By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Tundukkan Ekuador, Meksiko Akhiri Kutukan 40 Tahun dengan Lolos ke 16 Besar
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tundukkan Ekuador, Meksiko Akhiri Kutukan 40 Tahun dengan Lolos ke 16 Besar

Pildun 2026Terkini

Tundukkan Ekuador, Meksiko Akhiri Kutukan 40 Tahun dengan Lolos ke 16 Besar

Nicholas
By
Nicholas
2 hours ago
Share
3 Min Read
Trio Meksiko, Erik Lira, Jorge Sánchez dan Jesús Gallardo bergembira usai menaklukkan Ekuador di bbak 32 besar di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Rabu (1/7/2026). (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

MEXICO CITY– Timnas Meksiko akhirnya mematahkan kutukan yang menghantui mereka selama empat dekade. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung fanatik di Stadion Azteca, Mexico City, El Tri menaklukkan Ekuador 2-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Rabu (1/7/2026), sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1986.

Kemenangan ini bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan malam bersejarah yang mengubah psikologi sepak bola Meksiko. Setelah sempat tertunda satu jam akibat badai petir, atmosfer Stadion Azteca justru semakin membara ketika laga dimulai.

Pasukan Javier Aguirre tampil luar biasa sejak menit awal. Berbeda dengan permainan yang lebih berhati-hati di fase grup, kali ini Meksiko menyerang tanpa henti dan membuat pertahanan Ekuador kewalahan. Serangan demi serangan terus mengalir hingga gol pembuka akhirnya tercipta lewat aksi Julián Quiñones. Menerima umpan terukur dari Jesús Gallardo, Quiñones melesat meninggalkan lini belakang lawan sebelum melepaskan tembakan keras ke gawang Hernán Galíndez.

Stadion Azteca langsung bergemuruh. Keyakinan bahwa Meksiko mampu mengakhiri kutukan puluhan tahun semakin terasa.

Gol kedua lahir melalui striker veteran Raúl Jiménez. Penyerang berusia 35 tahun itu memanfaatkan sapuan kurang sempurna Joel Ordóñez, melakukan kombinasi satu-dua dengan Quiñones, lalu melepaskan penyelesaian akhir yang tak mampu dihentikan Galíndez.

Salah satu bintang terbesar kemenangan Meksiko adalah gelandang muda berusia 17 tahun, Gilberto Mora. Bermain di sisi kanan lini tengah, Mora tampil matang di luar usianya. Visi bermain, kecepatan berpikir, dan kemampuan membuka ruang membuatnya menjadi motor serangan El Tri sepanjang babak pertama.

Pelatih Javier Aguirre mengaku kemenangan ini memiliki makna yang sangat emosional. Dua dari kegagalan Meksiko di fase gugur, yakni pada 2002 dan 2010, terjadi ketika ia juga menjadi pelatih tim nasional.

“Saya berasal dari generasi yang belum pernah berhasil melewati tahap ini. Kami adalah sebuah keluarga, meski kata itu sulit digunakan dalam sepak bola. Ini pertandingan yang akan selalu dikenang para suporter karena atmosfer dan panggungnya. Saya pernah mengalahkan tim-tim besar, tetapi tidak ada kemenangan yang bisa dibandingkan dengan malam ini karena terjadi di rumah sendiri, bersama rakyat kami,” ujar Aguirre.

Pada babak kedua, Meksiko mampu mengendalikan permainan dengan nyaman. Kiper Raúl Rangel sempat melakukan penyelamatan gemilang atas peluang John Yeboah, sementara peluang terbaik Ekuador melalui pemain pengganti Kevin Rodríguez masih melebar. Bek Arsenal Piero Hincapié bahkan menerima kartu merah pada masa injury time.

Baca Juga :

Putri Zulhas Pamer Elegansi di Atas Kuda! Olahraga Sekelas Fashion Show
Sabetan Samurai Biru! Ueda Ukir Sejarah, Jepang Bantai Tunisia 4-0

Kemenangan bersejarah ini membawa Meksiko melaju ke babak 16 besar, di mana mereka berpeluang menghadapi Inggris apabila The Three Lions mampu mengalahkan Republik Demokratik Kongo. Dengan performa impresif seperti di Stadion Azteca, El Tri kini bukan hanya berhasil mematahkan kutukan, tetapi juga mulai diperhitungkan sebagai salah satu tim yang mampu memberi kejutan besar di Piala Dunia 2026.

You Might Also Like

Hancurkan Swedia 3-0, Prancis Jadi Monster yang Ancam Semua Kandidat Juara
Alasan Menteri Bahlil Beri Kehormatan Penuh kepada Presiden Resmikan Era B50
Haaland Hancurkan Mimpi Pantai Gading! Antar Norwegia Tantang Brasil
Isu Tabung China Digoreng Mafia LPG? CNG Bisa Putus Ketergantungan LPG Impor
RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR
TAGGED:EkuadorMeksikopiala dunia 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Hancurkan Swedia 3-0, Prancis Jadi Monster yang Ancam Semua Kandidat Juara
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

Resmi Besok Dijual! Pakar ITB Ungkap Keuntungan Ganda Biosolar B50

Nilai Tukar Rupiah Berpeluang Menguat, Investor Mulai Lirik Aset Emerging Market

Gas Industri Dipangkas, Jurus Bahlil Selamatkan Jutaan Pekerja dari Ancaman PHK

Menteri ESDM Libatkan Kampus Garap Bioetanol E20, Negara Siap Serap 4 Juta KL

Pedagang Marketplace Bersiap, Pemerintah Segera Terapkan Kewajiban PPN

Putusan MK: Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tetap Dilakukan Secara Langsung

B50 Resmi Meluncur 1 Juli. Tiga Keunggulan Ini Siap Ubah Masa Depan Energi Indonesia

28 Tahun Mandek Akhirnya Mega Proyek Blok Masela Mulai Dibangun 2027

Zonder Keluar Uang! CNG 3 Kg Siap Gantikan LPG, Tabung Baru Disiapkan Pemerintah

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026

Supercomputer Opta Prediksi Juara Piala Dunia 2026, Siapa Paling Berpeluang?

1 day ago
Pildun 2026

Hong Myung-bo Jadi Sasaran Kemarahan Publik usai Korea Selatan Tersingkir di Piala Dunia 2026

1 day ago
Pildun 2026

Ismael Saibari Jadi Pahlawan, Maroko Depak Belanda Lewat Adu Penalti

1 day ago
Pildun 2026

Paraguay Bungkam Jerman lewat Drama Adu Penalti, Tiket 16 Besar Berhasil Diamankan

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index