By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Presiden Prancis Minta Israel Hentikan Mengebom Warga Sipil di Gaza, Benjamin Netanyahu Beri Respon
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Presiden Prancis Minta Israel Hentikan Mengebom Warga Sipil di Gaza, Benjamin Netanyahu Beri Respon

Terkini

Presiden Prancis Minta Israel Hentikan Mengebom Warga Sipil di Gaza, Benjamin Netanyahu Beri Respon

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

Inversi.id – Perdana Mentri Israel, Benjamin Netanyahu merespon Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang meminta Israel berhenti mengebom warga sipil di Gaza, Palestina. Justru Netanyahu menyalahkan Hamas atas jatuhnya korban sipil dalam perang yang terus berlangsung di Jalur Gaza.

“Tanggung jawab atas setiap kerugian terhadap warga sipil ada pada Hamas-ISIS, dan bukan pada Israel,” tegas Netanyahu dalam pernyataan yang dirilis oleh kantor PM Israel, seperti dilansir Al Jazeera dan The Times of Israel, Sabtu (11/11/2023).

Dalam pernyataannya, PM Israel itu tampak berusaha menyamakan Hamas dengan kelompok radikal Islamic State (ISIS). Netanyahu diketahui juga selalu menyebut Hamas, yang berkuasa di Jalur Gaza, sebagai organisasi teroris.

“Harus diingat bahwa Israel memasuki perang karena pembunuhan brutal oleh organisasi teroris itu terhadap ratusan warga Israel dan penyanderaan lebih dari 200 warga Israel,” sebutnya.

Israel melancarkan serangan udara tanpa henti terhadap Jalur Gaza, dan mengerahkan operasi darat untuk menumpas Hamas, selama sebulan terakhir. 

Rentetan serangan ini dimaksudkan untuk merespons serangan mengejutkan Hamas pada 7 Oktober lalu, yang dilaporkan menewaskan sedikitnya 1.200 orang dan membuat lebih dari 240 orang lainnya disandera.

Laporan terbaru otoritas kesehatan Gaza menyebut sedikitnya 11.078 orang, kebanyakan warga sipil, tewas akibat rentetan serangan Israel. Angka itu mencakup lebih dari 4.500 anak-anak yang dilaporkan tewas.

Netanyahu dalam pernyataannya mengklaim bahwa Israel telah melakukan segala cara untuk tidak melukai warga sipil dalam perang melawan Hamas di Jalur Gaza.

Baca juga: Presiden Prancis Minta Israel Hentikan Mengebom Warga Sipil Gaza

Baca Juga :

Rugikan Banyak Pihak, KPAI Soroti Pelajar hingga IRT Terlibat Judi Online
Mengenal Rajamala, Figur Raksasa di Mobil Hias Ibu Negara Iriana Saat Parade Dekranas di Kota Solo

“Sementara Israel melakukan segala upaya untuk tidak membahayakan warga sipil dan menyerukan mereka untuk meninggalkan area-area pertempuran, Hamas-ISIS melakukan segalanya untuk mencegah mereka bergerak ke wilayah aman dan menjadikan mereka sebagai tameng manusia,” kata Netanyahu.

Lebih lanjut, dia menyebut Hamas dengan kejam menyandera warga kami wanita, anak-anak, dan warga lanjut usia dan menuding kelompok militan yang menguasai Jalur Gaza itu telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dia juga menuduh Hamas menggunakan sekolah, masjid, dan rumah sakit sebagai pusat komando teror. Oleh karena itu, Netanyahu menyerukan pemimpin dunia untuk mengecam Hamas, bukan Israel.

“Kejahatan yang dilakukan Hamas-ISIS saat ini di Gaza, besok akan dilakukan di Paris, New York, dan di seluruh dunia. Para pemimpin dunia harus mengecam Hamas-ISIS dan bukan Israel,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta Israel agar menghentikan pengeboman terhadap warga sipil di Gaza. 

Macron menegaskan tidak ada pembenaran untuk pengeboman terhadap warga sipil dan menyebut kematian hanya akan memicu kebencian.

Seruan Macron itu disampaikan dalam wawancara terbaru dengan media terkemuka Inggris, BBC, pada Jumat (11/11/2023) waktu setempat.

Macron mengatakan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri setelah serangan Hamas terjadi pada 7 Oktober, namun dia juga menambahkan bahwa: “De-facto -saat ini, warga sipil dibom – secara de-facto. Bayi-bayi ini, para wanita, orang-orang lanjut usia ini dibom dan dibunuh.”

“Jadi tidak ada alasan dan legitimasi untuk melakukan hal tersebut. Jadi kami mendesak Israel untuk menghentikannya,” tegas Macron dalam wawancara itu.

You Might Also Like

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Presiden Prancis Minta Israel Hentikan Mengebom Warga Sipil Gaza
Next Article Ganjar Pranowo Resah Putusan MK Dasar Gibran Rakabuming Cawapres Tetap Berlaku
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index