By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Program MBG untuk Sasaran 3B Menjadi Model Percontohan Dunia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Program MBG untuk Sasaran 3B Menjadi Model Percontohan Dunia

MBGTerkini

Program MBG untuk Sasaran 3B Menjadi Model Percontohan Dunia

Adrian
By
Adrian
5 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji (Sumber : www.kemendukbangga.go.id)
Foto : Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji (Sumber : www.kemendukbangga.go.id)
SHARE

Inversi Indonesia kembali mengukuhkan posisinya di kancah internasional melalui inovasi kebijakan sosial yang berdampak luas. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji, menyatakan bahwa bangsa Indonesia patut berbangga atas implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Contents
Mandat Konstitusional dan Peran Kader TPKIntervensi Strategis Menuju Target Stunting 18 PersenEdukasi dan Keamanan Pangan: Prioritas UtamaFondasi Indonesia Maju

Khususnya, intervensi gizi yang menyasar kelompok Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita yang akrab disapa kelompok 3B dinilai sebagai satu-satunya program di dunia dengan skema integrasi sekolahan dan keluarga yang menjadi model percontohan bagi negara lain.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Mendukbangga Wihaji dalam pengarahannya pada Kamis (05/02/2026). Beliau menekankan bahwa Program MBG bukan sekadar bantuan pangan biasa, melainkan sebuah strategi kedaulatan sumber daya manusia (SDM) yang dirancang untuk memutus rantai kemiskinan dan keterbelakangan kualitas kesehatan sejak dari dalam kandungan.

Mandat Konstitusional dan Peran Kader TPK

Landasan operasional program ini tertuang secara eksplisit dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG.

Dalam regulasi tersebut, Kemendukbangga melalui BKKBN mendapatkan amanat krusial untuk memastikan distribusi makanan bergizi sampai ke tangan sasaran 3B. Kekuatan utama dari eksekusi kebijakan ini terletak pada peran vital Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Mendukbangga menegaskan bahwa setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh penjuru tanah air diwajibkan menjalin sinergi dengan kader TPK.

“Di mana pun dan siapa pun yang memiliki SPPG, wajib melibatkan ibu-ibu kader TPK untuk mendistribusikan serta memberikan edukasi terkait MBG bagi sasaran 3B. Kehadiran mereka memastikan bahwa asupan gizi tidak hanya sampai, tetapi juga dipahami manfaatnya oleh penerima,” ujar Wihaji.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap kinerja lapangan, Perpres tersebut juga mengatur skema insentif yang profesional. Setiap kader TPK yang mengantarkan paket MBG kepada sasaran akan mendapatkan insentif sebesar Rp1.000 untuk setiap ompreng (wadah makanan) yang didistribusikan. Langkah ini diharapkan dapat memacu semangat dedikasi para kader dalam menjalankan tugas mulia ini.

Intervensi Strategis Menuju Target Stunting 18 Persen

Program MBG merupakan pengejawantahan dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan generasi Indonesia yang tangguh dan cerdas. Salah satu fokus utama pemerintah saat ini adalah menekan angka stunting (tengkes) secara nasional. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, prevalensi stunting nasional berada pada angka 19,8 persen.

Baca Juga :

Dianggap Ringankan Beban Kerja Karyawan, AI Siap Lakukan Revolusi
Penyebab dan Penanganan Leher Pegal, Agar Tak Ganggu Aktivitas Sehari-hari

Pemerintah telah menetapkan target ambisius namun terukur, yakni menurunkan angka tersebut hingga mencapai 18 persen untuk periode 2025–2029. Mendukbangga mengingatkan bahwa asupan gizi yang tidak memadai adalah faktor determinan utama terjadinya stunting.

“Jika dalam sekumpulan anak terdapat satu atau dua yang mengalami stunting, itu adalah kerugian besar bagi masa depan bangsa. Presiden sangat menaruh perhatian pada hal ini agar tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal kualitas fisiknya,” tutur beliau.

Edukasi dan Keamanan Pangan: Prioritas Utama

Selain aspek distribusi, Mendukbangga menekankan bahwa tugas kader TPK mencakup fungsi edukatif. Keluarga adalah unit terkecil masyarakat yang menjadi kunci keberhasilan perubahan perilaku konsumsi.

Melalui kunjungan rutin kader, diharapkan keluarga penerima manfaat mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya variasi asupan mikronutrien bagi ibu hamil dan pertumbuhan otak balita.

Di sisi lain, aspek keamanan pangan (food safety) menjadi catatan penting dalam instruksi menteri. Beliau mengingatkan para kader untuk sangat teliti memperhatikan waktu pemberian dan kualitas makanan.

Mengingat asupan bagi ibu hamil dan balita sangat sensitif, risiko kontaminasi atau kerusakan pangan harus diminimalisasi melalui manajemen waktu distribusi yang ketat.

“Waktu penyampaian ke sasaran perlu diperhatikan dengan saksama. Apabila saat pemeriksaan di lapangan ditemukan kondisi makanan yang tidak layak konsumsi, maka jangan ragu untuk mengembalikannya ke SPPG guna mendapatkan penggantian. Kita tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun terhadap kesehatan ibu dan anak kita,” tegas Wihaji.

Fondasi Indonesia Maju

Inisiatif Program MBG untuk sasaran 3B mencerminkan kematangan Indonesia dalam mengelola isu kependudukan secara sistematis. Dengan menggabungkan kekuatan infrastruktur SPPG dan militansi kader TPK di tingkat desa, Indonesia sedang membangun sebuah ekosistem kesehatan yang berkelanjutan.

Pengakuan dunia terhadap model ini merupakan bukti bahwa Indonesia mampu melahirkan solusi orisinal yang relevan bagi tantangan global dalam pengentasan malnutrisi.

Melalui komitmen kolektif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para kader di garda terdepan, harapan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang bebas stunting bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah realitas yang tengah diperjuangkan setiap harinya melalui setiap porsi makanan bergizi yang tersalurkan.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:3BDuniaMBGModelModel Percontohan DuniaProgram MBGSasaran 3B
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan perkembangan terbaru kinerja penerimaan negara hingga akhir Januari 2026 dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta (Sumber : www.kemenkeu.go.id) Pajak Januari 2026 Melonjak 30,8 Persen, Sinyal Kuat Kebangkitan Ekonomi
Next Article Foto : Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, saat kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke PT Frisian Flag Indonesia di Cikarang, Kamis (5/2/2026) (Sumber : www.dpr.go.id) Akselerasi Industri Susu Nasional demi Program Makan Bergizi Gratis
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index