By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Presiden Turki Sebut Israel Negara Teroris, Benjamin Netanyahu Beri Respon
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Presiden Turki Sebut Israel Negara Teroris, Benjamin Netanyahu Beri Respon

Terkini

Presiden Turki Sebut Israel Negara Teroris, Benjamin Netanyahu Beri Respon

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Inversi.id – Presiden Turki, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pidatonya mengatakan Isreal negara teoritis. Tuduhan ini pun mendapat respon dari Perdana Menteri Isreal, Benjamin Netanyahu.

Menanggapi pernyataan Erdogan, Netanyahu membalas di platform media sosial X, dengan menuduh Erdogan mendukung sifat teror Hamas.

“Sebaliknya, ada kekuatan-kekuatan yang mendukung teroris. Salah satunya adalah Presiden Erdogan dari Turki, yang menyebut Israel sebagai negara teroris, namun mendukung sifat teror Hamas dan membom desa-desa Turki di dalam wilayah Turki sendiri. Jadi, kami tidak akan mendapatkan ceramah apa pun dari mereka,” tulis Netanyahu, dikutip, Jumat (17/11/2023).

Ya, Erdogan dalam pidatonya baru-baru ini menyebut Isreal sebagai negara teroris. Presiden Turki itu berjanji akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa para pemimpin politik dan militer Israel diadili di pengadilan internasional atas tindakan mereka di Gaza.

“Israel menerapkan strategi pemusnahan total terhadap sebuah kota dan penduduknya. Saya mengatakan dengan sangat jelas dan terus terang bahwa Israel adalah negara teroris,” cetus Erdogan.

“Kami akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa para pemimpin politik dan militer Israel yang secara brutal membunuh rakyat tertindas di Gaza akan diadili di pengadilan internasional,” cetusnya lagi.

Baca juga: Hamas: Siap Perang Jangka Panjang dengan Israel dan Raih Kemenangan

Lebih lanjut lagi, Erdogan menuduh Netanyahu telah mengancam Gaza dengan bom nuklir. Ia pun menyebut akhir hidup Benjamin Netanyahu sudah dekat.

“Saya katakan kepada Netanyahu, Anda mempunyai bom atom, bom nuklir, dan Anda mengancam dengan itu. Kami mengetahui hal ini. Dan akhir hidup Anda sudah dekat,” ujar Erdogan.

Baca Juga :

Program MBG Buat Kebahagiaan Siswa SDN Jogjogan 01 Kabupaten Bogor
Remaja dan Depresi: Universitas Bakrie Buka Suara, Ajak Mahasiswa Peduli Mental Health

Turki baru-baru ini telah menormalisasi hubungan dengan Israel. Namun, perang Israel dengan Hamas di Gaza kembali membuat hubungan kedua negara tegang. 

Pemerintah Israel menarik diplomatnya dari Turki bulan lalu, setelah Erdogan menuduh Israel melakukan kejahatan perang. Turki kemudian juga menarik duta besarnya dari Israel.

Erdogan juga telah membatalkan rencana kunjungannya ke Israel, dengan menyatakan bahwa Turki tidak memiliki masalah dengan negara Israel, namun, Ankara tidak akan pernah menyetujui Tel Aviv melakukan kekejaman.

Erdogan juga menegaskan bahwa Hamas bukanlah organisasi teroris tetapi sebuah kelompok pembebasan yang berjuang untuk melindungi tanah dan warganya.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Anies Baswedan Ungkap Targetnya di Pilpres 2024: Minimal Masuk ke Putaran Kedua
Next Article Cerita Pahit Hassani Abdulgani Boyong Pemain Naturalisasi Indonesia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

15 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

16 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index