By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Raden Roro Widya, Lulus S3 UGM dalam Waktu Singkat
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Raden Roro Widya, Lulus S3 UGM dalam Waktu Singkat

Pendidikan

Raden Roro Widya, Lulus S3 UGM dalam Waktu Singkat

Jack
By
Jack
5 months ago
Share
7 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Di era sekarang, banyak anak muda yang lagi semangat cari arah hidup, ngejar passion, atau berjuang buat karier. Tapi, di tengah itu semua, ada sosok yang jadi bukti nyata kalau fokus, kerja keras, dan manajemen waktu yang baik bisa membawa seseorang mencapai hal luar biasa. Namanya Raden Roro Widya Ningtyas Soeprajitno S.A., atau yang akrab disapa Roro — seorang perempuan muda yang berhasil menuntaskan studi S3 di Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam waktu hanya dua tahun, sepuluh bulan, dan 27 hari.

Contents
Cinta Angka, Logika, dan AkuntansiAntara Disertasi, Target Publikasi, dan Manajemen WaktuSetelah Lulus: Antara Mimpi Mengajar dan Cinta pada Ilmu

Roro resmi dinobatkan sebagai lulusan tercepat dalam wisuda pascasarjana UGM yang digelar Selasa, 21 Oktober 2025. Ia lulus bersama 2.334 mahasiswa lainnya dari berbagai fakultas, tapi pencapaiannya menonjol karena jarang ada yang bisa menyelesaikan studi doktoral secepat itu.

Mahasiswi Program Studi Ilmu Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM ini juga merupakan penerima beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) — sebuah program bergengsi yang dirancang untuk mencetak calon akademisi muda unggulan di Indonesia.

Menurut Roro, alasan utama dirinya memilih jalur PMDSU sederhana tapi kuat: ia ingin segera jadi dosen.

“Saya sangat bersyukur sekali, bisa sampai di tahapan ini,” ujarnya dengan nada haru.

Roro adalah anak sekaligus cucu pertama di keluarganya yang punya kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi, sesuatu yang membuatnya merasa harus memberikan yang terbaik.

Cinta Angka, Logika, dan Akuntansi

Banyak orang berpikir akuntansi cuma urusan debit-kredit atau laporan keuangan yang penuh angka. Tapi buat Roro, dunia akuntansi jauh lebih luas dari itu. Ia jatuh cinta dengan logika di balik angka-angka itu bagaimana perhitungan bisa berubah jadi dasar untuk keputusan besar dalam bisnis.

“Jadi tidak hanya membahas debit kredit saja tetapi juga mengenai pengambilan keputusan dengan sebuah perusahaan, kemudian penerapan suatu program,” kata Roro.

Itulah yang membuatnya mantap memilih Ilmu Akuntansi sebagai bidang studi. Buat Roro, angka bukan cuma data, tapi cara berpikir yang melatih ketelitian, analisis, dan kemampuan mengambil keputusan. Dan ternyata, cara berpikir inilah yang jadi bekal penting selama menempuh studi doktoralnya.

Baca Juga :

Iran Ancam Balas AS dan Israel dengan Strategi Perang Baru
Dampak Gangguan Ponsel Pada Remaja Bisa Alami Kesehatan Mental

Selama menulis disertasi, Roro belajar banyak dari gaya kerja dan metode berpikir para profesornya. Ia berusaha memahami pola penelitian dan cara menulis ilmiah yang sistematis.

“Mengenal pola penelitian, cara bekerja, dan cara menulis profesor pembimbingnya menjadi fondasi untuk membuat proses kuliah lebih mudah dan cepat,” ungkapnya.

Meskipun akhirnya berhasil lulus dalam waktu yang super singkat, Roro nggak menganggap kecepatan itu sebagai tujuan utama.

“Selesai dengan cepat adalah tambahan saja, mau lulus cepat, mau lulus lambat, yang penting kita puas,” ucapnya.

Kalimat itu sederhana, tapi mencerminkan filosofi belajar yang dewasa: kualitas lebih penting dari sekadar kecepatan.


Antara Disertasi, Target Publikasi, dan Manajemen Waktu

Sebagai penerima beasiswa PMDSU, Roro punya tanggung jawab yang cukup besar. Ia diwajibkan mempublikasikan tiga artikel ilmiah yang terindeks Scopus selama masa studinya — sesuatu yang cukup menantang bahkan untuk mahasiswa doktoral pada umumnya.

