By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Solusi Modern bagi Remaja Desa untuk Hindari Jeratan Pinjol
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Koperasi Desa Merah Putih Jadi Solusi Modern bagi Remaja Desa untuk Hindari Jeratan Pinjol

Ekonomi

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Solusi Modern bagi Remaja Desa untuk Hindari Jeratan Pinjol

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Di era digital saat ini, banyak remaja desa yang tergoda oleh kemudahan pinjaman online (pinjol) tanpa memahami risiko yang mengintai. Pinjol ilegal seringkali menawarkan bunga tinggi dan praktik penagihan yang meresahkan, sehingga menjebak masyarakat dalam lingkaran utang. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah meluncurkan inisiatif “Koperasi Desa Merah Putih” yang bertujuan memberdayakan masyarakat desa, termasuk remaja, agar terhindar dari jeratan pinjol dan rentenir.

Koperasi Desa Merah Putih adalah program pemerintah yang dirancang untuk mendirikan 70 ribu koperasi di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah memberikan akses keuangan yang adil dan memberdayakan ekonomi desa. Dengan adanya koperasi ini, masyarakat desa dapat mengakses pinjaman dengan bunga rendah dan layanan simpan pinjam yang transparan, sehingga tidak perlu lagi bergantung pada pinjol ilegal atau rentenir.

Bagi remaja desa, koperasi ini membuka peluang untuk:

  • Akses Modal Usaha: Remaja yang ingin memulai usaha kecil dapat memanfaatkan layanan pinjaman dengan bunga rendah dari koperasi.
  • Pendidikan dan Pelatihan: Koperasi sering mengadakan pelatihan keterampilan dan manajemen keuangan, membantu remaja mengelola keuangan dengan bijak.
  • Pemberdayaan Ekonomi: Dengan terlibat dalam koperasi, remaja dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi desa dan menciptakan lapangan kerja baru.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial dan Kementerian Koperasi. Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menekankan pentingnya sinergi antar kementerian dalam mengatasi kemiskinan di desa. Data menunjukkan bahwa hampir 40% masyarakat miskin di Indonesia bekerja sebagai buruh tani dan tinggal di desa. Dengan adanya koperasi, diharapkan dapat menciptakan lapangan usaha baru dan memberdayakan masyarakat desa untuk keluar dari kemiskinan ekstrem.

Meskipun koperasi memiliki potensi besar, tantangan seperti kurangnya pendidikan dan keterampilan masih menjadi hambatan. Data menunjukkan bahwa hampir 74% penduduk miskin di Indonesia hanya memiliki pendidikan hingga tingkat SD. Oleh karena itu, program koperasi ini juga mencakup inisiatif pendidikan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat desa.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan partisipasi aktif remaja desa, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam memberdayakan ekonomi desa dan melindungi masyarakat dari praktik pinjol ilegal serta rentenir.

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
TAGGED:Koperasi Merah putihPinjolremaja
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Tren Perawatan Kulit di Kalangan Anak Muda
Next Article Inovasi Terbaru dari ITS, Mengubah Sampah Plastik dan Biomassa Menjadi BBM Berkualitas Tinggi dengan RON 98
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

7 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

7 days ago
Ekonomi

Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati

1 week ago
EkonomiTerkini

Teka-teki Surplus Ekspor RI: Cetak Rekor US$223,9 Miliar, Mengapa Cadangan Devisa Hanya Naik US$15,7 Miliar?

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index