By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Gila Keren! Bukan Sekolah Favorit, SMPN 12 Yogyakarta Justru Tembus 3 Besar Nasional Soal Prestasi Siswa: Ini Rahasia Jurus Riset ala Sekolah Berprestasi!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gila Keren! Bukan Sekolah Favorit, SMPN 12 Yogyakarta Justru Tembus 3 Besar Nasional Soal Prestasi Siswa: Ini Rahasia Jurus Riset ala Sekolah Berprestasi!

Pendidikan

Gila Keren! Bukan Sekolah Favorit, SMPN 12 Yogyakarta Justru Tembus 3 Besar Nasional Soal Prestasi Siswa: Ini Rahasia Jurus Riset ala Sekolah Berprestasi!

Adrian
By
Adrian
12 months ago
Share
12 Min Read
SHARE

Halo brother and sister, siap-siap kaget dengan kisah inspiratif dari dunia pendidikan kita! Ada berita super membanggakan datang dari SMP Negeri 12 Yogyakarta.

Contents
Dari Middle Class ke Upper Class: Pamor yang Terus Meroket!Strategi Jitu Pembinaan & Dukungan Komprehensif!Intensitas Pembimbingan Guru & Empati Sosial!

Sekolah ini sukses mencatat prestasi gemilang dengan menempati peringkat ke-3 nasional dalam jumlah siswa berprestasi terbanyak di seluruh Indonesia! Ini bukan main-main, lho!

Capaian luar biasa ini berdasarkan akumulasi medali dari berbagai kejuaraan yang telah dikurasi secara ketat oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sebagaimana dirilis dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Kemendikbud.

Capaian fantastis SMP Negeri 12 Yogyakarta ini diraih melalui perolehan 204 medali yang telah divalidasi oleh Puspresnas dalam rentang waktu yang relatif singkat: dari tahun 2020 hingga 2024.

Yang lebih mencengangkan, jumlah ini tercatat jauh lebih efisien dan progresif dibandingkan dua sekolah di atasnya. Mari kita bandingkan: SMP Negeri 5 Yogyakarta menduduki peringkat pertama dengan 388 medali, tetapi medali mereka dihitung sejak tahun 2016 (kurun waktu 9 tahun).

Sementara itu, SMP Islam Sabilillah Malang di peringkat kedua meraih 312 medali, yang dikumpulkan sejak tahun 2009 (kurun waktu 16 tahun).

“Itu kami mulai dikurasi sejak 2020 hingga 2024, sementara sekolah di peringkat pertama dan kedua medalinya dihitung sejak 2016 dan 2009.”

“Secara progres, kami justru lebih efisien dalam waktu yang lebih pendek untuk mencapai posisi ini,” terang Abdurrahman, S.Pd., M.Pd.Si, Plt Kepala Sekolah SMP Negeri 12 Yogyakarta, saat diwawancarai pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Penjelasan Pak Abdurrahman ini menunjukkan bahwa kualitas dan efisiensi pembinaan di SMPN 12 Yogyakarta memang patut diacungi jempol!

Baca Juga :

Bernilai Rp 1 Triliun, Presiden Jokowi Groundbreaking Apartemen Pertama di IKN
Server PDN Terganggu, DPR: Segera Tangani

Beliau juga menambahkan, seluruh prestasi yang dicatat adalah hasil dari lomba-lomba yang telah dikurasi dan diakui secara resmi oleh Pusat Prestasi Nasional.

“Artinya, medali yang kami raih berasal dari kejuaraan yang memiliki standar bagus dan kredibel, bukan lomba yang sembarangan atau kaleng-kaleng,” tambahnya, menegaskan kualitas prestasi siswa mereka.

Dari Middle Class ke Upper Class: Pamor yang Terus Meroket!

Brother and sister, ada fakta menarik nih! Meski sebelumnya tidak termasuk dalam jajaran SMP favorit atau “top tier” di Yogyakarta, pamor SMP Negeri 12 kini mulai diperhitungkan secara serius. Mereka yang dulunya mungkin dipandang sebelah mata, sekarang jadi perhatian banyak pihak.

“Kalau dulu kami bisa dibilang berada di middle class (kelas menengah), sekarang perlahan mulai naik ke upper class (kelas atas), meskipun belum sampai peringkat satu atau dua, tetapi sudah mulai diperhatikan dan diakui kualitasnya.”

“Bahkan, di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) silam, SMP Negeri 12 Yogyakarta mulai kebanjiran peminat calon murid,” ujar Abdurrahman dengan senyum bangga. Ini adalah bukti nyata bahwa prestasi bisa mengubah citra sekolah secara drastis!

Rahasia di balik lonjakan prestasi ini adalah pendekatan pembelajaran yang unik dan inovatif: pembelajaran berbasis penelitian atau riset! Para siswa di SMP Negeri 12 Yogyakarta diarahkan untuk aktif meneliti isu-isu dari keadaan lingkungan sekitar mereka.

