By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Presiden Prancis Minta Israel Hentikan Mengebom Warga Sipil Gaza
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Presiden Prancis Minta Israel Hentikan Mengebom Warga Sipil Gaza

Terkini

Presiden Prancis Minta Israel Hentikan Mengebom Warga Sipil Gaza

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Inversi.id – Presiden Prancis, Emmanuel Macron minta Israel untuk menghentikan melakukan pengeboman terhadap warga sipil di Jalur Gaza. Macron juga menyampaikan tidak ada pembenaran untuk pengeboman terhadap warga sipil dan menyebut kematian hanya akan memicu kebencian.

Seruan Macron itu disampaikan dalam wawancara terbaru dengan media terkemuka Inggris, BBC, pada Jumat (11/11/2023) waktu setempat.

Macron mengatakan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri setelah serangan Hamas terjadi pada 7 Oktober, namun dia juga menambahkan bahwa: “De-facto -saat ini, warga sipil dibom – secara de-facto. Bayi-bayi ini, para wanita, orang-orang lanjut usia ini dibom dan dibunuh.”

“Jadi tidak ada alasan dan legitimasi untuk melakukan hal tersebut. Jadi kami mendesak Israel untuk menghentikannya,” tegas Macron dalam wawancara itu.

Lebih lanjut, Macron juga menyatakan Prancis dengan jelas mengutuk serangan lintas perbatasan yang didalangi oleh Hamas sebulan lalu, yang menurut otoritas Tel Aviv telah menewaskan 1.200 orang, yang sebagian besar warga sipil, dan membuat 240 orang lainnya disandera.

Otoritas kesehatan Gaza, yang dikuasai Hamas, melaporkan lebih dari 11.000 orang tewas akibat serangan Israel selama sebulan terakhir.

“Kami merasakan penderitaan yang sama dengan Israel. Dan kami juga memahami tekad mereka untuk menyingkirkan terorisme. Kami mengetahui apa arti terorisme di Prancis,” ucap Macron dalam wawancara yang digelar di sela-sela forum perdamaian internasional di Paris.

Baca juga: 8 Produk dan Perusahaan Terkait Israel yang Diboikot Dunia, Nomor 7 Hasil Rampasan dari Tanah Palestina

Kendati demikian, dia juga menegaskan bahwa tidak ada pembenaran untuk pengeboman terhadap warga sipil.

Baca Juga :

Gibran Rakabuming Raka dan Muhaimin Iskandar Saling Sindir dalam Debat Cawapres 2024
Biodata dan Profil Henry Moodie, Penyanyi Drunk Text yang Viral di TikTok

“Ini sangat penting bagi kita semua karena prinsip-prinsip kita, karena kita ada negara demokrasi. Penting juga untuk jangka menengah dan panjang bagi keamanan Israel sendiri, untuk menyadari semua nyawa itu berharga,” sebut Macron mengingatkan.

Dalam wawancara dengan BBC ini, Macron secara terang-terangan menyatakan dirinya tidak setuju jika disebut cara terbaik bagi Israel untuk melindungi diri adalah dengan melakukan pengeboman besar-besaran di Gaza.

Menurutnya, pengeboman terhadap warga sipil hanya akan menciptakan kebencian dan perasaan buruk di kawasan Timur Tengah.

Ditambahkan oleh Macron bahwa kesimpulan yang jelas telah dicapai oleh semua pemerintah lembaga bantuan kemanusiaan yang hadir dalam forum perdamaian internasional di Paris, yakni jeda kemanusiaan yang diikuti gencatan senjata menjadi satu-satunya cara melindungi warga sipil di Jalur Gaza.

“Tidak ada solusi lain selain pertama-tama, menerapkan jeda kemanusiaan, kemudian melakukan gencatan senjata, yang akan memungkinkan (kita) untuk melindungi. Semua warga sipil yang tidak ada hubungannya dengan para teroris,” cetus Macron.

Saat ditanya lebih lanjut apakah dirinya menginginkan para pemimpin dunia lainnya, termasuk dari Amerika Serikat (AS) dan Inggris, untuk bergabung dengan dirinya menyerukan gencatan senjata, Macron menjawab: “Saya berharap mereka akan menyerukannya.”

Macron sebelumnya menjadi salah satu pemimpin negara Barat yang mengunjungi Israel untuk menunjukkan solidaritas setelah serangan Hamas terjadi.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Talak Tilu Lagu Sunda Populer Berkisah Jeritan Seorang Istri Alami Perceraian
Next Article Presiden Prancis Minta Israel Hentikan Mengebom Warga Sipil di Gaza, Benjamin Netanyahu Beri Respon
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

5 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

6 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index