By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Nyaris Dipermalukan Kongo, Harry Kane Selamatkan The Three Lions ke 16 Besar
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Nyaris Dipermalukan Kongo, Harry Kane Selamatkan The Three Lions ke 16 Besar

Pildun 2026Terkini

Nyaris Dipermalukan Kongo, Harry Kane Selamatkan The Three Lions ke 16 Besar

Nicholas
By
Nicholas
12 hours ago
Share
3 Min Read
Kapten Harry Kane melakukan tendangan penentu kemenangan Inggris atas Kongo, 2-1 di babak 32 besar yang berlangsung di di Atlanta Stadium, Atlanta, AS, Rabu (1/7/2026). (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

ATLANTA – Timnas Inggris nyaris menjadi korban kejutan terbesar di babak knockout Piala Dunia 2026. Menghadapi Republik Demokratik Kongo (DR Kongo) yang hanya menempati peringkat ke-46 dunia, pasukan Thomas Tuchel harus bekerja keras sebelum akhirnya menang dramatis 2-1 di Atlanta Stadium, Atlanta, AS, Rabu (1/7/2026), berkat dua gol telat sang kapten Harry Kane.

Kemenangan Inggris tidak diraih dengan mudah. DR Kongo tampil berani di bawah arahan Sébastien Desabre dan bahkan sempat membuat salah satu favorit juara itu berada di ambang eliminasi.

DR Kongo mengejutkan Inggris lewat perubahan formasi menjadi 4-4-2 yang efektif mengganggu skema pressing tinggi The Three Lions. Pergerakan para gelandang dan bek sayap membuat lini tengah Inggris kehilangan keseimbangan, sementara para penyerang lawan berkali-kali menemukan ruang kosong.

Masalah itu langsung terlihat ketika Brian Cipenga membawa DR Kongo unggul lebih dulu. Berawal dari umpan silang Chancel Mbemba, Cipenga melepaskan tembakan keras yang gagal diantisipasi sempurna oleh Jordan Pickford. Stadion yang dipenuhi hampir 70 ribu pendukung Inggris seketika terdiam.

Situasi semakin sulit bagi Inggris. Jude Bellingham sempat menerima kartu kuning dan terlihat berdebat dengan Tuchel saat jeda pendinginan. Bahkan DR Kongo hampir menggandakan keunggulan andaikan peluang emas Yoane Wissa tidak membentur tiang gawang menjelang turun minum.

Di sisi lain, penampilan gemilang kiper Lionel Mpasi membuat Inggris frustrasi. Penjaga gawang Le Havre itu berkali-kali menggagalkan sundulan Bellingham maupun peluang Kane, termasuk penyelamatan penting tepat sebelum babak pertama berakhir.

Tuchel akhirnya melakukan perubahan penting dengan memasukkan Bukayo Saka, Anthony Gordon, dan Eberechi Eze. Pergantian itu mengubah ritme permainan Inggris. Gordon mengirim umpan silang yang disambut sundulan Kane untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-75.

Sepuluh menit kemudian, Gordon kembali menjadi kreator. Kali ini Kane melepaskan tendangan keras ke atap gawang untuk memastikan kemenangan 2-1 sekaligus membawa Inggris melaju ke babak 16 besar.

“Kami terus percaya. Ketika pertandingan menjadi sulit, jangan kehilangan kesabaran dan keyakinan. Penyelamatan Mpasi luar biasa, tetapi saya memberi kredit penuh kepada mentalitas para pemain,” ujar Thomas Tuchel.

Baca Juga :

AKG Entertainment Ajak Generasi Z Jadi Trainer Pokémon Sejati Lewat School Visit
Pemkot Depok Larang Sahur on the Road dan Bentuk Tim Patroli Khusus

Kane juga mengakui DR Kongo memberikan perlawanan sengit. “Anda harus tetap sabar dalam pertandingan seperti ini. Sepak bola fase knockout selalu menghadirkan tekanan yang lebih besar. Mungkin ini permainan terbaik kami di turnamen sejauh ini. Berikutnya kami akan bermain tandang melawan Meksiko, dan itu akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Di fase ini kami harus mampu berjuang keras untuk meraih hasil,” kata sang kapten.

Meski berhasil lolos dari ancaman kejutan besar, performa Inggris masih menyisakan banyak pekerjaan rumah. Tuchel perlu memperbaiki organisasi pressing dan penguasaan bola jika ingin melewati tantangan yang jauh lebih berat saat menghadapi tuan rumah bersama, Meksiko, di Stadion Azteca.

You Might Also Like

Belgia Dinaungi Dewi Fortuna, Sudah Unggul 2-0, Senegal Malah Tragis Tersingkir
Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!
AS Jaga Gengsi Tuan Rumah, Menang Perdana di Babak Knockout Piala Dunia sejak 2002
Tundukkan Ekuador, Meksiko Akhiri Kutukan 40 Tahun dengan Lolos ke 16 Besar
Hancurkan Swedia 3-0, Prancis Jadi Monster yang Ancam Semua Kandidat Juara
TAGGED:Harry KaneinggrisKongopiala dunia 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Tundukkan Ekuador, Meksiko Akhiri Kutukan 40 Tahun dengan Lolos ke 16 Besar
Next Article AS Jaga Gengsi Tuan Rumah, Menang Perdana di Babak Knockout Piala Dunia sejak 2002
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Alasan Menteri Bahlil Beri Kehormatan Penuh kepada Presiden Resmikan Era B50

Isu Tabung China Digoreng Mafia LPG? CNG Bisa Putus Ketergantungan LPG Impor

RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

Resmi Besok Dijual! Pakar ITB Ungkap Keuntungan Ganda Biosolar B50

Nilai Tukar Rupiah Berpeluang Menguat, Investor Mulai Lirik Aset Emerging Market

Gas Industri Dipangkas, Jurus Bahlil Selamatkan Jutaan Pekerja dari Ancaman PHK

Menteri ESDM Libatkan Kampus Garap Bioetanol E20, Negara Siap Serap 4 Juta KL

Pedagang Marketplace Bersiap, Pemerintah Segera Terapkan Kewajiban PPN

Putusan MK: Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tetap Dilakukan Secara Langsung

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Haaland Hancurkan Mimpi Pantai Gading! Antar Norwegia Tantang Brasil

1 day ago
Pildun 2026

Supercomputer Opta Prediksi Juara Piala Dunia 2026, Siapa Paling Berpeluang?

2 days ago
Pildun 2026

Hong Myung-bo Jadi Sasaran Kemarahan Publik usai Korea Selatan Tersingkir di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026

Ismael Saibari Jadi Pahlawan, Maroko Depak Belanda Lewat Adu Penalti

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index