By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Kemenkeu Siap Fasilitasi Pemda dalam Pengelolaan Aset Infrastruktur Olahraga Melalui Kemitraan Strategis
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemenkeu Siap Fasilitasi Pemda dalam Pengelolaan Aset Infrastruktur Olahraga Melalui Kemitraan Strategis

Ekonomi

Kemenkeu Siap Fasilitasi Pemda dalam Pengelolaan Aset Infrastruktur Olahraga Melalui Kemitraan Strategis

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
6 months ago
Share
4 Min Read
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) siap membantu memfasilitasi pemerintah daerah (pemda) dalam pengelolaan aset-aset infrastruktur olahraga. Khususnya dalam berkolaborasi dengan pihak swasta untuk mengoptimalkan pengelolaannya. (Foto : Dok. Kemenpora)
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) siap membantu memfasilitasi pemerintah daerah (pemda) dalam pengelolaan aset-aset infrastruktur olahraga. Khususnya dalam berkolaborasi dengan pihak swasta untuk mengoptimalkan pengelolaannya. (Foto : Dok. Kemenpora)
SHARE

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan aset-aset infrastruktur olahraga, termasuk melalui skema kerja sama dengan sektor swasta.

Penegasan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Askolani, saat menjadi pembicara pada forum utama Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 bertema Collaborative Development for a Sustainable Sports Ecosystem, Sabtu (6/12).

Dalam diskusi yang dipandu Elvira Khairunnisa itu, Askolani memaparkan bahwa pengelolaan aset olahraga masih menjadi tantangan di sejumlah daerah. Ia menyoroti perlunya pendekatan pembiayaan yang lebih modern, serta mekanisme kolaborasi yang efektif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta.

“Ada tiga stakeholder yang harus kolaborasi. Satu adalah pusat, kedua yaitu pemda, ketiga pihak swasta,” ujar Askolani sembari menekankan pentingnya sinergi lintas pihak untuk memaksimalkan manfaat aset infrastruktur olahraga.

Askolani mencontohkan pembangunan 22 stadion oleh pemerintah pusat secara tahun jamak yang hampir seluruhnya selesai pada 2025. Ia menilai bahwa tahap berikutnya yang tidak kalah penting adalah bagaimana pengelolaan stadion-stadion tersebut setelah diserahterimakan kepada daerah.

“Kita bisa melihat stadion-stadion yang sudah jadi, bagaimana kemudian kolaborasi antara pusat, pemda dan swasta menjadi hal sangat penting. Kami di Kemenkeu siap untuk menilai aset itu kalau kemudian mau kita kerja samakan dengan swasta,” jelasnya.

Menurutnya, pemeliharaan aset yang kerap menjadi beban pemerintah daerah dapat diperingan dengan melibatkan pihak swasta. Ia menilai aset stadion memiliki potensi besar untuk diselenggarakan berbagai kegiatan, termasuk kegiatan kebudayaan atau aktivitas sosial masyarakat.

“Kami yakin dari aset-aset stadion itu banyak sekali event yang bisa dibuat. Bisa untuk kesenian, bisa untuk aktivitas masyarakat,” kata Askolani. Ia menambahkan bahwa sektor swasta memiliki kemampuan lebih dalam memanfaatkan nilai ekonomi aset, sehingga kemitraan menjadi solusi strategis yang saling menguntungkan.

Kemenkeu, lanjutnya, siap memberikan dukungan melalui penilaian aset, pendampingan kerja sama, hingga fasilitas fiskal. Ia mencontohkan beberapa model kolaborasi yang sudah berjalan, seperti pengelolaan Gelora Bung Karno (GBK) serta dukungan fiskal untuk kawasan Sirkuit Mandalika yang memperoleh fasilitas perpajakan.

Baca Juga :

Mensos Apresiasi UHC 100 Persen Karawang, Akses Kesehatan Makin Merata
24.481 Siswa di Papua Tengah Dapatkan Beasiswa Berkat Program Pendidikan Gratis

“Dalam sisi pendanaan pusat, kita bisa bantu dalam hal asetnya, appraisalnya, dan kita bisa bantu dalam bentuk insentif fiskalnya. Ini yang menurut kami bisa dimanfaatkan oleh pemda kemudian bisa kerja sama dengan swasta,” jelasnya.

Askolani menyampaikan bahwa kolaborasi semacam ini dapat memberikan efek berganda bagi berbagai sektor, mulai dari pariwisata, ekonomi, bisnis, kesehatan, hingga peningkatan produktivitas generasi muda. Ia menilai bahwa praktik serupa yang diterapkan secara nasional dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Karena itu, Kemenkeu menilai ISS 2025 sebagai forum strategis untuk mempertemukan pemangku kepentingan dan mendorong keterlibatan aktif pemerintah daerah dan swasta dalam ekosistem olahraga nasional. “Apa yang dibicarakan bukan hanya sebatas diskusi tetapi menjadi langkah strategis yang penting,” ujar Askolani.

Ia juga menyoroti pengalaman Kemenpora dalam menghubungkan pemerintah dengan sektor swasta, termasuk keberhasilan pengelolaan GBK yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain. “GBK yang sudah bisa menghasilkan profit, itu bisa dicontoh di tempat-tempat lain di Indonesia,” pungkasnya.

Baca Juga : https://inversi.id/menpora-erick-thohir-dorong-produk-olahraga-lokal-naik-kelas-di-pasar-nasional-yang-kian-kompetitif/

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
TAGGED:Indonesia Sports SummitIndonesia Sports Summit 2025ISSMenkeuolahraga
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ratusan Musisi Bersatu Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatra
Next Article Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti menyebut penyelenggaraan Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 sebagai forum berbagi pemikiran dan sinergi keolahragaan nasional. Khususnya dalam pembinaan prestasi olahraga nasional yang dimulai dari tingkat pelajar pendidikan dasar dan menengah. (Foto : Dok. Kemenpora) Kemdiktisaintek Siap Bangun Ekosistem Kampus yang Terintegrasi dengan Pengembangan Olahraga Melalui ISS 2025
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

7 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

7 days ago
Ekonomi

Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati

1 week ago
EkonomiTerkini

Teka-teki Surplus Ekspor RI: Cetak Rekor US$223,9 Miliar, Mengapa Cadangan Devisa Hanya Naik US$15,7 Miliar?

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index