By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum

Internasional

Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum

Jack
By
Jack
11 hours ago
Share
2 Min Read
Sejumlah orang beraktivitas di depan Kantor Urusan Ekonomi dan Pasar Kota Weimar, di negara bagian Thüringen, Jerman. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Dampak konflik di Timur Tengah mulai dirasakan oleh berbagai negara, termasuk Jerman. Pemerintah negara tersebut mengungkapkan bahwa gejolak kawasan telah menghambat laju pemulihan ekonomi yang sebelumnya diproyeksikan terjadi sepanjang tahun ini.

Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil menyatakan bahwa perang yang terjadi di Timur Tengah memberikan tekanan besar terhadap perekonomian nasional. Menurutnya, konflik tersebut telah memangkas sekitar separuh potensi pertumbuhan ekonomi yang sebelumnya diperkirakan dapat dicapai.

“Perang … melawan Iran telah mengurangi separuh pemulihan ekonomi yang kami harapkan tahun ini. Perang ini sangat merugikan Jerman,” kata Klingbeil dalam konferensi pers di Berlin pada Senin.

Ia menjelaskan bahwa perlambatan ekonomi akibat situasi geopolitik memaksa pemerintah mengambil sejumlah keputusan fiskal yang tidak mudah. Salah satunya adalah menunda pembayaran utang dari dana pinjaman yang sebelumnya telah digunakan pemerintah.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas keuangan negara di tengah meningkatnya tekanan ekonomi global yang dipicu oleh konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah.

Sementara itu, perkembangan diplomatik juga mulai terlihat. Pada 18 Juni, Iran dan Amerika Serikat menandatangani sebuah memorandum secara jarak jauh yang mengatur penghentian konflik militer yang telah berlangsung sejak 28 Februari.

Kesepakatan tersebut turut memuat komitmen kedua negara untuk menjalankan sejumlah langkah lanjutan. Amerika Serikat diberikan tenggat waktu untuk mengakhiri blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, sedangkan Iran diwajibkan memulihkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz.

Apabila implementasi memorandum berjalan sesuai rencana, langkah ini diharapkan dapat membantu meredakan ketegangan di kawasan sekaligus mengurangi tekanan terhadap ekonomi global yang selama beberapa bulan terakhir terdampak oleh konflik tersebut.

You Might Also Like

Bahlil Pasang Rem! Ekspor Listrik ke Singapura Belum Deal, RI Tak Mau Jual Murah
Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!
Paraguay Bungkam Jerman lewat Drama Adu Penalti, Tiket 16 Besar Berhasil Diamankan
Cakupan MBG & Ekonomi Daerah: DPR Ajak Pemerintah Sinergikan Potensi Lokal
Jerman Dipermalukan! Kecerdikan Ekuador Jinakkan Panzer
TAGGED:EkonomiJermanKonflik Timur Tengah
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bahlil Pasang Rem! Ekspor Listrik ke Singapura Belum Deal, RI Tak Mau Jual Murah
Next Article Gugur di Wimbledon 2026, Aldila Sutjiadi Fokus Siapkan Misi Baru di US Swing
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

Mengapa Saat Tarif Listrik Ditahan dan BBM Nonsubsidi Turun, Apresiasi Justru Sepi?

Alasan Menteri Bahlil Beri Kehormatan Penuh kepada Presiden Resmikan Era B50

Isu Tabung China Digoreng Mafia LPG? CNG Bisa Putus Ketergantungan LPG Impor

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Diduga Ada Bom Perang Dunia II, Operasional Bandara Labuan Malaysia Dihentikan

2 weeks ago
Pildun 2026

Joshua Kimmich Akui Jerman Pantas Kalah dari Ekuador Meski Lolos Sebagai Juara Grup

2 weeks ago
Foto : Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arumsari bersama Wakil Badan Gizi Nasional Mayjen Trenggono Melakukan Rapat dengan Ketua Dewan Nasional Luhut Binsar Panjaitan di Kantor Dewan Ekonomi Nasional (Sumber : bgn.go.id)
MBG

Menggerakkan Ekonomi Rakyat: Program MBG Proyeksikan Perputaran Nilai Rp 120 Triliun per Tahun

2 weeks ago
Internasional

Dmitry Peskov Sebut Nuklir Satu-satunya Faktor yang Menahan Perang Global

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index