By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Reaksi Warga Atas Gagalnya Pabrik Sepatu Asal Korea Selatan Berdiri di Sragen: Bahagia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Reaksi Warga Atas Gagalnya Pabrik Sepatu Asal Korea Selatan Berdiri di Sragen: Bahagia

Terkini

Reaksi Warga Atas Gagalnya Pabrik Sepatu Asal Korea Selatan Berdiri di Sragen: Bahagia

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Kegagalan atas rencana pabrik sepatu asal korea Selatan PT. TKG Taekwang untuk berdiri di Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menuai kebahagiaan dari komunitas petani setempat. Alasannya, petani harus fokus memasuk pangan.

“Ini kabar yang membahagiakan. Rencana investasi sewenang-wenang itu akhirnya akan dihentikan. Artinya, perjuangan para petani bersama LBH Muhammadiyah dan semua orang yang terlibat, akhirnya berbuah manis,” ujar Sekretaris Forum Komunikasi Petani Bersatu (FKPB) Thonie Sujarwanto, seperti dilansir inversi.id dari Radar Solo, Jumat, 17 Mei 2024.

Baca Juga: Warga Tolak Harga Tanah, Pabrik Sepatu Asal Korea Selatan Batal Masuk ke Sragen

Menurut Thonie, upaya mereka untuk menjaga ketahanan pangan di Tanon membuahkan hasil.

Dia berharap, para petani pemilik lahan untuk tetap merapatkan barisan. Saling koordinasi dan berjalan pada prinsip.

“Tidak mudah terpengaruh dengan kabar apa pun yang beredar, terkait investasi pabrik sepatu tersebut,” ujarnya.

Kami, kata dia, sudah berjuang mempertahankan hak selama bertahun-tahun. Jika dihitung sejak awal, maka kami sudah berjuang kurang lebih empat tahun.

Baca Juga: Potensi Koalisi di Pilkada Jateng-Solo, Gerindra: Kita Tidak Anti Ini dan Itu

“Petani harus fokus memasuk pangan. Jangan dibebani upaya-upaya (investasi) semacam itu,” ujarnya.

Baca Juga :

8 Atlet Mengaku Jadi Korban, Yenny Wahid Apresiasi Kemenpora Buka Jalur Rahasia Pengaduan
7 Khasiat Air Nira Aren untuk Kesehatan

Sebelumnya diberitakan, perusahaan manufakturing alas kaki asal Korea Selatan, PT. TKG Taekwang, tidak berhasil membeli lahan di Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Sebab, harga yang ditawarkan oleh perusahaan sepatu asal Korea Selatan itu tidak disepakati warga.

Peristiwa ini memicu kekecewaan dari Pemerintah Kabupaten Sragen. Menurut pemerintah setempat, keberadaan pabrik sepatu asal Korea Selatan itu mampu merekrut sekitar 20.000 karyawan.

Sehingga menurut pemerintah setepat, dapat meningkatkan perekonomian penduduk setempat. Apalagi, perusahaan tersebut mampu memberikan upah di atas UMK yang berlaku.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Aksi Bela Palestina di Depan Kedubes AS Berlangsung Tertib Tanpa Ganggu Lalu Lintas
Next Article Pria Tewas di Kali Sodong Ternyata Korban Begal di Pulogadung, Polisi Tangkap Tiga Pelaku
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index