Pembinaan untuk hal ini bahkan sudah dimulai sejak awal siswa masuk sekolah. Jadi, nggak heran kalau sebagian besar prestasi yang diraih sekolah ini berasal dari bidang penelitian. Mereka memang fokus pada hal yang paling mereka kuasai!

“Fokus utama kami memang di riset. Maka, seluruh pembelajaran diarahkan agar anak-anak bisa mengeksplorasi dan menerapkan kerja-kerja projektis, di mana mereka belajar langsung dengan praktik dan mencari solusi nyata,” jelas Abdurrahman yang kini mendapat tugas baru menjadi Kepala SMPN 13 Yogyakarta, sebuah sekolah berbasis olahraga. Visi dan strategi beliau memang patut ditiru!

Keberhasilan SMP Negeri 12 Yogyakarta dalam mendongkrak prestasi siswa ini bukan hasil kerja dalam semalam, brother and sister.

Capaian luar biasa saat ini merupakan buah dari kerja keras bersama yang konsisten antara pihak sekolah, orang tua, dan para siswa yang saling berkolaborasi dengan sangat baik untuk mengangkat nama baik sekolah. Ini adalah contoh sempurna dari ekosistem pendidikan yang solid.

“Ya, kami sangat bersyukur atas semua ini. Dahulu langkah kami memang kecil dan mungkin kurang terlihat, tetapi seiring berjalannya waktu, proses yang kami jalani itu kini mulai membuahkan hasil manis yang membanggakan,” ungkap Abdurrahman saat dimintai tanggapan terkait capaian SMP Negeri 12 Yogyakarta.

Strategi Jitu Pembinaan & Dukungan Komprehensif!

Setiap tahun, SMP Negeri 12 Yogyakarta menyelenggarakan pertemuan rutin dengan orang tua siswa baru. Pada kesempatan ini, sekolah menjelaskan secara detail jenis-jenis lomba yang tersedia dan relevan dengan bakat siswa, serta membantu orang tua mengenali dan mengembangkan potensi anak sejak awal.

Tujuannya, agar siswa memiliki arah yang jelas dan target yang terukur selama menempuh pendidikan di sekolah. Ini adalah langkah proaktif yang cerdas!

Sekolah memahami betul bahwa keberhasilan siswa tidak cukup hanya didukung di lingkungan sekolah saja. Oleh karena itu, SMP Negeri 12 Yogyakarta juga menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam mendukung dan mengingatkan anak terkait tanggung jawab akademik mereka.

“Kami sangat terbuka. Ruang kepala sekolah selalu siap menerima siapa pun, khususnya orang tua yang ingin berdiskusi terkait persoalan pendidikan anaknya. Kami siap memberi arahan dan solusi bersama,” ujar Abdurrahman, menunjukkan pendekatan yang kolaboratif dan supportive.

Keberhasilan SMP Negeri 12 Yogyakarta menembus peringkat ketiga nasional dalam jumlah siswa berprestasi juga tak lepas dari empat strategi utama yang diterapkan pihak sekolah dalam mendukung siswanya untuk mengikuti berbagai ajang perlombaan.

Ini dia jurus jitunya, brother and sister:

  1. Prioritas Fokus: Siswa yang sedang mengikuti persiapan lomba dibebaskan dari tugas sekolah agar dapat fokus sepenuhnya pada persiapan mereka. Ini sangat membantu konsentrasi siswa!
  2. Fleksibilitas Ujian: Jika jadwal lomba bertepatan dengan ulangan atau ujian, siswa diprioritaskan untuk mengikuti ujian susulan. Jadi, mereka nggak perlu khawatir ketinggalan pelajaran.
  3. Dukungan Biaya: Biaya eksternal seperti pendaftaran lomba tidak sepenuhnya dibebankan kepada orang tua. Pihak sekolah turut berkontribusi sebagai bentuk dukungan finansial, tidak serta merta biaya mengikuti lomba ditanggung oleh sepihak saja. Ini meringankan beban orang tua dan memotivasi siswa.
  4. Pembinaan Berkelanjutan: Proses pembinaan dilakukan secara berkelanjutan mulai dari kelas 7 (kelas 1 SMP). Jadi, bakat dan potensi siswa sudah dipupuk sejak awal masuk.

Selain itu, sekolah juga memberikan bonus nilai bagi siswa yang berprestasi. Tambahan nilai ini diberikan berdasarkan jenjang kompetisi: 5 poin untuk juara kota, 10 poin provinsi, 15 poin nasional, dan 20 poin internasional.

“Memang kami belum bisa memberi bonus berupa uang karena keterbatasan dana, tapi kami tetap menghargai jerih payah mereka melalui pemberian bonus nilai.”

“Itu sangat berpengaruh saat mereka mendaftar ke jenjang pendidikan berikutnya, yakni SMA, karena bisa mendongkrak nilai akhir,” ujar Abdurrahman. Ini adalah bentuk apresiasi yang cerdas dan berdampak jangka panjang.

Intensitas Pembimbingan Guru & Empati Sosial!

