INVERSI.ID – Sebanyak 24 tim dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) mengikuti Grassroots Football Festival 2025 by Turunminum x SSB IRETA yang digelar pada Minggu, 15 Juni 2025, di Lapangan Godam, Sawangan, Depok. Turnamen ini mendapat dukungan dari Jasindo, Kimia Farma, Pegadaian, dan Sucofindo selaku sponsor utama.
Turnamen berlangsung meriah sejak pagi hingga sore hari, mempertandingkan tiga kategori usia yakni U-8, U-10, dan U-12. Setiap kelompok usia dibagi menjadi dua grup, di mana dua tim teratas melaju ke babak semifinal hingga partai final.
Pada kategori U-8, SSB Sparta menjadi juara usai menundukkan Ranus dengan skor 1-0. Di kelompok U-10, Citra Remaja tampil sebagai pemenang setelah mengalahkan Harpas dua gol tanpa balas. Sementara itu, laga final kategori U-12 berlangsung dramatis dan harus ditentukan lewat adu penalti, dengan Persigawa keluar sebagai kampiun setelah mengalahkan Sparta.
Sibayak Nicholas F. Sinulingga selaku Ketua Pelaksana Grassroots Football Festival 2025 by Turunminum x SSB IRETA, menyampaikan bahwa tujuan utama dari turnamen ini bukan hanya soal kompetisi, melainkan menjadi wadah pembinaan dan pengembangan karakter bagi anak-anak sejak usia dini.
“Kami ingin anak-anak bisa bermain dengan gembira, belajar nilai sportivitas, dan mulai berani bermimpi jadi pemain hebat. Turnamen seperti ini penting sebagai bagian dari pembinaan di level akar rumput,” ujarnya.
“Kami percaya, masa depan sepak bola Indonesia dimulai dari level grassroots, dari turnamen-turnamen seperti ini,” lanjutnya.
Sebagai gelaran perdana, Sibayak mengaku puas dengan jalannya acara. Kolaborasi antara panitia dan SSB IRETA berjalan lancar, dan antusiasme peserta serta dukungan orang tua dinilai melampaui ekspektasi.
“Alhamdulillah, sebagai event perdana, kami sangat bersyukur. Panitia bekerja maksimal, anak-anak antusias, dan dukungan orang tua luar biasa. Atmosfernya hidup dan menyenangkan,” ungkapnya.
Melihat antusiasme yang tinggi, Turun Minum berkomitmen untuk terus menyelenggarakan turnamen serupa secara berkelanjutan, bahkan dengan skala yang lebih besar di masa mendatang.
“Turnamen ini bukan hanya dibutuhkan oleh anak-anak, tapi juga oleh komunitas sepak bola secara keseluruhan. InsyaAllah, ini akan jadi agenda rutin kami ke depan,” tutup pria yang akrab disapa Mas Bay itu.***