Di saat yang sama, ia juga harus menulis dan menyelesaikan disertasi. Kombinasi dua hal itu jelas membutuhkan strategi waktu yang matang. Tapi bukannya kewalahan, Roro justru melihatnya sebagai latihan manajemen diri. Menurutnya, kunci utama ada pada komunikasi dan dukungan dari para dosen pembimbing.

“Jadi saya bisa dibilang beruntung karena bertemu dengan dosen-dosen mendapatkan support serta komunikasi dua arah yang baik,” ujarnya.

Dukungan itu membuatnya bisa menyeimbangkan antara riset akademik, publikasi jurnal, dan penulisan disertasi dengan ritme yang stabil.

Topik disertasinya juga menarik dan relevan dengan isu global: Pengungkapan Perubahan Iklim, Daya Saing, dan Nilai Perusahaan: Peran Lingkungan Hukum. Dalam penelitian tersebut, Roro mengeksplorasi bagaimana perusahaan-perusahaan di Indonesia merespons regulasi terkait perubahan iklim dan apakah hal itu bisa berpengaruh terhadap nilai perusahaan di mata publik maupun investor.

“Riset di dalamnya membahas apakah pengungkapan perubahan iklim meningkatkan daya saing dan juga apakah hal itu akan memberikan dampak positif terhadap perusahaan itu sendiri dalam bentuk nilai perusahaan,” jelasnya.

Alasan ia memilih topik ini juga sangat relevan dengan perkembangan dunia akuntansi internasional.

“Alasan ia mengambil topik tersebut karena International Financial Reporting Standard (IFRS) S1 dan S2 yang membicarakan tentang keberlanjutan dan perubahan iklim,” kata Roro menjelaskan.

Dengan riset tersebut, ia berharap bisa memberikan kontribusi nyata terhadap dunia akuntansi berkelanjutan — bidang yang semakin penting seiring meningkatnya perhatian dunia terhadap isu lingkungan.

“Sebenarnya ingin melihat respon perusahaan terhadap regulasi yang ada dengan pendekatan ex-post, menggunakan data-data dari tahun sebelumnya,” katanya lagi.


Setelah Lulus: Antara Mimpi Mengajar dan Cinta pada Ilmu

Walau sudah memegang gelar doktor di usia muda, Roro nggak buru-buru puas. Buatnya, lulus S3 bukan akhir perjalanan, tapi justru awal untuk berbagi ilmu. Sejak awal, cita-citanya memang jadi dosen, dan kini ia berencana mengaplikasikan semua ilmunya di dunia pendidikan.

Namun sebelum itu, Roro masih ingin menuntaskan beberapa proyek penelitian bareng para profesornya. Ia juga sedang terlibat dalam penulisan buku ilmiah dan aktif membimbing mahasiswa lain dalam riset independen. Semua ini menunjukkan kalau semangat belajarnya belum padam meskipun sudah di puncak akademik.

Perjalanan Roro jadi bukti nyata kalau generasi muda bisa mencapai hal besar asal punya fokus, tekad kuat, dan pandai mengatur waktu. Di saat banyak orang ragu bisa menyelesaikan studi S3 karena dianggap “berat” atau “terlalu panjang”, Roro justru membuktikan kalau dengan strategi dan mental yang tepat, semuanya bisa dicapai.

Yang paling menarik dari kisahnya bukan cuma soal gelar atau waktu lulusnya yang cepat, tapi juga semangatnya untuk terus belajar dan memberi manfaat bagi orang lain. Di tengah dunia akademik yang kompetitif, ia menunjukkan bahwa keberhasilan sejati bukan diukur dari seberapa cepat kita sampai, tapi seberapa besar dampak yang bisa kita berikan setelah sampai di sana.

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:LulusRoroUGM
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article GUBERNUR MULUKU UTARA - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda berpose setelah diwawancara di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025). (Foto : Kompas.com/Antonius Aditya Mahendra) Kasus Suap Pajak PT Wanatiara Persada Bergulir, Gubernur Sherly Masuk Radar KPK
Next Article Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). (Foto : Tangkapan Layar/YouTube/Sekretariat Kabinet) RDMP Balikpapan Resmi Beroperasi, Prabowo Tegaskan Langkah Besar Menuju Swasembada Energi
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index