By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Purbaya Instruksikan Bypass Cukai untuk Percepatan Pemulihan Bencana
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Purbaya Instruksikan Bypass Cukai untuk Percepatan Pemulihan Bencana

Terkini

Purbaya Instruksikan Bypass Cukai untuk Percepatan Pemulihan Bencana

Adrian
By
Adrian
6 months ago
Share
4 Min Read
Foto : Menkeu Purbaya meminta Mendagri melapor kepadanya jika alat-alat yang dibutuhkan untuk pemulihan bencana Sumatera terkendala pembayaran cukai (Sumber : Kontan.co.id)
Foto : Menkeu Purbaya meminta Mendagri melapor kepadanya jika alat-alat yang dibutuhkan untuk pemulihan bencana Sumatera terkendala pembayaran cukai (Sumber : Kontan.co.id)
SHARE

Inversi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk melaporkan secara langsung apabila terdapat kendala pembayaran bea dan cukai terhadap alat-alat yang digunakan dalam proses pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan percepatan penanganan bencana tidak terhambat oleh persoalan administratif dan fiskal. Permintaan tersebut disampaikan Menkeu Purbaya dalam rapat koordinasi penanganan bencana yang digelar di Aceh pada Sabtu (10/1/2026).

Dalam forum tersebut, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah pusat siap memberikan pengecualian atau pembebasan cukai terhadap peralatan yang digunakan semata-mata untuk kepentingan kemanusiaan dan pemulihan wilayah terdampak bencana.

“Jadi nanti kalau Pak Tito mau meminjam dari tempat-tempat lain yang sejenis, yang ada kendala seperti itu—harus bayar cukai dan segala macam—lapor ke kami. Langsung kita bypass, nanti kapalnya kita pakai,” ujar Purbaya dalam rapat tersebut.

Pernyataan Menkeu itu muncul sebagai respons atas kasus penagihan cukai senilai Rp30 miliar terhadap pengeluaran sebuah kapal keruk dari kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kapal tersebut rencananya digunakan untuk membantu proses pembersihan lumpur akibat bencana, baik di ruas jalan, permukiman warga, maupun sungai yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi.

Menurut Purbaya, kapal keruk memiliki peran strategis dalam mempercepat proses normalisasi sungai dan pemulihan infrastruktur dasar pascabencana. Namun, kebijakan penarikan bea dan cukai terhadap alat tersebut justru dinilai kontraproduktif dalam situasi darurat.

“Kita juga membantu beberapa kasus. Tadi Pak Tito menyampaikan bahwa kita membutuhkan kapal keruk. Ada perusahaan yang meminjamkan kapal tersebut melalui TNI dan Kementerian Pertahanan, tetapi muncul isu bea cukai karena kapal itu ditarik dari wilayah KEK ke sini dan dikenakan cukai sekitar Rp30 miliar,” tuturnya.

Menkeu Purbaya mengaku heran dengan kebijakan tersebut. Ia menilai, pengenaan cukai terhadap alat yang digunakan untuk membantu masyarakat terdampak bencana merupakan kebijakan yang tidak sejalan dengan semangat kemanusiaan dan percepatan pemulihan.

“Ini menurut saya sudah keterlaluan. Orang mau membantu saja masih kita pajaki. Begitu laporan sampai ke saya, langsung saya bilang, sudah, hapus saja. Kapalnya langsung jalan ke lokasi dan tidak perlu membayar cukai. Nanti setelah selesai, kapal itu dikembalikan ke tempat asalnya,” tegas Purbaya.

Baca Juga :

Jadwal Tayang Drama Korea Frankly Speaking, Full Episode 1-12
Selain Nathan Tjoe-A-On, Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia Panggil Justin Hubner

Ia menambahkan bahwa dalam kondisi darurat, pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang fleksibel dan responsif. Purbaya menegaskan, Kementerian Keuangan siap mengambil langkah-langkah diskresi untuk menghapus hambatan administratif demi kepentingan masyarakat luas.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan agar upaya pembersihan sungai dan pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera tidak hanya mengandalkan alat berat konvensional. Menurutnya, penggunaan kapal keruk dan kapal pengangkut sangat dibutuhkan untuk menormalisasi sungai yang mengalami pendangkalan parah akibat banjir.

Usulan tersebut disampaikan Tito menyusul adanya penugasan khusus dari Presiden Prabowo Subianto kepada Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita, untuk melakukan normalisasi aliran sungai di wilayah terdampak bencana. Normalisasi sungai dinilai krusial untuk mencegah terulangnya banjir di masa mendatang.

“Saya mengusulkan, waktu rapat kita di Tamiang, tidak hanya menggunakan peralatan berat biasa, tetapi juga kapal. Kapal yang biasa digunakan untuk menarik dan mengeruk sedimentasi. Menteri Pekerjaan Umum sudah sangat memahami kebutuhan tersebut,” ujar Tito dalam rapat yang sama.

Tito menambahkan bahwa pihaknya bersama kementerian dan lembaga terkait akan melakukan pendataan terhadap sungai-sungai yang perlu segera dinormalisasi. Pendataan tersebut bertujuan untuk menyusun langkah penanganan yang terintegrasi dan berkelanjutan, tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga preventif.

Dengan adanya dukungan kebijakan dari Kementerian Keuangan, pemerintah berharap proses pemulihan pascabencana di Sumatera dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat terdampak.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:bencanaBypass CukaiInstruksiPemulihan BencanaPercepatanPurbaya
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim berjalan ke luar ruang siding kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta. (Foto : SindoNews) Jaksa Ajukan Permohonan Penyitaan Aset Nadiem Anwar Makarim ke Pengadilan Tipikor
Next Article Presiden Prabowo Subianto resmi serahkan bonus atlet peraih medali di SEA Games 2025. Kamis, (8/1/2026). (Foto : Tangkapan Layar/Youtube Sekretariat Kabinet) Martina Ayu Siapkan Langkah Strategis Usai Terima Bonus SEA Games 2025 Senilai Rp3,4 Miliar
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index