By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Keren! Boneka Pintar Karya Mahasiswa Unair Ini Bantu Gen Z Lawan Depresi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Keren! Boneka Pintar Karya Mahasiswa Unair Ini Bantu Gen Z Lawan Depresi

Terkini

Keren! Boneka Pintar Karya Mahasiswa Unair Ini Bantu Gen Z Lawan Depresi

Jack
By
Jack
12 months ago
Share
5 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Salah satu terobosan menarik datang dari lima mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) yang berhasil menciptakan boneka pintar deteksi depresi berbasis teknologi deep learning. Maraknya masalah kesehatan mental Generasi Z, khususnya depresi, memicu lahirnya berbagai inovasi untuk membantu para remaja menghadapi tantangan psikologis mereka.

Contents
Boneka Interaktif yang Memberi Rasa AmanTantangan dan Harapan ke DepanLolos PKM: Pengalaman Pertama yang MembanggakanIntelligence Doll: Solusi Ramah Mental bagi RemajaGenerasi Z: Rentan Depresi, Perlu Dukungan

Inovasi bertajuk Intelligence Doll ini tidak hanya menjadi solusi kreatif untuk mendampingi generasi muda, tetapi juga mengantarkan tim mereka lolos pendanaan dalam ajang bergengsi Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) 2025. Tim ini diketuai oleh Muhammad Nur Aufa Habibi, mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Unair, bersama empat anggota lainnya: Arya Maulana Al Hakim, Afdal Lunasri, Edbert Fernando, dan Aqila Fayyaza Nur Husna.

Aufa menjelaskan, boneka pintar ini dirancang dengan kemampuan interaktif untuk mendeteksi tingkat depresi pengguna melalui analisis ekspresi wajah dan suara.

“Boneka menghasilkan suara sebagai respons percakapan dengan pengguna. Kemudian menghasilkan klasifikasi level depresi, apakah ringan, sedang, atau berat. Dari hasil itu, boneka akan merespons sesuai level yang terdeteksi,” ujarnya pada Sabtu (12/7).

Boneka Interaktif yang Memberi Rasa Aman

Ilustrasi boneka pintar.

Menurut Aufa, bentuk boneka dipilih bukan tanpa alasan. Dari sisi psikologis, boneka dianggap lebih personal, memberikan rasa nyaman dan aman, dibandingkan aplikasi digital yang terasa dingin dan formal.

“Selama ini inovasi boneka pintar kebanyakan ditujukan untuk pasien demensia lanjut usia. Padahal remaja juga butuh media yang bisa diajak bicara dan memberi rasa empati,” kata Aufa.

Tim mahasiswa Unair ini pun memodifikasi teknologi yang ada agar relevan bagi kalangan remaja dan dewasa muda. Apalagi, data menunjukkan prevalensi depresi di kalangan Generasi Z meningkat dari tahun ke tahun. Kehadiran boneka pintar ini diharapkan bisa menjadi teman bicara yang membantu mengurangi rasa cemas, kesepian, hingga gejala depresi sejak dini.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Meski sudah berhasil menembus pendanaan PKM, Aufa mengakui bahwa proyek ini masih memiliki sejumlah tantangan besar. Salah satunya adalah meningkatkan akurasi algoritma analisis dalam mendeteksi emosi pengguna.

Saat ini, tim masih bekerja untuk mengumpulkan lebih banyak data nyata dari pasien yang telah terdiagnosis oleh psikolog atau psikiater. Data ini sangat penting untuk melatih sistem deep learning agar semakin presisi dalam membaca ekspresi wajah, intonasi suara, dan pola kata-kata yang digunakan pengguna.

Baca Juga :

Biodata Lengkap Faisal Lamas, Penyanyi dengan Cengkok Suara yang Khas
Perspektif SDN Lemo III dalam Mencetak Generasi Berprestasi!

“Kami ingin boneka ini nantinya benar-benar bermanfaat, bisa diproduksi massal, dan hadir sebagai solusi nyata untuk kesehatan mental generasi muda,” tutur Aufa.

Tak hanya itu, Aufa juga berharap keberhasilan timnya dalam ajang PKM bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani berinovasi dan menyumbang solusi untuk masalah sosial yang nyata.

Lolos PKM: Pengalaman Pertama yang Membanggakan

Menariknya, ini adalah kali pertama bagi kelima mahasiswa tersebut mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa. “Kami tidak menyangka bisa lolos pendanaan, apalagi ini pengalaman pertama. Rasanya bangga sekali karena bisa membawa inovasi yang insya Allah bermanfaat,” ucap Aufa.

Bagi mereka, lolos PKM bukan sekadar soal prestasi atau pendanaan. Lebih dari itu, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa mahasiswa, khususnya dari kampus-kampus besar seperti Unair, harus ikut turun tangan menghadapi persoalan nyata yang ada di masyarakat.

“Kami percaya inovasi dengan empati adalah kunci. Karena yang kita bantu bukan hanya menyelesaikan masalah, tapi juga memberi harapan,” tambahnya.

Intelligence Doll: Solusi Ramah Mental bagi Remaja

Hadirnya Intelligence Doll membuka jalan baru bagi inovasi yang lebih manusiawi dalam bidang kesehatan mental. Dibanding aplikasi atau chatbot berbasis teks, boneka fisik dianggap lebih mampu menjalin kedekatan emosional dengan pengguna, sehingga efek psikologis positifnya lebih terasa.

Dengan teknologi deep learning yang terus dikembangkan, boneka ini dapat mengenali pola-pola psikologis pengguna secara lebih mendalam seiring waktu. Jika dikembangkan secara massal, boneka ini bisa menjadi pelengkap layanan konseling profesional dan menjadi solusi preventif di rumah bagi mereka yang belum berani berkonsultasi ke psikolog.

Generasi Z: Rentan Depresi, Perlu Dukungan

Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan, lebih dari 20% remaja di Indonesia mengalami gejala depresi ringan hingga sedang. Faktor seperti tekanan akademik, perundungan daring, hingga ketidakstabilan emosi membuat generasi muda sangat rentan.

Karena itulah, inovasi yang berpihak pada kesehatan mental generasi muda seperti Intelligence Doll menjadi penting. Tak hanya sebagai media monitoring, tetapi juga sarana komunikasi yang hangat dan tidak menghakimi.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:Boneka Pintargen zMahasiswaUnair
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Gila Keren! Bukan Sekolah Favorit, SMPN 12 Yogyakarta Justru Tembus 3 Besar Nasional Soal Prestasi Siswa: Ini Rahasia Jurus Riset ala Sekolah Berprestasi!
Next Article Pesta Olahraga Pelajar Dimulai! O2SN Bulukumba 2025 Resmi Digelar: 247 Siswa SD-SMP Siap Berkompetisi, Cetak Atlet Muda Berprestasi!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

6 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

8 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index