By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: PT Telkom Percepat Perbaikan Gangguan Internet Papua, Layanan Berangsur Pulih
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » PT Telkom Percepat Perbaikan Gangguan Internet Papua, Layanan Berangsur Pulih

Terkini

PT Telkom Percepat Perbaikan Gangguan Internet Papua, Layanan Berangsur Pulih

Jack
By
Jack
11 months ago
Share
6 Min Read
Internet Papua
SHARE

INVERSI.ID – Gangguan internet Papua kembali menjadi sorotan publik setelah terputusnya Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sorong-Merauke di kilometer 297 jalur Merauke-Timika. Insiden ini berdampak pada terhambatnya layanan telekomunikasi dan akses internet di beberapa wilayah, termasuk Timika, Asmat, Mappi, hingga Boven Digoel. PT Telkom Indonesia sebagai operator utama langsung mengambil langkah cepat untuk mempercepat proses perbaikan agar masyarakat kembali dapat menikmati layanan digital secara normal.

Contents
Dampak Gangguan Internet Papua pada Layanan DigitalLangkah Cepat PT Telkom untuk Pulihkan LayananHarapan Masyarakat Papua pada Infrastruktur Telekomunikasi

Menurut General Manager PT Telkom Indonesia Wilayah Papua, Antonius Joko Sritomo, gangguan internet Papua telah mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Jaringan di beberapa daerah terdampak sudah kembali berfungsi secara bertahap, terutama setelah jalur kabel PTT Dobo-Timika yang sempat putus pada 12 Agustus berhasil tersambung kembali. Hal ini membawa angin segar bagi pelanggan yang selama lebih dari sepekan menghadapi kendala komunikasi digital.

Tidak hanya itu, PT Telkom Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak gangguan internet Papua. Bentuk kompensasi ini berupa kuota SMS, menit telepon gratis, hingga keringanan pembayaran tagihan, baik untuk pengguna kartu prabayar maupun pascabayar.


Dampak Gangguan Internet Papua pada Layanan Digital

Putusnya kabel laut Sorong-Merauke memberikan dampak besar bagi aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah timur Indonesia. Aktivitas yang sebelumnya sangat bergantung pada jaringan internet seperti komunikasi, transaksi digital, hingga kebutuhan administrasi sehari-hari ikut terganggu.

Warga di Timika, Asmat, Mappi, dan Boven Digoel misalnya, mengeluhkan lambatnya akses internet yang membuat layanan publik, sekolah daring, hingga kegiatan bisnis mengalami hambatan. Situasi ini menegaskan betapa pentingnya infrastruktur telekomunikasi di Papua sebagai tulang punggung komunikasi masyarakat.

PT Telkom Indonesia menyebut gangguan disebabkan oleh shunt fault atau gangguan arus listrik di kabel laut, tepatnya pada kilometer 297 jalur Merauke-Timika. Kerusakan semacam ini membutuhkan proses perbaikan khusus karena letaknya berada di dasar laut dengan jarak yang cukup jauh dari titik daratan.

Untuk mengatasi hal tersebut, sebuah kapal perbaikan dikirim ke lokasi gangguan. Kapal tersebut terlebih dahulu singgah di Dobo pada Senin, 25 Agustus 2025, untuk mengurus perizinan dan melengkapi logistik. Selanjutnya, kapal bergerak menuju titik kerusakan pada Selasa, 26 Agustus, dan diperkirakan tiba di lokasi pada Rabu, 27 Agustus 2025. Begitu tiba, tim teknis langsung dijadwalkan memulai pekerjaan perbaikan agar jaringan bisa segera pulih.

Gangguan semacam ini sebenarnya bukan hal baru di wilayah Papua dan Maluku. Kondisi geografis yang berupa laut dalam, seringnya terjadi aktivitas alam, hingga faktor teknis menjadi tantangan tersendiri bagi operator telekomunikasi. Namun, perbaikan kabel laut selalu menjadi prioritas utama karena menyangkut akses komunikasi masyarakat luas.


Langkah Cepat PT Telkom untuk Pulihkan Layanan

Menghadapi gangguan internet Papua, PT Telkom Indonesia tidak hanya fokus pada percepatan perbaikan teknis, tetapi juga memberikan perhatian kepada pelanggan. General Manager Customer Business Telkomsel Maluku Papua, Fajri Adi Firmansyah, menyatakan pihaknya memberikan kompensasi dalam bentuk kuota komunikasi gratis.

Baca Juga :

Serial Swedia ‘The Glass Dome’, Trauma Masa Lalu & Penculikan Misterius yang Bikin Mikir
6 Fenomena Astronomi Juni 2024, Ada Bulan Baru

Pelanggan di wilayah terdampak bisa mengakses bantuan dengan menekan kode 88820#. Dari situ, mereka mendapatkan kuota 1.000 SMS per hari serta 60 menit telepon yang bisa digunakan tanpa biaya tambahan. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat tetap bisa berkomunikasi meski akses internet belum sepenuhnya pulih.

Selain itu, PT Telkom juga menangguhkan penagihan untuk pelanggan di daerah terdampak, baik pengguna kartu Halo maupun pelanggan IndiHome. Penagihan baru akan berlaku kembali setelah jaringan dipastikan pulih sepenuhnya. Bagi pelanggan yang sudah menggunakan paket data selama masa gangguan, perusahaan juga menyiapkan mekanisme kompensasi pascapemulihan jaringan.

Langkah empati ini diapresiasi banyak pihak karena menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan komunikasi masyarakat. Di tengah ketidakpastian akibat gangguan internet Papua, pelanggan setidaknya merasa terbantu dengan adanya fasilitas komunikasi gratis.


Harapan Masyarakat Papua pada Infrastruktur Telekomunikasi

Kasus gangguan internet Papua kali ini menjadi pengingat bahwa infrastruktur telekomunikasi di wilayah timur Indonesia masih perlu diperkuat. Meski Telkom sudah berusaha membangun jaringan kabel laut dan darat, kondisi geografis yang menantang membuat risiko gangguan tetap tinggi.

Bagi masyarakat, internet bukan lagi sekadar sarana hiburan. Ia sudah menjadi kebutuhan vital untuk pendidikan, kesehatan, bisnis, hingga komunikasi keluarga. Ketika akses ini terganggu, aktivitas sehari-hari pun ikut terhambat.

Oleh karena itu, harapan masyarakat Papua sangat besar agar ke depan infrastruktur telekomunikasi lebih tahan gangguan, baik melalui pembangunan jalur cadangan maupun teknologi alternatif seperti satelit berkecepatan tinggi. Dengan begitu, Papua bisa memiliki akses internet yang setara dengan wilayah lain di Indonesia.

Peristiwa gangguan internet Papua pada Agustus 2025 ini menegaskan betapa pentingnya infrastruktur digital di era modern. PT Telkom Indonesia sudah mengambil langkah cepat dengan mengirim kapal perbaikan, menyediakan kompensasi, hingga menunda penagihan pelanggan terdampak.

Meski masyarakat sempat mengalami kesulitan, layanan internet di sejumlah wilayah kini berangsur pulih. Harapannya, pengalaman ini bisa menjadi pembelajaran untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi di wilayah timur agar tidak mudah terganggu di masa depan.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:InternetPapuaTElkom
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Beasiswa Chevening untuk Papua, Peluang Emas Anak Muda Menuju Pendidikan Internasional
Next Article 5 Cara Efektif Belajar Bahasa Inggris untuk Gen Z di Era Digital
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index