By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Putuskan Tinggalkan Rusia, Induk Aplikasi Kencan Tinder: Lindungi Hak Asasi Manusia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Putuskan Tinggalkan Rusia, Induk Aplikasi Kencan Tinder: Lindungi Hak Asasi Manusia

Terkini

Putuskan Tinggalkan Rusia, Induk Aplikasi Kencan Tinder: Lindungi Hak Asasi Manusia

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Induk aplikasi kencan Tinder, Match Group putuskan untuk meninggalkan Rusia karena fokus pada lindungi hak asasi manusia.

Contents
Lindungi Hak Asasi ManusiaAkibat SeranganRusiaDidesak Simpan DataIkuti Perusahaan LainNasib Jomblo Rusia

Pada Juni 2023, Match Group akan angkat kaki dari Rusia dan menghapus semua aplikasi kencan yang berada di negara itu.

Lindungi Hak Asasi Manusia

Match Group, yang merupakan induk aplikasi Tinder, selain melindungi hak asasi manusia, juga merupakan bagian dari menumbuhkan budaya integritas dan keandalan, sebagai sebuah komitmen.

Akibat SeranganRusia

Putuskan untuk meninggalkan Rusia, dilakukan oleh induk aplikasi kencan Tinder, Match Group, dilakukan usai penjualan di wilayah Eropa pada Meret 2022 rusak. Terlebih, sebulan usai perang Ukraina akibat serangan dari Rusia.

Terlebih, Rusia kini telah dipandang sebagai negara yang melakukan kejahatan perang, yang tidak baik untuk berbisnis.

Didesak Simpan Data

Oleh intelejen Rusia, aplikasi kencan Tinder didesar untuk menyimpan data sesuai dengan persyaratan layanan intelejen Rusia.

Terlebih, Rusia sangat kontra terhadap pengguna LGBTQ.

Ikuti Perusahaan Lain

Match Group yang merupakan induk aplikasi kencan Tinder, mengikuti perusahaan-perusahaan lainnya untuk memutuskan pergi dari Rusia.

Sebab, kini Rusia dianggap sebagai negara yang memiliki catatan hak asasi negara yang buruk.

Baca Juga :

Hasil Perolehan Suara Sementara Calon DPD RI Asal Sumut
Biodata dan Profil Monica Kezia Sembiring, Wakil Sumut Jadi Miss Indonesia 2024

Terlebih, saat Februari 2022 saat perang Ukraina meletus. Sejumlah perusahaan teknologi berlomba-lomba angkat kaki dari Rusia.

Bahkan, sekelas Apple dan Microsoft juga telah memutuskan untuk meninggalkan Rusia dan membekukan layanan mereka.

Begitu juga dengan TikTok, Facebook, Twitter, dan YouTube juga ikut menghentikan layanan mereka. Termasuk juga layanan Netflix juga menghentikan layanan mereka.

Sejumlah layanan internet juga tidak luput dari keputusan untuk meninggalkan Rusia, sejak Maret 2022.

Nasib Jomblo Rusia

Akibat induk aplikasi kencan Tinder, Match Group angkat kaki dari Rusia, nasib jomblo Rusia semakin mengkhawatirkan.

Sebab, aplikasi kencan Tinder kini sudah tidak dapat lagi digunakan di Rusia.

Sebab yang lain, adalah para jomblo di Rusia terpaksa memenuhi panggilan wajib militer dan tidak mungkin terfikir mencari pasangan.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Mahfud MD Tanggapi soal Anak Yasonna Laoly Berbisnis di Lapas, Bisa Diselesaikan Eselon I
Next Article Heboh, Buah Jeruk Bali Ini Viral Karena Bercorak 5 Wali Songo
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index