Mojokerto Punya Jagoan Baru yang Mendunia, Brother and Sister! Ada kabar yang bikin kita semua bangga banget nih dari dunia madrasah di Indonesia!
Sholahuddin Al Ayubi, siswa kece dari kelas XI MAN 2 Mojokerto, berhasil lolos seleksi program Gakusei Kenshuu 2025 yang diselenggarakan oleh The Japan Foundation.
Dan yang lebih bikin melongo, Sholahuddin jadi satu-satunya siswa madrasah dari seluruh Indonesia yang terpilih dan dapat beasiswa penuh untuk ikutan pelatihan intensif di Osaka, Jepang! Gila, ini sih next level banget!
Program Gakusei Kenshuu ini merupakan bagian dari inisiatif internasional keren bernama Nihongo Partners. Tujuannya mulia banget, yaitu mendorong penguatan kompetensi bahasa dan pemahaman budaya Jepang.
Tahun ini, seleksinya super ketat, cuma enam pelajar dari seluruh Indonesia yang berhasil lolos, termasuk Sholahuddin, bersama lima siswa lainnya dari SMA dan SMK umum. Ini bukti kalau kualitas siswa madrasah nggak kalah saing, bahkan bisa jadi yang terbaik!
Program Gakusei Kenshuu ini berlangsung dari tanggal 29 Juni hingga 17 Juli 2025 di The Japan Foundation Institute, Kansai Osaka. Selama di sana, para peserta nggak cuma liburan, brother and sister.
Mereka diberi kesempatan belajar bahasa Jepang secara intensif, mendalami budaya negeri Sakura yang unik, dan yang paling penting, menjalin kolaborasi internasional bareng pelajar dari Asia Tenggara lainnya. Ini kesempatan emas buat networking dan memperluas wawasan!
Petualangan Abi di Negeri Sakura: Belajar, Berbudaya, dan Berbagi Cerita!
Sholahuddin yang akrab disapa Abi – nggak cuma belajar di kelas. Dia juga ikutan serangkaian agenda edukatif dan kultural yang bikin ngiri!
Bayangin aja, dia bisa langsung mengunjungi Hiroshima Peace Memorial Museum yang penuh sejarah, megahnya Osaka Castle, indahnya Kinkakuji Kyoto, sampai patung Buddha raksasa Kamakura Daibutsu di Kanagawa. Ini pengalaman yang jauh lebih berkesan daripada cuma lihat di buku atau internet!
Yang paling menarik, Abi juga menjalani homestay bareng keluarga lokal Jepang. Ini kesempatan langka buat merasakan langsung kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang, belajar kebiasaan mereka, dan pasti ngobrol pakai bahasa Jepang yang sudah dia pelajari.
Keren banget, kan, jadi duta budaya Indonesia! Dia memperkenalkan bagaimana kehidupan di madrasah, mulai dari sistem belajar, kegiatan keagamaan, hingga tradisi unik yang ada di MAN 2 Mojokerto. Reaksi dari siswa-siswa Jepang di Izumi Koukou pun sangat positif, mereka menunjukkan antusiasme tinggi terhadap budaya Indonesia dan kehidupan di madrasah. Abi berhasil jadi jembatan budaya yang hebat!
Nggak cuma itu, Abi juga sempat melakukan presentasi budaya dan kehidupan di MAN 2 Mojokerto saat kunjungan ke sekolah Izumi Koukou di Osaka. Keren banget, kan, jadi duta budaya Indonesia!
“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti program ini. Banyak hal yang dulu hanya saya lihat di buku atau internet, kini saya bisa alami langsung.”
“Ini menjadi pengalaman tak ternilai dan saya ingin terus memperluas wawasan serta jejaring dengan teman dari berbagai negara,” tutur Abi dalam pesan kepada guru bahasa Jepangnya, Yulia Pratitis Yusuf, Selasa (15/7/2025). Kata-kata Abi ini nunjukkin betapa berharganya kesempatan ini buat dia.
Keren banget, kan, jadi duta budaya Indonesia! Dia memperkenalkan bagaimana kehidupan di madrasah, mulai dari sistem belajar, kegiatan keagamaan, hingga tradisi unik yang ada di MAN 2 Mojokerto.
Reaksi dari siswa-siswa Jepang di Izumi Koukou pun sangat positif, mereka menunjukkan antusiasme tinggi terhadap budaya Indonesia dan kehidupan di madrasah. Abi berhasil jadi jembatan budaya yang hebat!
Abi: Bukan Hanya Jago Bahasa, tapi Juga Rajin Berprestasi!
Kerennya lagi, Abi ini bukan cuma jago bahasa Jepang, brother and sister. Dia memang dikenal sebagai siswa yang aktif dan berprestasi di berbagai bidang.
Sebelumnya, Abi juga sudah berhasil meraih Juara 1 Nasional Presentasi Essay Naturaco dan lolos sebagai semifinalis Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025. Ini bukti bahwa dia punya paket lengkap: cerdas, aktif, dan punya skill komunikasi yang oke!
Prestasi Sholahuddin ini jadi bukti nyata yang tak terbantahkan: madrasah tidak hanya mencetak generasi yang berakhlak mulia, tetapi juga generasi yang berwawasan global dan siap tampil di panggung dunia! MAN 2 Mojokerto berhasil membuktikan bahwa kualitas pendidikan di madrasah bisa bersaing bahkan melampaui ekspektasi.
Selamat buat Sholahuddin Al Ayubi dan MAN 2 Mojokerto! Semoga jejak prestasimu ini bisa menginspirasi lebih banyak lagi siswa madrasah di seluruh Indonesia untuk berani bermimpi besar dan meraih panggung dunia!