By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Dianggap Wajar, Stres Kerja Diam-Diam Picu Burnout
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dianggap Wajar, Stres Kerja Diam-Diam Picu Burnout

Kesehatan

Dianggap Wajar, Stres Kerja Diam-Diam Picu Burnout

Jack
By
Jack
6 months ago
Share
3 Min Read
Ilustrasi stress saat kerja.(foto: freepik)
SHARE

Psikolog dari Universitas Indonesia, Ayu S. Sadewo, S.Psi., mengungkapkan bahwa stres kerap tidak disadari oleh para pekerja karena dianggap sebagai bagian normal dari tuntutan pekerjaan sehari-hari. Pandangan tersebut membuat stres sering diabaikan hingga berkembang menjadi persoalan kesehatan mental yang lebih serius.

Contents
Stres Kerja yang Kerap DiabaikanDampak Stres BerkepanjanganMengenali Tanda Sejak Dini

Hal itu disampaikan Ayu dalam kegiatan Health Talk bertajuk Mind Matters: Menciptakan Ruang Aman untuk Sadar, Peduli, dan Saling Mendukung yang digelar di Jakarta, Rabu (28/1).

Stres Kerja yang Kerap Diabaikan

Ayu menjelaskan, banyak pekerja tetap menjalani rutinitas seperti biasa meskipun kondisi fisik dan mental mereka sudah berada dalam tekanan. Stres umumnya baru diakui ketika mulai mengganggu kinerja dan hubungan sosial.

“Banyak orang tidak merasa dirinya stres. Mereka baru sadar ketika sudah mudah marah, defensif, menarik diri, atau merasa lelah terus-menerus,” ujar Ayu.

Dalam budaya kerja, lanjutnya, stres sering dipersepsikan sebagai konsekuensi yang harus diterima. Ketahanan mental kerap dimaknai sebagai kemampuan bertahan tanpa mengeluh, bukan sebagai kemampuan mengenali dan menghormati batas diri.

Dampak Stres Berkepanjangan

Menurut Ayu, anggapan tersebut membuat banyak pekerja enggan mengakui kelelahan mental yang dialami. Akibatnya, stres tidak dikelola sejak awal dan terus menumpuk dalam jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa stres dalam durasi singkat masih tergolong wajar dan bahkan dapat membantu seseorang tetap waspada serta produktif. Namun, stres yang berlangsung lama tanpa disadari berisiko berkembang menjadi burnout, yakni kondisi kelelahan fisik dan mental yang berdampak pada penurunan motivasi dan kinerja.

Burnout, kata Ayu, tidak terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini biasanya diawali oleh stres yang terus diabaikan, kurangnya waktu pemulihan, serta minimnya ruang aman untuk mengekspresikan tekanan yang dirasakan.

Mengenali Tanda Sejak Dini

Dalam pemaparannya, Ayu juga menyoroti bahwa stres tidak selalu muncul dalam bentuk keluhan yang disampaikan secara verbal. Perubahan perilaku kecil, seperti menurunnya konsentrasi, meningkatnya kesalahan kerja, atau kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial, sering menjadi sinyal awal yang luput dari perhatian.

Baca Juga :

Alami dan Mudah Ditemukan, Ini 7 Cara Mengobati Tenggorokan Sakit
Anak Muda Rentan Alami Quarter Life Crisis, Pemerintah Gratiskan Skrining Kesehatan Jiwa

Ia mengajak para pekerja untuk mulai lebih peka terhadap tanda-tanda stres, baik yang muncul pada tubuh, emosi, maupun pola pikir. Kesadaran ini dinilai penting agar stres dapat dikelola lebih dini sebelum berdampak lebih jauh pada kesehatan mental.

Melalui kegiatan tersebut, Ayu menegaskan bahwa menjaga kesehatan mental bukan berarti menghindari tekanan sepenuhnya, melainkan memahami kapan tekanan perlu dihadapi dan kapan tubuh serta pikiran membutuhkan waktu untuk berhenti sejenak dan memulihkan diri.

You Might Also Like

Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas
Daftar 12 Obat Herbal Ilegal Temuan BPOM, Mengandung Bahan Kimia yang Berbahaya bagi Kesehatan
Sakit Kepala Terus-Menerus Bisa Jadi Tanda Tumor Otak, Dokter Ungkap Gejala yang Perlu Diwaspadai
Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek
TAGGED:kerjaKesehatan Mental
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Satpol PP Surabaya amankan pelajar bolos (Sumber : www.gonews.id) Mengintip Cara Satpol PP Surabaya Membina Pelajar Bolos Melalui Realitas Sosial
Next Article Ledakan MBG! 22 Ribu SPPG Beroperasi, Lebih dari 60 Juta Warga Sudah Nikmati Makan Bergizi Gratis
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Psikolog Ungkap Penyebab Pelaku Taufik Hidayat Nekat Menyekap dan Menyiksa Korban

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak

4 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil

4 weeks ago
Kesehatan

IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index