By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Teknologi AI Permudah Skrining Kanker Paru Lewat Rontgen Dada
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Teknologi AI Permudah Skrining Kanker Paru Lewat Rontgen Dada

Terkini

Teknologi AI Permudah Skrining Kanker Paru Lewat Rontgen Dada

Jack
By
Jack
4 months ago
Share
3 Min Read
Dokter Spesialis Radiologi dr. Dewi Tantra Hardiyanto, Sp.Rad (kiri ke-2) dalam acara Konferensi Media Hari Kanker Sedunia. (Foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence atau AI dinilai membuka peluang baru dalam dunia medis, khususnya untuk deteksi dini kanker paru. Sistem berbasis kecerdasan buatan kini mampu membantu dokter mengidentifikasi nodul atau benjolan kecil di paru-paru yang berpotensi berkembang menjadi ganas.

Dokter Spesialis Radiologi dr. Dewi Tantra Hardiyanto, Sp.Rad menjelaskan bahwa teknologi AI dapat berperan sebagai alat bantu dalam membaca hasil foto toraks atau rontgen dada.

“Dalam pemeriksaan foto toraks, sistem berbasis AI dapat membantu menandai area yang dicurigai sebagai nodul paru yang memerlukan evaluasi lanjutan melalui pemeriksaan CT scan untuk karakterisasi yang lebih detail,” ujar Dokter Spesialis Radiologi dr. Dewi Tantra Hardiyanto, Sp.Rad dalam acara Konferensi Media Hari Kanker Sedunia bertajuk Transformasi Skrining dan Diagnosis Kanker dengan AI di Jakarta, Rabu.

Menurut Dewi, penandaan otomatis oleh sistem AI memungkinkan pasien lebih cepat dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan seperti CT scan, sehingga proses diagnosis dapat dilakukan lebih tepat dan terarah.

Dalam forum kolaborasi antara AstraZeneca Indonesia dan Siloam International Hospitals tersebut, ia kembali menegaskan bahwa teknologi AI membantu dokter mendeteksi area mencurigakan pada rontgen dada untuk kemudian dianalisis lebih lanjut menggunakan CT scan guna mendapatkan gambaran yang lebih rinci.

Meski demikian, Dewi mengingatkan bahwa tidak semua nodul paru merupakan kanker. Sebagian nodul bersifat jinak dan tidak memerlukan penanganan agresif. Evaluasi tetap dilakukan berdasarkan ukuran, bentuk nodul, serta faktor risiko pasien, dengan keputusan akhir tetap berada di tangan dokter.

Sementara itu, Dokter Subspesialis Onkologi Toraks dr. Sita Laksmi Andarini, Ph.D., Sp.P(K) menyampaikan bahwa penerapan AI dalam skrining kanker paru dapat meningkatkan efisiensi deteksi, terutama untuk menemukan nodul berpotensi ganas pada tahap awal.

“Dalam hal ini, proses skrining penyakit paru khususnya kanker paru dengan bantuan teknologi AI dapat membantu dokter melakukan deteksi secara lebih efisien,” kata dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Onkologi Indonesia DKI Jakarta itu.

Data GLOBOCAN 2020 menunjukkan bahwa kanker paru berada di peringkat ketiga sebagai jenis kanker dengan kasus baru terbanyak di Indonesia. Banyak pasien baru terdiagnosis ketika sudah memasuki stadium lanjut, karena gejala awalnya kerap tidak khas dan sering disalahartikan sebagai gangguan pernapasan biasa.

Baca Juga :

Cinta Bakso Rusuk yang Jadi Inspirasi
Biodata dan Profil Member VVUP, Ada Kim asal Indonesia

Dengan dukungan teknologi AI dalam skrining dan diagnosis kanker paru, diharapkan deteksi dapat dilakukan lebih dini sehingga peluang keberhasilan terapi menjadi lebih besar.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:eknologi AIKanker Paru
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Prabowo dan Raja Abdullah II Bahas Palestina dalam Pertemuan di Amman
Next Article Rp20 Triliun Bansos PKH dan Sembako Cair, Termasuk untuk Penyintas Bencana
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

16 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

17 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index