By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Satu Tahun Prabowo-Gibran: Urgensi Perlindungan Data Pribadi Jadi Sorotan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Satu Tahun Prabowo-Gibran: Urgensi Perlindungan Data Pribadi Jadi Sorotan

Terkini

Satu Tahun Prabowo-Gibran: Urgensi Perlindungan Data Pribadi Jadi Sorotan

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
8 months ago
Share
3 Min Read
Sekretariat Presiden
Sekretariat Presiden
SHARE

Satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah berjalan, dan salah satu isu yang mencuat sebagai catatan penting adalah urgensi perlindungan data pribadi. Di tengah pesatnya transformasi digital, keamanan siber dan privasi warga menjadi sorotan tajam. Meski Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) telah disahkan sejak 2022, implementasinya masih jauh dari harapan publik. Minimnya langkah konkret, termasuk pembentukan lembaga otoritatif, membuat Indonesia rentan terhadap kebocoran data dan serangan siber.

Mengapa Perlindungan Data Pribadi Sangat Penting?

Perlindungan data pribadi bukan hanya soal keamanan teknis, tetapi menyangkut hak asasi manusia dalam era digital. Data pribadi mencakup informasi sensitif seperti identitas, lokasi, riwayat kesehatan, hingga preferensi digital. Ketika data ini bocor atau disalahgunakan, dampaknya bisa sangat serius:

  • Penipuan dan pencurian identitas
  • Manipulasi opini publik
  • Peretasan akun dan sistem
  • Kerugian finansial dan reputasi

Menurut Kompas, Indonesia mengalami 133,4 juta serangan siber hanya dalam enam bulan pertama tahun 2025. Ini menunjukkan bahwa ancaman terhadap data pribadi bukan lagi potensi, melainkan kenyataan.

Evaluasi 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Di Mana Posisi UU PDP?

Salah satu kritik utama terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran adalah lambatnya pembentukan lembaga pengawas perlindungan data pribadi. UU PDP telah memberikan mandat untuk membentuk badan otoritatif, namun hingga Oktober 2025, lembaga tersebut belum juga terbentuk.

Menurut laporan Indoposco, Ketua CISSReC Dr. Pratama Persadha menyebut bahwa lambatnya pembentukan badan PDP membuat data pribadi warga Indonesia tidak terlindungi secara sistemik. Padahal, masa transisi dua tahun sejak pengesahan UU PDP telah berakhir.

Langkah Positif tapi Belum Menyentuh Inti Masalah

Pemerintah memang telah meluncurkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS sebagai model tata kelola perlindungan anak di ruang digital. Menurut Bisnis.com, PP TUNAS menjadi acuan global dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi anak.

Baca Juga :

Fakta-fakta Motor Bonceng 4 Tersenggol Mobil di Banyumas, 3 Meninggal 1 Anak Selamat
Profil dan Biodata Kartika Dewi, Adik Ipar Harvey Moeis Disebut Mirip Artis Korea

Namun, perlindungan data pribadi tidak hanya menyangkut anak-anak. Tanpa badan PDP yang independen dan kuat, pengawasan terhadap perusahaan teknologi, lembaga publik, dan penyedia layanan digital akan tetap lemah.

Kasus-Kasus Kebocoran Data yang Mengguncang

Beberapa kasus kebocoran data yang terjadi selama satu tahun terakhir menjadi alarm keras:

  • Bocornya 341.000 data personel polisi, termasuk nama, pangkat, dan alamat email
  • Kebocoran data pengguna e-commerce dan fintech
  • Serangan ransomware terhadap rumah sakit dan lembaga pendidikan

Tanpa sistem perlindungan yang kuat, data warga bisa menjadi komoditas yang diperjualbelikan di pasar gelap digital.

Perlindungan Data Pribadi Adalah Pilar Demokrasi Digital

Satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran telah menunjukkan komitmen terhadap transformasi digital, namun perlindungan data pribadi masih menjadi pekerjaan rumah besar. Tanpa pengawasan yang kuat, hak privasi warga akan terus terancam. Pemerintah perlu bergerak cepat dan tegas agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga negara yang menjamin keamanan dan kedaulatan data warganya.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:2025Anak Mudagen zGibranPrabowoPresiden PraboworemajaSekretariat Presiden
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Timnas Padel Indonesia Sejarah! Timnas Padel Indonesia Debut di World Asia Cup Qatar 2025
Next Article Drama A Hundred Memories Drama A Hundred Memories Tamat dengan Rekor Rating Sejak Awal Penayangan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

21 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index