By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Usai Mudik, Ini Komponen Mobil Listrik dan Hybrid yang Wajib Dicek
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Usai Mudik, Ini Komponen Mobil Listrik dan Hybrid yang Wajib Dicek

LifeStyle

Usai Mudik, Ini Komponen Mobil Listrik dan Hybrid yang Wajib Dicek

Jack
By
Jack
4 months ago
Share
3 Min Read
Ilustrasi: Mekanik sedang memeriksakan kondisi pengereman kendaraan. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Tradisi mudik yang melibatkan perjalanan jarak jauh tidak hanya berdampak pada mobil konvensional, tetapi juga kendaraan elektrifikasi seperti mobil listrik dan hybrid. Setelah menempuh ratusan kilometer, kondisi kendaraan perlu dicek ulang demi menjaga performa dan keselamatan berkendara.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan pentingnya pemeriksaan menyeluruh pada sejumlah komponen kendaraan usai digunakan untuk perjalanan mudik.

“Pada mobil hybrid seperti HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle), seluruh pemeriksaan mobil konvensional tetap berlaku mulai dari ban, rem, hingga kaki-kaki, tetapi perlu tambahan perhatian pada sistem kelistrikan dan baterai.” kata dia dihubungi dari Jakarta, Sabtu.

Ia menjelaskan, pemilik mobil hybrid disarankan mengecek kondisi aki 12V serta melakukan pemindaian sistem jika muncul indikator peringatan di dashboard. Selain itu, sistem pendingin baterai juga perlu diperhatikan, termasuk kipas dan sirkulasi udara di dalam kabin.

Kondisi kabin yang padat selama perjalanan mudik berpotensi meningkatkan suhu dan membawa debu, yang dapat memengaruhi kinerja sistem pendinginan tersebut.

Tak hanya itu, sistem pengereman juga menjadi perhatian. Dalam situasi tertentu, rem konvensional bisa bekerja lebih berat apabila fitur regenerative braking tidak berfungsi optimal.

“Untuk PHEV, pastikan juga port charging dan kabel dalam kondisi bersih dan aman.” imbuhnya.

Sementara pada mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV), fokus pemeriksaan berada pada bagian bawah kendaraan. Bobot baterai yang besar membuat mobil lebih rentan terhadap benturan, terutama jika ground clearance menurun akibat beban tambahan.

“Inspeksi underbody (bawah kendaraan) menjadi sangat penting untuk memastikan tidak ada kerusakan.” ujar Yannes.

Baca Juga :

Gen Z Mulai Melirik Parfum Timur Tengah sebagai Gaya Hidup Baru
Strategi Percepatan Kendaraan Listrik, Pemerintah Siapkan Rantai Pasok Baterai

Ia juga menekankan pentingnya memeriksa sistem pendingin baterai, terlebih jika kendaraan sering menggunakan fitur fast charging selama perjalanan jauh. Pengemudi perlu memastikan port pengisian daya berfungsi dengan baik serta kondisi aki 12V tetap optimal.

Selain itu, ban pada mobil listrik harus dicek secara berkala karena cenderung lebih cepat aus dibandingkan kendaraan konvensional, salah satunya disebabkan oleh bobot kendaraan yang lebih berat.

Sistem pengereman pun tidak luput dari perhatian. Karakter regenerative braking membuat penggunaan rem menjadi lebih jarang, sehingga berisiko mengalami karat atau gangguan jika tidak diperiksa secara rutin.

Pemeriksaan menyeluruh ini penting dilakukan agar kendaraan tetap dalam kondisi prima dan aman digunakan setelah perjalanan mudik yang panjang.

You Might Also Like

Wisata Indonesia Makin Bergairah, Kunjungan Turis Asing dan Wisnus Kompak Meningkat
Komdigi: Akun Influencer Daerah Jadi Target Utama Spam Judi Online di Media Sosial
WhatsApp Bakal Hadirkan Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Bagikan Nomor Telepon
Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal
Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo
TAGGED:MobilMobil ListrikMudik
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pembatasan Internet Bantu Tumbuh Kembang Anak Lebih Optimal
Next Article Menekraf Apresiasi Transformasi Blok M Jadi Ruang Kreatif Anak Muda
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

3 weeks ago
Travel

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027

4 weeks ago
Travel

Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta

4 weeks ago
LifeStyleTerkini

Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index