By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Bahaya Scroll Tanpa Henti: Pesan Menko PMK untuk Generasi Z
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bahaya Scroll Tanpa Henti: Pesan Menko PMK untuk Generasi Z

Terkini

Bahaya Scroll Tanpa Henti: Pesan Menko PMK untuk Generasi Z

Jack
By
Jack
8 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kebiasaan generasi muda yang terlalu sering mengakses media sosial tanpa tujuan yang jelas.

Contents
Pentingnya Pembatasan Akses Digital Secara BertahapPeran Keluarga dan Sekolah sebagai Garda Terdepan

Dalam peringatan Hari Keluarga Nasional yang digelar di Jakarta pada Selasa (17/6), Pratikno menyoroti fenomena mindless scrolling, yakni kebiasaan berselancar di media sosial berjam-jam tanpa arah atau tujuan. Menurutnya, kebiasaan ini bisa membentuk pola pikir yang dangkal dan membuat generasi muda terbiasa mengambil keputusan secara impulsif.

“Scrolling membuat tradisi berpikir jadi sangat pendek, tidak mendalam. Anak-anak terbiasa mengambil keputusan kurang dari 20 detik, itu bahaya,” ujar Pratikno.

Lebih lanjut, ia menyebut rata-rata screen time masyarakat Indonesia telah mencapai 7,5 jam per hari, termasuk pada anak-anak di bawah usia dua tahun. Paparan digital yang terlalu dini ini, menurutnya, bisa mengganggu proses perkembangan mental anak.

Pentingnya Pembatasan Akses Digital Secara Bertahap

Pratikno menekankan bahwa anak-anak seharusnya tidak langsung diberi akses penuh terhadap perangkat digital. Penggunaan teknologi harus diperkenalkan secara bertahap dan disesuaikan dengan usia dan kebutuhan psikologis anak.

“Kita harus secara gradual membuka akses screen kepada anak, secara gradual membuka eksklusif informasi kepada anak,” jelasnya.

Sebagai contoh nyata, Pratikno membagikan pengalaman pribadinya. Di rumah anak dan cucunya, tidak ada televisi atau gawai. Sebagai gantinya, ia menempatkan akuarium berisi ikan, yang diberi nama-nama tokoh.

“Screen-nya adalah akuarium. Setiap ikan diberi nama tokoh-tokoh. Jadi setiap pagi, anak-anak ribut menyapa ikan-ikan itu,” katanya.

Menurutnya, pendekatan seperti ini mendorong anak-anak untuk mengembangkan kemampuan observasi dan berpikir secara mendalam, sekaligus mencegah ketergantungan pada informasi instan yang umum dijumpai di media sosial.

Baca Juga :

Dianggap Wajar, Stres Kerja Diam-Diam Picu Burnout
Menkeu Purbaya Ungkap Praktik Under Invoicing Sawit, Negara Berpotensi Rugi Triliunan Rupiah

Peran Keluarga dan Sekolah sebagai Garda Terdepan

Menko PMK menegaskan bahwa edukasi digital tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dan institusi pendidikan dalam mengarahkan penggunaan teknologi yang sehat dan bertanggung jawab.

“Itu tanggung jawab bukan hanya pemerintah. Sekolah dan keluarga harus mengajarkan kebijaksanaan dalam teknologi,” tegasnya.

Dengan pendidikan digital sejak dini dan pendekatan yang bijak dari keluarga serta sekolah, diharapkan generasi muda Indonesia bisa tumbuh sebagai individu yang kritis, bijak dalam bermedia, dan tidak mudah terbawa arus informasi instan.***

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
TAGGED:Generasi ZMenko PMKPratiknoScroll
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Canyoneering, Tren Ekstrem Gen Z yang Viral di Medsos: Seru, Menantang, Tapi Tetap Harus Aman!
Next Article Gen Z Terancam Krisis Finansial? Ini Kata Survei Sun Life Asia 2025
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index