By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tips Membantu Melepaskan Beban Emosional Orang yang Ingin Bunuh Diri
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tips Membantu Melepaskan Beban Emosional Orang yang Ingin Bunuh Diri

Terkini

Tips Membantu Melepaskan Beban Emosional Orang yang Ingin Bunuh Diri

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Setiap manusia tentunya mempunyai beban emosional atau masalah yang berbeda-beda. Namun ada yang tidak bisa mengontrol emosinya sehingga memilih jalan yang salah, yaitu mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Contents
Perspektif Baru dan Nasihat BerhargaBerbicara dengan SeseorangKomunikasi Terbuka dalam Keluarga

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tips membantu melepaskan beban emosional bagi orang yang ingin bunuh diri. Hal itu disampaikan oleh psikolog klinis forensik lulusan Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto S.Psi.

Perspektif Baru dan Nasihat Berharga

Kasandra mengatakan bahwa mereka yang ingin membantu seseorang melepaskan beban emosionalnya dapat memberikan perspektif yang baru, nasihat berharga atau mencari solusi bersama.

“Mereka mungkin dapat memberikan perspektif baru, nasihat yang berharga, atau bahkan membantu mencari solusi bersama,” kata Kasandra dalam keterangan yang diterima ANTARA di Jakarta, Sabtu, 9 September 2023.

Kasandra mengatakan bahwa bunuh diri terjadi ketika seseorang mengalami ketidakmampuan untuk terhubung secara sosial dengan orang lain (terisolasi) dan ketidakmampuan untuk mengatasi situasi hidup yang menyebabkan beban emosional yang berlebihan.

Berbicara dengan Seseorang

Menurut teori J. S House, K. R Landis, & D Umberson yang dia sebutkan, mendengarkan dan berbicara dengan seseorang dipercaya dapat membantu meredakan stres dan memberikan perspektif baru.

Komunikasi Terbuka dalam Keluarga

Tak hanya itu, mempertahankan komunikasi terbuka dalam keluarga juga dapat membantu anggota keluarga merasa nyaman dalam berbagi perasaan dan kesulitan mereka.

Menurut studi yang dilakukan oleh Holt-Lunstad tahun 2017, Kasandra menerangkan bahwa komunikasi terbuka dalam keluarga dapat meningkatkan kesejahteraan emosional dan mengurangi risiko depresi.

Bahkan Kasandra mengungkapkan penting untuk mengutamakan diri sendiri dan menjaga kesehatan mental merupakan hal penting yang dapat dilakukan dengan cara melakukan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan.

Baca Juga :

Cara Atur Waktu Belajar vs Ekskul: 8 Strategi Anti Kewalahan Biar Tetap Balance
Lampaui Target Medali, Indonesia Finis Runner Up ASEAN Para Games 2025 dengan 135 Emas

“Mengedukasi diri tentang depresi atau masalah kesehatan mental lainnya juga dapat membantu keluarga memahami kondisi tersebut dan memberikan dukungan yang lebih baik,” kata Kasandra.

Kemudian terkait dengan banyaknya kasus bunuh diri di Indonesia, ia mengatakan pengaruh dari situasi lingkungan masyarakat, budaya, dan profil psikologis sangat terkait dengan keputusan seseorang untuk melakukan bunuh diri. Sumber tekanan dan kemampuan untuk menghadapinya, akan menentukan sejauh mana individu akan merespons dengan stres.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Apresiasi Erick Thohir untuk Timnas Indonesia yang Mampu Menjaga Tradisi Kemenangan
Next Article Ngopi Bareng Ganjar, Mahfud MD: Teman Saya Sejak di DPR Periode 2004-2009
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

17 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

18 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index