INVERSI.ID – Aliansi buruh bersama elemen masyarakat sipil berencana menggelar pawai akbar bertajuk Board of Peace (BoP) Gaza usai Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Aksi ini digagas sebagai bentuk solidaritas sekaligus dukungan terhadap upaya perdamaian dan kemerdekaan Palestina, khususnya di wilayah Gaza.
Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Moh Jumhur Hidayat menyampaikan bahwa gerakan ini terbuka bagi seluruh kekuatan masyarakat sipil di Indonesia.
“Menyerukan kepada semua kekuatan masyarakat sipil Indonesia, baik itu ormas keagamaan, organisasi kepemudaan, organisasi buruh, organisasi tani, gerakan mahasiswa dan lain-lainnya untuk melakukan pawai akbar mendukung pembangunan kembali Gaza, Palestina dengan kepemimpinan yang kuat dari Indonesia, yang akan dilakukan usai Perayaan Idul Fitri 1447 H,” kata Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Moh Jumhur Hidayat di Jakarta, Selasa.
Menurut Jumhur, Indonesia memiliki rekam jejak panjang dalam mendukung perjuangan bangsa-bangsa tertindas, termasuk Palestina. Ia menyinggung peran historis Indonesia sejak Deklarasi Bogor pada Desember 1954, Konferensi Asia Afrika pada April 1955, hingga posisi Indonesia sebagai salah satu motor penggerak Gerakan Non-Blok yang berupaya menjaga jarak dari rivalitas Blok Timur dan Blok Barat pada era Perang Dingin.
Ia menegaskan, tidak boleh ada serangan terhadap warga Palestina, termasuk kebijakan pemindahan sementara masyarakat Gaza dari tanah mereka. Solidaritas, menurutnya, harus diwujudkan melalui langkah nyata dan konsisten.
Jumhur juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran dana untuk rekonstruksi Gaza. Ia meminta agar setiap bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat Palestina.
“Mendesak Pemerintah RI agar setiap sen atau setiap rupiah dari dana yang disumbangkan untuk pembangunan kembali Gaza sepenuhnya dimaksudkan untuk kepentingan warga Gaza, termasuk melibatkan pekerja-pekerja warga Gaza atau Palestina pada umumnya dalam rekonstruksi Gaza,” ucapnya.
Sejumlah organisasi buruh turut menyatakan dukungan terhadap rencana pawai akbar Board of Peace Gaza ini. Di antaranya Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN), Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992, Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan (Farkes), serta Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (FSP KEP).
Rencana aksi ini diproyeksikan menjadi momentum konsolidasi nasional lintas organisasi dalam menyuarakan dukungan terhadap perdamaian Gaza. Selain sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, gerakan ini juga diharapkan mempertegas posisi Indonesia dalam diplomasi internasional terkait isu Palestina.