Hubungan antara guru pembimbing dan siswa di SMP Negeri 12 Yogyakarta juga terjalin secara sangat intens dan personal. Para guru secara aktif mendampingi siswa dalam setiap proses, mulai dari tahapan penelitian awal, penyusunan makalah atau laporan, hingga berbagai kegiatan akademik lainnya yang mendukung prestasi mereka.

“Bahkan di hari libur pun masih ada siswa dan guru yang bertemu, entah itu meeting secara online ataupun offline untuk menyampaikan atau bertanya terkait progres penelitian, melakukan uji sampel di universitas, dan sebagainya.”

“Guru di sini tidak boleh menelantarkan siswa, harus terus mendampingi dan memberikan dukungan penuh,” terang Abdurrahman. Ini menunjukkan dedikasi luar biasa dari para guru di SMPN 12 Yogyakarta! Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa.

Selain fokus di bidang penelitian, SMP Negeri 12 Yogyakarta juga sangat mendorong siswanya untuk melebur ke dalam masyarakat.

Kegiatan seperti bakti sosial digelar sebagai upaya mengenalkan siswa pada realitas kehidupan di sekitar mereka, sekaligus memperkaya perspektif tentang dunia luar dan menumbuhkan empati.

Tak lupa, penelitian-penelitian yang dilakukan siswa SMP Negeri 12 Yogyakarta juga kerap berangkat dari persoalan nyata di lingkungan sekitar.

Hal ini ditekankan agar pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki dapat diimplementasikan untuk mencari solusi atas berbagai masalah yang dihadapi masyarakat sekitar. Ini adalah pendidikan yang relevan dan berdampak!

“Saya punya prinsip, pagar mangkok lebih kuat dari pagar tembok,” ungkap Abdurrahman, mengutip pepatah bijak. “Artinya, ketika sekolah peduli dan aktif menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar, maka lingkungan pun akan ikut menjaga sekolah, baik nama baik (citra) maupun bentuk fisiknya berupa gedung. Ada rasa memiliki dari masyarakat.”

Ini adalah filosofi yang mendalam dan sangat menginspirasi.

Ia menambahkan, siswa SMP Negeri 12 didorong untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial yang menyentuh hati, seperti memberikan bantuan kepada warga prasejahtera yang diperoleh berdasarkan informasi dari RT/RW setempat.

“Saya minta anak-anak sendiri yang menemui warga. Supaya mereka tidak hanya mengenal kehidupan yang enak-enaknya saja, tetapi juga belajar empati dari pengalaman nyata yang tak ternilai harganya. Hal-hal seperti ini tidak ada di dalam buku pelajaran, hanya bisa didapat dari pengalaman langsung,” tegasnya.

Abdurrahman menargetkan setidaknya 100 siswa SMP Negeri 12 Yogyakarta meraih prestasi pada tahun ini. Angka ini menunjukkan ambisi yang tinggi. Tahun sebelumnya (2023-2024), target sekolah berada pada angka 90 siswa, yang juga sudah tercapai dengan gemilang.

Meski fokus utama sekolah adalah bidang penelitian, ia menegaskan bahwa sekolah tetap membuka ruang lebar bagi siswa dengan minat dan bakat di luar riset.

“Selama prestasinya bisa dikurasi dan diakui oleh Pusat Prestasi Nasional, kami terima dan akan kami dukung penuh. Setiap anak itu unik, punya talentanya masing-masing, dan tugas sekolah adalah mendukung, bukan membatasi atau menyeragamkan,” tegasnya, menunjukkan komitmen pada pendidikan inklusif.

Melihat langkah-langkah konkret, strategi cerdas, dan dedikasi luar biasa dari SMP Negeri 12 Yogyakarta, bukan tidak mungkin sekolah ini kelak di masa depan akan menggeser posisi sekolah-sekolah yang saat ini menempati posisi favorit 5 besar di Yogyakarta dan bahkan nasional.

Keberhasilan SMPN 12 Yogyakarta sebagai sekolah yang memiliki siswa berprestasi terbanyak ke-3 secara nasional adalah jerih payah yang sudah dibangun dengan konsisten di tahun-tahun sebelumnya.

“Kita tidak boleh ingin menggapai bulan terlalu cepat, tapi lupa menginjak bumi. Pelan-pelan saja, asal konsisten dalam berproses dan terus berinovasi,” ujar Abdurrahman dengan bijak.

Sebuah pesan penutup yang sangat relevan untuk semua, brother and sister. Mari kita belajar dari kisah sukses SMPN 12 Yogyakarta!

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:NasionalPrestasiRahasiaSekolah FavoritsiswaSMPN 12 Yogyakarta
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Sekolah Lima Hari Resmi Diterapkan di Sumut Mulai 14 Juli 2025, Ini Aturan Lengkapnya
Next Article Keren! Boneka Pintar Karya Mahasiswa Unair Ini Bantu Gen Z Lawan Depresi
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Foto : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : www.bgn.go.id)
MBG

Fokus pada Ibu Hamil dan Balita, BGN Pangkas 8 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index