By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Strategi Cerdas Pilih Busana Lebaran 2026: Stylish Tanpa Bikin Kantong Jebol
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Strategi Cerdas Pilih Busana Lebaran 2026: Stylish Tanpa Bikin Kantong Jebol

Terkini

Strategi Cerdas Pilih Busana Lebaran 2026: Stylish Tanpa Bikin Kantong Jebol

Jack
By
Jack
4 months ago
Share
3 Min Read
Salah satu produk dari jenama lokal yang dijual di toko Modest Luxe. (Foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Perayaan Hari Raya Idulfitri identik dengan tradisi mengenakan busana terbaik. Namun di tengah kondisi ekonomi yang menuntut masyarakat lebih bijak dalam berbelanja, strategi memilih pakaian berkualitas dengan harga terjangkau menjadi solusi yang semakin relevan.

Pendiri sekaligus desainer jenama Dama Kara, Nurdini Prihastiti, membagikan tips cerdas dalam memadukan busana Lebaran agar tetap stylish tanpa harus menguras anggaran.

“Dari membeli lebih baik (buy better) atau punya kualitas yang baik, satu baju yang kita kenakan itu bisa jadi beberapa gaya,” kata Dini dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Menurut Dini, langkah utama agar pengeluaran tidak membengkak saat membeli baju Lebaran adalah dengan memilih produk yang memiliki mutu baik dan daya tahan lama. Busana yang berkualitas memungkinkan pemiliknya untuk mengeksplorasi berbagai padu padan dalam kesempatan berbeda.

Ia menyarankan agar konsumen memilih pakaian yang fleksibel, sehingga dapat digunakan tidak hanya saat Hari Raya, tetapi juga untuk aktivitas lain seperti bekerja di kantor maupun menghadiri acara formal seperti pesta pernikahan.

Salah satu contohnya adalah kemeja dengan sentuhan teknik Sashiko atau detail sulaman tusukan kecil khas Jepang. Desain ini dinilai mampu memberikan karakter unik sekaligus nilai tambah pada busana.

“Jadi dia ada kancingnya, tapi kalau dibuka, dia bisa jadi seperti two in one look begitu,” kata dia.

Kemeja tersebut, lanjut Dini, juga dapat dipadukan dengan obi atau ikat pinggang bergaya Jepang untuk menciptakan tampilan berbeda.

“Jadi ada totalnya tiga tampilan begitu. Konsumen itu suka sesuatu yang bisa dipakai untuk beberapa kesempatan ya, jadi kayak cukup beli satu tapi bisa dapat beberapa gaya yang berbeda,” tambah Dini.

Baca Juga :

PSSI Cetak Sejarah, Talenta Muda Indonesia Ayu Rahimainita Bergabung di Kantor FIFA
Jumlah Petani di Sulsel Turun 4,45 Persen Selama 10 Tahun, Begini Usul DPR

Senada dengan itu, CEO Scarf Media Temi Sumalin menilai pentingnya memilih produk berkelanjutan agar pakaian yang telah dimiliki tetap bisa dimanfaatkan dalam berbagai gaya dan suasana.

Dengan pendekatan tersebut, masyarakat tidak harus selalu membeli busana baru setiap kali Lebaran tiba.

“Sebenarnya kami tidak melarang untuk masyarakat berbelanja, tapi justru kita mengarahkan konsumen untuk membeli dengan lebih baik. Kenapa? karena dengan memilih produk yang berkualitas, tentunya ini akan lebih panjang umurnya,” kata Temi.

Dalam kesempatan yang sama, Temi juga mengungkap prediksi tren busana Lebaran 2026. Abaya diperkirakan menjadi salah satu pilihan favorit, diikuti warna-warna dasar yang mudah dipadukan, serta pashmina bermotif abstrak yang memberi sentuhan modern pada tampilan Hari Raya.

Dengan konsep buy better dan keberlanjutan, tren busana Lebaran 2026 diprediksi tidak hanya mengedepankan gaya, tetapi juga nilai fungsional dan investasi jangka panjang dalam dunia fashion.

You Might Also Like

Gol Telat Tangiskan Kongo! Kolombia Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Swasembada Pangan Tercapai, Prabowo Sebut Produksi Beras dan Jagung Pecahkan Rekor
Haru Modric di Laga ke-200 Saat Kroasia Beri Kemenangan Spesial
Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara
Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh
TAGGED:Fashion IndonesiaLebaran 2026Tren Busana
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Abaya dan Warna Netral Diprediksi Jadi Tren Fashion Lebaran 2026
Next Article Waspada Virtual Autism, Dampak Tersembunyi Gawai pada Balita
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026

3 hours ago
Pildun 2026Terkini

Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia

4 hours ago
Pildun 2026Terkini

Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index