By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Tradisi Menyambut Lebaran Idul Fitri 2024 yang Unik di Indonesia, Selain Mudik
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tradisi Menyambut Lebaran Idul Fitri 2024 yang Unik di Indonesia, Selain Mudik

Terkini

Tradisi Menyambut Lebaran Idul Fitri 2024 yang Unik di Indonesia, Selain Mudik

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

Setelah berpuasa selama sebulan penuh, umat Islam dengan sukacita merayakan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2024 sebagai kemenangan mereka.

Seperti halnya bulan Ramadan yang dirayakan dengan meriah, Hari Raya Idul Fitri juga dirayakan dengan penuh kebahagiaan. Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi khas mereka sendiri dalam menyambut Lebaran Idul Fitri 2024.

Tentu, ketika membicarakan tentang tradisi Lebaran Idul Fitri 2024, kita tidak bisa melewatkan tradisi mudik (pulang kampung) dan sungkem (meminta maaf serta restu kepada yang lebih tua). Kedua tradisi ini dianggap sakral dalam menyambut Idul Fitri.

Namun, tradisi Lebaran di Indonesia tidak hanya terbatas pada “mudik” dan “sungkem” saja. Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi Lebaran yang unik sesuai dengan budaya dan kepercayaan turun-temurun. Tiap tradisi Lebaran memiliki makna yang mendalam dan indah.

Grebeg Syawal (D.I. Yogyakarta)

Salah satu tradisi yang patut disebut adalah Grebeg Syawal, sebuah ritual yang diadakan setiap tahun di Keraton Yogyakarta. Tradisi ini dilaksanakan setiap 1 Syawal, bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, sebagai ungkapan syukur setelah melewati bulan Ramadan. Tradisi ini sudah berlangsung sejak abad ke-16.

Salah satu daya tarik Grebeg Syawal adalah tujuh gunungan yang terdiri dari gunungan lanang/kakung (tiga buah), gunungan wadon/estri, gunungan darat, gunungan gepak, dan gunungan pawuhan (masing-masing satu buah).

Baca Juga: Ini 4 Amalan Nabi Muhammad di 10 Hari Terakhir Ramadan

Seluruh gunungan tersebut dibawa oleh abdi dalem dan dikawal oleh prajurit Bregodo dari Alun-Alun Utara Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menuju Masjid Gedhe Kauman, Pura Pakualaman, dan Kantor Kepatihan. Sebelum didistribusikan kepada masyarakat, gunungan-gunungan tersebut didoakan terlebih dahulu.

Baca Juga :

Program ‘An Hour With Me’ Bikin Belajar Bahasa Inggris Jadi Asyik!
PAN dan Golkar Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024

Perang Topat (Nusa Tenggara Barat)

Di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), terdapat tradisi unik yang disebut Perang Topat atau “perang ketupat” sebagai bagian dari tradisi menyambut Lebaran Idul Fitri 2024. Tradisi ini diyakini sebagai simbol kerukunan antara umat Hindu dan Islam yang hidup berdampingan di Lombok.

Baca Juga: Keutamaan Bulan Syawal Selain Hari Raya Idul Fitri, Penuh Keberkahan dan Kemuliaan

12Next Page

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Tips Menjaga Berat Badan usai Lebaran Idul Fitri 2024, Agar Tetap Ideal
Next Article Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Jakarta-Cikampek Versi Sopir Primajasa, Gran Max Nyelonong
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index