inversi.id – Gangguan infrastruktur telekomunikasi melanda kawasan Sumatera Utara pasca-terjangan cuaca ekstrem awal pekan ini. Telkomsel melaporkan adanya gangguan signifikan di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah akibat kombinasi tanah longsor dan pemadaman listrik luas.
GM Region Network Operations & Productivity Sumbagut Telkomsel, Nurdianto, menjelaskan bahwa jalur jaringan transport di beberapa titik vital terputus karena bencana. Untuk mengatasinya, Telkomsel melakukan langkah kolaboratif dengan berbagai instansi guna menormalkan kembali suplai energi dan konektivitas data.
“Prioritas kami adalah percepatan pemulihan agar layanan komunikasi kembali lancar,” tegas Nurdianto dalam keterangannya di Jakarta.
Kerusakan infrastruktur ini tidak lepas dari fenomena meteorologis besar. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi adanya dua pemicu utama: Siklon Tropis KOTO di Laut Sulu dan Bibit Siklon 95B di Selat Malaka.
Kepala Pusat Data BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan bahwa interaksi kedua sistem cuaca ini menarik massa udara basah secara ekstrem, memicu hujan lebat yang mengakibatkan banjir dan longsor di Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga.