By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: UMKM Bikin Salah? Menteri Maman Bilang, Dibina Dulu Lah! Jangan Langsung Penjara
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » UMKM Bikin Salah? Menteri Maman Bilang, Dibina Dulu Lah! Jangan Langsung Penjara

Terkini

UMKM Bikin Salah? Menteri Maman Bilang, Dibina Dulu Lah! Jangan Langsung Penjara

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

inversi.id – Eh, lo pada denger nggak sih soal UMKM? Itu lho, usaha-usaha kecil kayak warung makan, toko baju online, atau pengrajin gitu. Nah, ada berita heboh nih soal mereka, khususnya kasusnya ‘Mama Khas Banjar’ di Kalimantan Selatan. Katanya sih, beliau kena masalah hukum gara-gara soal label makanan.

Nah, Menteri UMKM, Pak Maman Abdurrahman, langsung angkat bicara nih, guys. Doi bilang gini, kalau UMKM kecil bikin salah, jangan langsung dikasih hukuman pidana yang berat-berat gitu dong! Mendingan dibina dulu, dikasih sanksi administratif aja. Sanksi pidana itu, kata beliau, harusnya jadi pilihan terakhir banget.

Kenapa gitu? Soalnya, menurut Pak Menteri, ada aturan yang lebih spesifik buat urusan makanan, namanya Undang-Undang Pangan tahun 2012. Nah, UU ini dianggap lebih pas buat kasus-kasus kayak gini dibandingin sama UU Perlindungan Konsumen yang aturannya lebih umum. Jadi, kalau ada masalah soal makanan yang risikonya nggak terlalu tinggi, yaudah kasih sanksi administrasi aja, kayak teguran atau denda ringan gitu.

Pak Maman juga bilang, langkah ini bukan berarti pemerintah belain yang salah ya. Tapi, ini lebih ke introspeksi diri, katanya. Kementerian UMKM sadar banget kalau mereka punya tanggung jawab buat benerin sistem perlindungan dan pembinaan buat UMKM. Mereka mau memperbaiki diri biar kejadian kayak gini nggak keulang lagi. Salut sih!

Beliau juga highlight nih, kebanyakan pengusaha UMKM kayak ‘Mama Khas Banjar’ itu kan nggak punya latar belakang pendidikan hukum atau jago urusan administrasi. Mereka tuh taunya cuma gimana caranya bikin produk yang enak atau jualan yang laku. Makanya, cara ngadepin masalah hukum buat UMKM kecil ini harus beda sama cara ngadepin perusahaan gede.

“Udah jadi tugas gue nih sebagai Menteri UMKM buat lebih gencar sosialisasi, bikin urusan jadi lebih gampang, dan dampingin para pengusaha UMKM di seluruh Indonesia,” tegas Pak Maman. Wah, supportive banget ya!

Meskipun Pak Menteri ngakuin kalau aparat penegak hukum udah kerja sesuai aturan, beliau tetep ngajak semua pihak buat ngelihat kasus ini dari sudut pandang yang lebih luas, terutama dari sisi ekonomi rakyat kecil. Jangan sampai gara-gara masalah sepele, usaha kecil yang jadi tulang punggung keluarga malah jadi bangkrut atau bahkan masuk penjara. Kan kasihan.

“Apapun nanti keputusan pengadilan, kami percaya kok aparat hukum bakal ngambil keputusan yang bijak. Tapi, dengan segala kerendahan hati, kami dari Kementerian UMKM berharap banget kasus kayak gini dilihat dari kacamata ekonomi kerakyatan,” ucap beliau lagi.

Nah, yang lebih keren lagi, ada anggota DPR dari Komisi III, Pak I Wayan Sudirta, yang juga setuju banget! Beliau bahkan ngedorong banget biar Mama Khas Banjar ini dikasih hukuman seringan-ringannya. Pak Wayan juga ngingetin kalau dulu tuh udah ada perjanjian (MoU) antara Kementerian Koperasi dan UKM sama polisi, yang seharusnya lebih ngedepanin sanksi administratif buat UMKM yang bikin kesalahan.

Baca Juga :

Tekad Prabowo di Sisa Hidupnya, Mengabdi Kepada Rakyat hingga Semangat Membela Tanah Air
Kapolda Jateng Tinjau Langsung Penanganan Korban Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans

Intinya sih, guys, kasus ‘Mama Khas Banjar’ ini jadi pelajaran penting banget. Pemerintah, khususnya Kementerian UMKM, kayaknya mulai sadar nih kalau UMKM kecil itu butuh dibina dan didampingi, bukan langsung dihukum berat kalau bikin salah. Semoga aja ke depannya, penegakan hukum buat UMKM bisa lebih adil dan proporsional, biar ekonomi rakyat kecil juga bisa terus maju!”

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:Maman AbdurrahmanUMKM
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Siap-siap Kedatangan Bule, Kota Batu Lagi Pamer Pesonanya di China
Next Article Pengamalan Pancasila harus ditanamkan sejak dini
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index