By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Survei Indikator Politik: Mengapa Gen Z Begitu Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo?
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Survei Indikator Politik: Mengapa Gen Z Begitu Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo?

MBGPolitikTerkini

Survei Indikator Politik: Mengapa Gen Z Begitu Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo?

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
5 months ago
Share
4 Min Read
(ilustrasi) Faktor partisan dan paradoks teknologi pada generasi Z menurut survei Indikator Politik Indonesia memberi pengaruh kuat akan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. (Foto, generate AI/Dede)
SHARE

JAKARTA – Sebuah angka yang mengejutkan datang dari survei terbaru Indikator Politik Indonesia pada Januari 2026, yakni tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendekati 80%, tepatnya, 79,9%. Yang lebih menarik, kelompok yang menunjukkan kepuasan tertinggi adalah Generasi Z.

Fenomena ini memicu pertanyaan, mengapa generasi yang sering dianggap kritis dan melek informasi ini justru menjadi pendukung paling solid bagi pemerintah? Dalam wawancara di you tube “Titik Imbang” yang tayang Rabu, 18 Februari 2026, Profesor Burhanuddin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator Politik, menyatakan ada dua faktor kunci yang saling berkelindan, yaitu efek partisan yang kuat dan paradoks teknologi yang membentuk cara mereka berpikir.

Dalam ilmu politik, “efek partisan” adalah sebuah fenomena di mana seseorang akan cenderung mendukung dan menilai positif semua kebijakan yang dikeluarkan oleh tokoh atau partai politik yang mereka dukung, terlepas dari kualitas kebijakan tersebut.

“Data menunjukkan bahwa loyalitas ini menjadi pendorong utama kepuasan Gen Z. Pada Pemilu 2024, Gen Z menjadi salah satu basis pendukung terbesar Prabowo Subianto. Menurut data Indikator Politik, 71% dari Gen Z memberikan suaranya untuk Prabowo di Pemilu 2024,” ujar Burhanuddin.

Keterikatan emosional yang terbentuk selama kampanye ini tampaknya berlanjut pasca-pemilu. Ketika mereka yang telah memilih Prabowo ditanya tentang kinerjanya, jawaban mereka cenderung positif sebagai bentuk justifikasi dan afirmasi atas pilihan mereka sebelumnya.

“Apapun yang dilakukan Pak Prabowo buat kaum partisan, meskipun secara rasional kurang memuaskan, mereka merasakan puas. Nah, itu yang disebut dengan istilah efek partisan,” tambahnya dalam wawancara tersebut.

Hal ini terlihat jelas dalam evaluasi mereka terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meskipun banyak dari Gen Z bukan merupakan penerima manfaat langsung dari program ini, mereka tetap menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi. Kepuasan ini tidak lahir dari evaluasi rasional atas efektivitas program, melainkan dari loyalitas partisan terhadap presiden yang mereka pilih.

Faktor kedua yang lebih fundamental adalah dampak teknologi terhadap cara Gen Z mengonsumsi informasi dan berpikir. Profesor Burhanuddin, dalam wawancara dan juga dalam artikelnya di jurnal Cambridge University Press, “Complacent Democrats”, mengemukakan sebuah hipotesis yang menarik.

“Generasi Gen Z ini lain ceritanya… kualitas numerik, kualitas comprehension-nya, kualitas apapun lebih rendah dibanding generasi milenial,” ungkapnya. Ia mengutip penelitian pakar neuroscience yang mengaitkan fenomena ini dengan masifnya penggunaan teknologi, dari video berdurasi pendek seperti TikTok hingga ketergantungan pada kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga :

Siap-siap! WhatsApp Bakal Berhenti Beroperasi di 47 iPhone dan HP Android
Tips Mudik Nyaman dan Aman, Periksa Kaki-Kaki Mobil sebelum Berangkat

Keterpaparan konstan terhadap konten yang serba cepat, visual, dan berorientasi pada hiburan—seperti kampanye “gemoy” yang viral di TikTok—berpotensi membentuk cara berpikir yang lebih simple dan kurang kritis. Platform ini terbukti menjadi alat kampanye yang sangat efektif pada pemilu 2024.

“Tingginya tingkat kepuasan Gen Z terhadap kinerja Presiden Prabowo bukanlah sebuah anomali. Ini adalah cerminan dari pergeseran lanskap politik dan informasi di era digital. Kepuasan mereka lebih didorong oleh loyalitas partisan yang kuat dan dibentuk oleh ekosistem media yang mengutamakan kecepatan dan sentimen di atas analisis kritis,” tutup Burhanuddin.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:Burhanuddin MuhtadiGemoyGenerasi ZMBGSurvei Indikator Politik Indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Usai Idul Fitri, Buruh dan Ormas Gelar Aksi Solidaritas Gaza
Next Article Foto : Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional Khairul Hidayati menghadiri The 11th PR Indonesia Awards (PRIA) 2026 Yogyakarta, Jumat (13/2). (Sumber : bgn.go.id) Badan Gizi Nasional Raih 2 Penghargaan PR Indonesia Awards 2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index