuk ke kategori negara gagal,” ujarnya.

Menurut Prabowo, Indonesia harus bekerja keras untuk terbebas dari kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan. Ia optimistis bahwa dengan kerja sama, persatuan, serta pendidikan yang kuat, bangsa Indonesia bisa mencapai cita-cita tersebut.

Pendidikan dan Tantangan Era Globalisasi

Pendidikan di era globalisasi menjadi semakin penting karena dunia saat ini bergerak cepat dengan teknologi dan digitalisasi. Prabowo mengingatkan, jika generasi muda tidak siap, Indonesia bisa tertinggal jauh dari negara lain.

Ia mendorong agar sistem pendidikan Indonesia mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, termasuk memberikan bekal keterampilan digital, kemampuan bahasa asing, hingga wawasan kewirausahaan. Semua itu diyakini akan membuat generasi muda lebih siap menghadapi persaingan global.

Pentingnya Guru sebagai Garda Terdepan

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung peran guru yang menjadi ujung tombak pendidikan. Menurutnya, guru tidak hanya sekadar menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter anak bangsa.

Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada para guru dan kepala sekolah yang hadir di acara tersebut. Prabowo menyebut mereka sebagai pejuang yang berperan penting dalam membangun masa depan bangsa melalui pendidikan.


Pendidikan sebagai Investasi Jangka Panjang

Prabowo menilai pendidikan merupakan bentuk investasi jangka panjang yang hasilnya akan terlihat beberapa dekade mendatang. Ia mengibaratkan pendidikan sebagai fondasi rumah: semakin kokoh, maka semakin kuat pula bangunannya.

“Kalau kita ingin Indonesia menjadi bangsa yang makmur dan kuat, maka pondasinya harus kuat. Dan pondasi itu adalah pendidikan,” ucapnya.

Optimisme Masa Depan Indonesia

Meski banyak tantangan, Prabowo optimistis Indonesia bisa menjadi negara maju. Dengan modal kekayaan alam yang melimpah, jumlah penduduk yang besar, serta semangat generasi muda, ia yakin cita-cita besar bangsa bisa diwujudkan.

Namun, ia kembali menekankan bahwa semua itu hanya bisa tercapai jika pendidikan dikuatkan dan persatuan dijaga. Tanpa itu, Indonesia berisiko besar untuk tertinggal bahkan menjadi negara gagal.

Pendidikan penting menurut Presiden Prabowo Subianto bukan hanya sekadar slogan, melainkan kunci strategis agar Indonesia benar-benar bisa berdiri di atas kaki sendiri. Dengan pendidikan yang baik, generasi muda akan mampu mengelola kekayaan negara, menjaga persatuan, dan menghindarkan bangsa dari ancaman menjadi negara gagal.

Jika visi ini dijalankan secara konsisten, bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi salah satu negara besar yang disegani dunia.

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Presiden Prabowo Apresiasi Dapur MBG Polri: Terbaik di Indonesia”
Presiden Prabowo Puji Standar Kualitas Dapur MBG yang Dikelola Polri
TAGGED:Generasi mudaPendidikanPrabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Thrifting vs Preloved, Bedanya Apa dan Kenapa Jadi Favorit Anak Muda?
Next Article Perkembangan AI Bisa Membuka Peluang Kerja Baru di Luar Angkasa
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya

2 weeks ago
PendidikanTerkini

Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026

2 weeks ago
Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index