By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Ekonomi

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
12 hours ago
Share
4 Min Read
(Ilustrasi) Warga Desa Pacinan, Kelurahan Balerejo, Kabupaten Madiun kini memiliki sambungan listrik sendiri berkat Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di pertengahan Mei lalu. (Foto, generateAI/Dede)
SHARE

MADIUN – Kebahagiaan sederhana kini menyelimuti ratusan keluarga kurang mampu di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Setelah bertahun-tahun hidup dengan sambungan listrik dari tetangga maupun kerabat, mereka akhirnya bisa menikmati listrik mandiri berkat Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di pertengahan Mei lalu.

Program yang menjadi bagian dari upaya pemerataan energi nasional tersebut menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat kecil. Tidak hanya menghadirkan penerangan yang layak, bantuan ini juga membuka harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup dan ekonomi keluarga di pelosok daerah.

Salah satu penerima manfaat adalah Karno (70), warga Desa Pacinan, Kelurahan Balerejo, Kabupaten Madiun. Untuk pertama kalinya sejak rumahnya berdiri, ia kini memiliki sambungan listrik sendiri.

“Rasanya senang sekali, sebelumnya listrik menyambung dari rumah keluarga, bersyukur sekarang dapat bantuan pasang listrik gratis dari pemerintah, bisa pasang pompa air, ngga nimba dari sumur lagi,” katanya sambil tersenyum.

Bagi Karno yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan, meteran listrik bukan sekadar perangkat yang menempel di dinding rumah. Baginya, itu adalah simbol kemandirian yang selama ini hanya menjadi impian.

“Dulu numpang listrik dari keluarga. Sudah lama ingin punya sendiri, tapi selalu belum kesampaian,” ungkapnya.

Kisah serupa juga dialami Simpen (63), warga Desa Pacinan. Selama bertahun-tahun, kondisi ekonomi membuatnya belum mampu memasang listrik mandiri dan harus bergantung pada sambungan dari tetangga.

“Selama ini, sejak rumah ini dibangun, listriknya masih menyambung dari tetangga. Untuk memasang meteran sendiri masih nabung, Alhamdulillah dapat bantuan pasang listrik gratis,” ujarnya lirih.

Harapan Karno, Simpen, dan ratusan warga lainnya akhirnya terwujud melalui Program BPBL yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian ESDM di Kabupaten Madiun.

Baca Juga :

Jelang Belgia vs Slovakia hingga Harapan Marek Hamsik di Euro 2024
Fakta-fakta Argiyan Arbirama, Pelaku Pemerkosaan hingga Pembunuhan Mahasiswa Depok

Program ini menjadi salah satu wujud nyata pemerataan akses energi yang menyasar masyarakat kurang mampu agar dapat menikmati layanan listrik yang aman, legal, dan mandiri.

Penasihat DWP Kementerian ESDM, Sri Suparni Bahlil, menegaskan bahwa listrik bukan sekadar fasilitas penerangan, melainkan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat.

“Listrik itu kebutuhan dasar. Ketika rumah memiliki akses listrik yang aman dan mandiri, banyak hal yang ikut berubah. Anak-anak bisa belajar lebih nyaman, aktivitas keluarga menjadi lebih baik, dan masyarakat bisa hidup lebih tenang,” ujarnya.

Melalui Program BPBL, sebanyak 513 rumah tangga di Kabupaten Madiun** menerima bantuan sambungan listrik baru. Khusus di Kelurahan Balerejo, 257 rumah kini telah menikmati akses listrik mandiri dan seluruh sambungan telah beroperasi.

Dampaknya mulai terasa dalam kehidupan sehari-hari warga. Anak-anak dapat belajar lebih nyaman pada malam hari, aktivitas rumah tangga menjadi lebih mudah, dan masyarakat tidak lagi bergantung pada sambungan listrik dari pihak lain.

Menjelang malam, suasana di lingkungan penerima manfaat pun tampak berbeda. Lampu-lampu rumah menyala terang, anak-anak bermain dengan riang, sementara para orang tua duduk santai di teras rumah menikmati perubahan yang selama ini mereka nantikan.

Bagi banyak keluarga di Kabupaten Madiun, program ini bukan hanya soal listrik yang menyala. Lebih dari itu, BPBL menjadi simbol hadirnya negara dalam membawa keadilan energi hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
TAGGED:Desa PacinanKementerian ESDMMadiunProgram Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL)
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Antusias supporter Indonesia saat melihat laga Timnas Garuda Muda melawan Myanmar di Piala AFF U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026, 1 Juni 2026. (Foto: Dok/TWH) Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu
Next Article INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

6 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

7 days ago
Ekonomi

Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati

1 week ago
EkonomiTerkini

Teka-teki Surplus Ekspor RI: Cetak Rekor US$223,9 Miliar, Mengapa Cadangan Devisa Hanya Naik US$15,7 Miliar?

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index