By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Kerugian Negara Bengkak! Tambang Timah Ilegal di Bangka Tengah Makin Menggila
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kerugian Negara Bengkak! Tambang Timah Ilegal di Bangka Tengah Makin Menggila

Ekonomi

Kerugian Negara Bengkak! Tambang Timah Ilegal di Bangka Tengah Makin Menggila

Nicholas
By
Nicholas
1 month ago
Share
4 Min Read
(Ilustrasi) Kegiatan penambangan timah ilegal di Bangka Tengah selama setahun terakhir lebih banyak menimbulkan kerugian dalam bentuk kerusakan lingkungan, ketimbang kerugian keuangan negara yang tidka kecil pula jumlahnya. (Foto, generate AI)
SHARE

BANGKA TENGAH – Kerugian negara akibat aktivitas tambang timah ilegal di Kabupaten Bangka Tengah terus menunjukkan tren mengkhawatirkan. Dari tahun ke tahun, nilainya kian membengkak seiring meluasnya operasi tambang tanpa izin yang kini diduga telah menjalar ke berbagai kawasan strategis, termasuk hutan lindung, hutan produksi, hingga daerah aliran sungai (DAS).

Kasus terbaru yang ditangani Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung menjadi gambaran nyata besarnya dampak tersebut. Dalam perkara yang telah memasuki tahap pelimpahan ke Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, negara ditaksir mengalami kerugian hingga Rp87,4 miliar. Dari jumlah itu, Rp67,8 miliar merupakan kerusakan lingkungan, sementara Rp19,6 miliar berasal dari nilai bijih timah yang diperjualbelikan secara ilegal.

Koordinator Pidsus Kejati Babel, Herri Henora, menegaskan bahwa para tersangka langsung ditahan usai pelimpahan tahap II. “Para tersangka langsung dilakukan penahanan oleh penuntut umum di Rutan Lapas Kelas IIA Pangkalpinang selama 20 hari ke depan,” ujarnya pekan lalu di Bangka.

Empat tersangka yang terjerat dalam kasus ini yakni H.F, Y.H, I.S, dan M. Mereka diduga terlibat dalam aktivitas tambang ilegal di kawasan Hutan Produksi Tetap Dusun Nadi dan Hutan Lindung Dusun Sarang Ikan sepanjang tahun 2025.

Namun, kasus ini diyakini hanya sebagian kecil dari fenomena yang lebih besar. Hasil pendalaman terbaru menunjukkan bahwa aktivitas tambang ilegal di Bangka Tengah masih berlangsung masif dan terorganisir, dengan melibatkan ratusan alat berat.

Di Kecamatan Lubuk Besar saja, aktivitas tambang ponton di kawasan Hutan Lindung diperkirakan mencapai sekitar 105 unit. Sementara di lokasi Sarang Ikan, jaringan yang dikaitkan dengan H.F mengoperasikan sedikitnya 9 ekskavator, di mana 7 unit aktif dan sisanya dalam kondisi rusak. Di titik lain, jaringan berinisial H.T juga tercatat mengoperasikan alat berat di kawasan hutan produksi dan hutan lindung.

Tak hanya itu, di Kecamatan Sungaiselan, aktivitas tambang semakin meluas ke wilayah DAS. Berbagai jenis tambang seperti TI gearbox dan TI rajuk ditemukan di sejumlah titik, termasuk Hulu Sungai Buak dan Air Sabak. Beberapa lokasi bahkan disebut dikelola secara terkoordinasi dengan pola tetap, menunjukkan adanya sistem yang rapi dan berkelanjutan.

Sejumlah titik koordinat juga teridentifikasi sebagai pusat aktivitas, mulai dari tambang di hulu sungai hingga gudang penampungan di kawasan permukiman. Lokasi-lokasi ini diduga menjadi simpul penting dalam rantai distribusi timah ilegal di Bangka Tengah.

Dari sisi jaringan, struktur pelaku juga terbilang kuat. H.F disebut sebagai pemodal utama yang membiayai seluruh operasional tambang, sementara H.T diduga menguasai akses wilayah sekaligus jalur distribusi ke smelter swasta. Hingga kini, penindakan terhadap beberapa aktor kunci masih belum terlihat.

Baca Juga :

Jadwal Tayang Tender Light Episode 1-18, Drama China Terbaru di Youku
Heboh! YouTuber Bobon Santoso Pakai Baju Tahahan BNN Bali

Besarnya skala operasi ini memperlihatkan bahwa kerugian negara bukan hanya berasal dari satu kasus, melainkan akumulasi dari aktivitas ilegal yang berlangsung terus-menerus. Dengan ratusan alat tambang yang beroperasi di kawasan terlarang, potensi kerusakan lingkungan dan kebocoran penerimaan negara diperkirakan jauh lebih besar dari angka yang telah terungkap.

Situasi ini menjadi alarm serius bagi penegakan hukum. Jika tidak ada langkah tegas dan menyeluruh, bukan tidak mungkin kerugian negara akan terus meningkat setiap tahunnya, seiring semakin luasnya wilayah tambang ilegal di Bangka Tengah.

Kini, publik menunggu keseriusan aparat untuk tidak hanya menindak pelaku di permukaan, tetapi juga membongkar jaringan besar di balik praktik tambang ilegal yang telah lama menggerogoti kekayaan alam tersebut.

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
TAGGED:Kejati Bangka BelitungKerugian negaraTimah ilegal
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Prediksi ADB: Di Saat Ekonomi Asia Melambat, RI Justru Ngebut!
Next Article ESDM Buka Penawaran 116 Blok Migas Baru Usai Temuan Raksasa di Blok Ganal
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

7 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

7 days ago
Ekonomi

Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati

1 week ago
EkonomiTerkini

Teka-teki Surplus Ekspor RI: Cetak Rekor US$223,9 Miliar, Mengapa Cadangan Devisa Hanya Naik US$15,7 Miliar?

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index