By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Badan Gizi Nasional Tegaskan Anggaran Bahan Baku MBG Sebesar Rp8.000–Rp10.000
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Badan Gizi Nasional Tegaskan Anggaran Bahan Baku MBG Sebesar Rp8.000–Rp10.000

MBGTerkini

Badan Gizi Nasional Tegaskan Anggaran Bahan Baku MBG Sebesar Rp8.000–Rp10.000

Adrian
By
Adrian
5 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : bgn.go.id)
Foto : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : bgn.go.id)
SHARE

Inversi Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi resmi guna menanggapi diskursus publik di media sosial mengenai alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Contents
Anatomi Pagu Anggaran Berdasarkan Kategori PenerimaRincian Biaya Operasional dan Logistik (Rp3.000 per Porsi)Investasi Fasilitas dan Insentif SPPG (Rp2.000 per Porsi)Mekanisme Pengawasan dan Partisipasi PublikMenjaga Integritas Program Nasional

Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa nilai pagu per porsi tidak sepenuhnya dialokasikan untuk bahan baku makanan, melainkan mencakup komponen operasional dan investasi fasilitas yang terintegrasi.

Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik S. Deyang, dalam pernyataan resminya di Jakarta pada Selasa (24/2/2026), menjelaskan bahwa pemahaman publik mengenai angka Rp15.000 sebagai biaya bahan makanan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan mispersepsi dalam pengawasan masyarakat terhadap menu yang disajikan.

Anatomi Pagu Anggaran Berdasarkan Kategori Penerima

Berdasarkan regulasi yang berlaku, BGN menetapkan dua kategori pagu anggaran yang disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi dan jenjang pendidikan penerima manfaat. Namun, Nanik menggarisbawahi adanya pembagian biaya antara bahan baku (food cost) dan biaya pendukung lainnya (non-food cost).

1. Kategori Pendidikan Anak Usia Dini hingga SD Kelas Rendah

Untuk kelompok balita, PAUD, TK, RA, serta murid SD/MI kelas 1 sampai 3, total pagu yang ditetapkan adalah Rp13.000. Dari angka tersebut, alokasi murni untuk bahan baku makanan adalah sebesar Rp8.000 per porsi.

2. Kategori SD Kelas Atas hingga Ibu Menyusui

Untuk murid SD/MI kelas 4 ke atas, pelajar SMP, SMA, hingga ibu menyusui, total pagu ditetapkan sebesar Rp15.000. Dari jumlah tersebut, anggaran yang dialokasikan khusus untuk belanja bahan makanan adalah sebesar Rp10.000 per porsi.

Penetapan ini didasarkan pada perhitungan presisi mengenai kecukupan gizi makro dan mikro yang dibutuhkan oleh masing-masing kelompok usia, dengan tetap mempertimbangkan keberlangsungan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga :

Kronologi Kecelakaan Bus Rosalia Indah di Tol Batang Semarang, Masuk ke Parit
Hasil Quick Count Pilpres 2024 versi Cyrus Network dapat Dilihat di Sejumlah Media

Rincian Biaya Operasional dan Logistik (Rp3.000 per Porsi)

Pemerintah menjelaskan bahwa terdapat komponen biaya operasional sebesar Rp3.000 per porsi yang bersifat krusial untuk menjaga mata rantai distribusi dan kualitas layanan. Dana operasional ini tidak dialokasikan untuk makanan, melainkan untuk mendukung fungsionalitas SPPG, yang meliputi:

  • Beban Utilitas: Pembayaran listrik, air, gas, serta biaya telekomunikasi dan internet untuk pelaporan digital.
  • Sumber Daya Manusia: Insentif bagi relawan pekerja SPPG, guru pendamping (PIC), kader posyandu yang mendistribusikan makanan, serta operasional Kepala SPPG beserta tim teknis.
  • Kesejahteraan dan Perlindungan: Pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi para relawan.
  • Keamanan Pangan dan Sanitasi: Pengadaan alat pelindung diri (APD), kebutuhan kebersihan, serta biaya bahan bakar minyak (BBM) untuk armada mobil distribusi MBG.

Investasi Fasilitas dan Insentif SPPG (Rp2.000 per Porsi)

Selain biaya operasional harian, terdapat alokasi sebesar Rp2.000 per porsi yang dikategorikan sebagai biaya investasi dan fasilitas. Komponen ini sangat vital karena Program MBG mewajibkan penggunaan peralatan modern dan infrastruktur yang higienis.

Angka Rp2.000 ini digunakan untuk menanggung biaya sewa lahan dan bangunan yang mencakup dapur industri, empat gudang logistik, mes karyawan, serta pembangunan sistem filtrasi air dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Selain itu, biaya ini mencakup sewa peralatan masak modern standar industri, seperti steam rice, mesin pencuci alat makan, pendingin (chiller/freezer), hingga wadah makanan (ompreng) yang terstandarisasi.

Dalam Petunjuk Teknis (Juknis) Nomor 401.1 Tahun 2025, anggaran ini dikonsolidasikan menjadi insentif fasilitas SPPG sebesar Rp6.000.000 per hari operasional, dengan parameter satu SPPG melayani rata-rata 3.000 penerima manfaat.

Mekanisme Pengawasan dan Partisipasi Publik

Badan Gizi Nasional menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas. Nanik S. Deyang menyatakan bahwa BGN sangat terbuka terhadap setiap laporan masyarakat jika ditemukan menu makanan yang kualitasnya dinilai tidak sesuai dengan standar bahan baku (Rp8.000 atau Rp10.000).

“Kami mengajak masyarakat untuk melakukan pengawasan secara objektif. Setiap aduan yang masuk melalui kanal investigasi akan ditindaklanjuti secara profesional guna memastikan mitra pelaksana menjalankan program sesuai standar operasional prosedur yang telah ditetapkan,” tutur Nanik.

Menjaga Integritas Program Nasional

Klarifikasi mengenai struktur anggaran ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang utuh bagi seluruh pemangku kepentingan. Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar distribusi pangan, melainkan sebuah ekosistem yang melibatkan investasi infrastruktur, penyerapan tenaga kerja lokal, dan standarisasi kesehatan yang ketat.

Dengan pemisahan biaya yang jelas antara bahan makanan dan operasional, Badan Gizi Nasional berupaya menjamin bahwa setiap porsi yang sampai ke tangan anak Indonesia telah melalui proses yang sehat, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan secara fiskal demi menyongsong generasi Indonesia Emas 2045.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:AnggaranBadan Gizi Nasionalbahan bakuMBGTegaskan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Direktur Penyediaan Wilayah III Ranto didampingi Staf Dialur III Melakukan Kunjungan Kerja ke Kantor KPPG Manado, Sulawesi Utara, Rabu (25/02/2026) (Sumber : bgn.go.id) Peninjauan Strategis KPPG Sulawesi Utara oleh Badan Gizi Nasional
Next Article Foto : Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta pada Senin (23/02) (Sumber : www.kemenkeu.go.id) Wamenkeu Juda Agung Pastikan Pembiayaan APBN 2026 Berjalan Terukur
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index