By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Trump Banjir Pujian, Xi Langsung Ancam Soal Taiwan!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Trump Banjir Pujian, Xi Langsung Ancam Soal Taiwan!

InternasionalTerkini

Trump Banjir Pujian, Xi Langsung Ancam Soal Taiwan!

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 months ago
Share
2 Min Read
Pertemuan Presiden Donald Trump dan Pemimpin China Xi Jinping di Beijing pada 14 Mei 2026 menampilkan kontras. Dalam pertemuan selama lebih dari dua jam di Great Hall of the People, kedua pemimpin superpower menunjukkan visi yang berbeda tentang masa depan hubungan AS-China. (Foto, Xinhua)
SHARE

BEIJING – Pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Pemimpin China Xi Jinping di Beijing pada 14 Mei 2026 menampilkan kontras dramatis. Trump memuji-muji sambil Xi membunyikan alarm peringatan. Dalam pertemuan selama lebih dari dua jam di Great Hall of the People, kedua pemimpin superpower menunjukkan visi yang sangat berbeda tentang masa depan hubungan AS-China.

Trump membuka pertemuan dengan pujian yang berlebihan. “Anda adalah pemimpin besar. Kadang orang tidak suka saya mengatakannya, tetapi saya tetap mengatakannya karena itu benar,” ujar Trump kepada Xi. Dikutip dari kantor berita, Xinhua, Trump bahkan menyebut pertemuan ini sebagai “mungkin pertemuan puncak terbesar yang pernah ada” dan berjanji bahwa “hubungan antara China dan Amerika Serikat akan menjadi lebih baik dari sebelumnya.”

Namun Xi merespons dengan nada yang jauh lebih serius dan penuh peringatan. Pemimpin China menekankan bahwa kedua negara harus menghindari “Perangkap Thucydides” — istilah yang mengacu pada teori bahwa ketika kekuatan yang sedang naik mengancam menggantikan kekuatan yang sudah mapan, hasil akhirnya sering kali perang.

“Kerja sama menguntungkan kedua pihak, sementara konfrontasi merugikan keduanya,” kata Xi. “Kedua negara harus menjadi mitra, bukan rival.”

Peringatan Keras Tentang Taiwan

Titik tekan utama pertemuan adalah Taiwan. Menurut laporan resmi Kementerian Luar Negeri China, Xi menyampaikan peringatan yang sangat jelas kepada Trump: “Jika ditangani dengan baik, hubungan bilateral akan menikmati stabilitas secara keseluruhan. Jika tidak, kedua negara akan mengalami bentrokan bahkan konflik, yang membahayakan seluruh hubungan.”

Pernyataan Xi mencerminkan kekhawatiran Beijing atas rencana AS untuk menjual senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Sementara Trump menunjukkan sikap yang lebih ambigu terhadap Taiwan dibandingkan pendahulunya, Xi jelas ingin memastikan bahwa isu pulau yang diperebutkan itu tidak menjadi pemicu konfrontasi yang lebih besar.

Taiwan merespons dengan menyatakan rasa terima kasih atas “dukungan jangka panjang” dari Washington.

“Pemerintah memandang positif semua tindakan yang berkontribusi terhadap stabilitas kawasan dan pengelolaan potensi risiko dari ekspansi otoritarianisme,” kata Michelle Lee, juru bicara perdana menteri Taiwan.

Baca Juga :

Kumpulan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2023, Singkat Namun Berkesan
Victoria’s Secret Fashion Show 2025: Comeback The OG Angels & Hadirnya Model Curvy, Era Baru Dimulai

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:Donald TrumpMasalah TaiwanXi Jinping
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Menkeu Purbaya Sebut Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
Next Article Persib Fokus Pertahankan Puncak Klasemen, Marc Klok Bicara Target Juara
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index