INVERSI.ID – Dulu dianggap sebagai aksesori tersembunyi, kini ciput, dalaman hijab bertransformasi menjadi elemen penting dalam gaya berhijab, terutama di kalangan perempuan muda dan generasi Z. Tidak lagi sekadar berfungsi menjaga rambut tetap rapi atau mencegah hijab bergeser, ciput kini tampil mencolok sebagai bagian dari identitas fashion.
Dengan ragam warna, bahan, dan model yang semakin beragam, ciput mulai dipilih secara cermat untuk menyatu atau justru kontras dengan warna hijab. Beberapa jenis populer seperti ciput rajut, ciput kaos, hingga ciput ninja kini tak hanya memberikan kenyamanan, tapi juga menambah estetika penampilan.
Tren ini tidak datang tiba-tiba. Menurut laporan tahunan Indonesian Fashion Chamber (IFC), penggunaan aksesori penunjang hijab seperti ciput mengalami lonjakan signifikan sejak tahun 2024. Sejumlah brand lokal bahkan mulai merancang ciput yang tidak hanya fungsional, tapi juga fashionable, menciptakan pasar baru dalam industri modest fashion.
Perubahan persepsi terhadap ciput dirasakan langsung oleh para pengguna hijab muda. Aulia, mahasiswi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, mengatakan bahwa kini ciput bukan lagi elemen yang harus disembunyikan.
“Dulu aku nggak suka kalau ciput kelihatan, rasanya kayak ribet. Tapi sekarang malah suka banget matching-in ciput sama hijab. Kesan tampilannya jadi lebih segar,” ungkapnya saat diwawancarai RRI, Rabu (18/6).
Hal senada disampaikan oleh Fani, siswi SMA Negeri 1 Medan. Ia menilai, ciput masa kini lebih bervariasi dan mudah dipadukan dengan hijab.
“Sekarang ciput banyak model dan warnanya, jadi bisa disesuaikan. Kadang malah jadi aksen utama penampilan, bukan cuma pelengkap,” katanya.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa ciput bukan hanya berperan sebagai pelindung rambut, tapi juga bagian dari ekspresi diri dalam berhijab. Gaya hijab Gen Z kini mengusung fleksibilitas dan keberanian dalam bereksperimen.
Dari Fungsional ke Fashionable
Tren ciput matching atau ciput tampil mencolok mencerminkan evolusi modest fashion yang makin inklusif dan ekspresif. Generasi muda kini tidak hanya mengejar kenyamanan, tapi juga ingin tampil unik dan relevan dengan perkembangan tren global.
Dengan semakin banyaknya ciput stylish yang mudah ditemukan, baik di pasar online maupun gerai fashion lokal, tren ini diprediksi akan terus berkembang. Ciput kini bukan lagi “figuran” dalam gaya berhijab, melainkan pemeran utama dalam menciptakan tampilan hijab yang modern, segar, dan penuh karakter.***