By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Banjir dan Longsor di Sumatera, 1.177 Korban Tewas dan 242.174 Warga Mengungsi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Banjir dan Longsor di Sumatera, 1.177 Korban Tewas dan 242.174 Warga Mengungsi

Terkini

Banjir dan Longsor di Sumatera, 1.177 Korban Tewas dan 242.174 Warga Mengungsi

Adrian
By
Adrian
6 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Kapusdatin BNPB Abdul Muhari saat memberikan update terkini penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera, bertempat di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (3/1/2026). (Sumber : Kompas.com)
Foto : Kapusdatin BNPB Abdul Muhari saat memberikan update terkini penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera, bertempat di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (3/1/2026). (Sumber : Kompas.com)
SHARE

Inversi Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera terus menyisakan duka mendalam. Hingga hari ke-38 penanganan pascabencana, jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tercatat mencapai 1.177 jiwa.

Contents
Pemutakhiran Data Korban Terus DilakukanOperasi SAR Masih BerlangsungJumlah Pengungsi Mulai Mengalami PenurunanFokus Penanganan PascabencanaEvaluasi dan Mitigasi BencanaKomitmen Pemerintah

Data tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Data dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, pada Minggu, 4 Januari 2026.

Abdul Muhari menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan hasil pemutakhiran data terbaru yang dilakukan secara berkala oleh BNPB bersama pemerintah daerah dan tim gabungan di lapangan. “Kemarin rekapitulasi kita cut-off pukul 16.00 WIB berada di angka 1.167 korban meninggal dunia. Hari ini bertambah 10 orang, sehingga total menjadi 1.177 jiwa,” ujar Abdul dalam keterangan resminya.

Pemutakhiran Data Korban Terus Dilakukan

BNPB menegaskan bahwa proses pemutakhiran data korban masih terus berlangsung, terutama terkait korban hilang dan identifikasi jenazah. Abdul menyampaikan bahwa pendataan korban bencana merupakan proses yang dinamis, mengingat masih adanya laporan baru serta klarifikasi data dari tingkat desa, kecamatan, hingga keluarga korban.

Ia menjelaskan, pada pembaruan data terbaru terdapat pengurangan sebanyak 17 nama dalam daftar korban hilang. Pengurangan tersebut terjadi setelah dilakukan verifikasi ulang oleh aparat desa, kecamatan, dan keluarga yang sebelumnya melaporkan kehilangan anggota keluarganya.

Dalam beberapa kasus, korban yang semula dinyatakan hilang ditemukan dalam kondisi selamat atau telah tercatat dalam kategori korban meninggal dunia. “Dengan adanya koreksi data tersebut, jumlah korban yang masih masuk dalam daftar pencarian oleh tim SAR gabungan saat ini menjadi 148 jiwa,” kata Abdul.

Operasi SAR Masih Berlangsung

Meski telah memasuki lebih dari satu bulan sejak bencana pertama terjadi, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) masih terus dilakukan di sejumlah titik rawan. Tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat tetap melakukan pencarian korban yang diduga tertimbun material longsor atau terbawa arus banjir.

Kondisi medan yang berat, cuaca yang tidak menentu, serta tumpukan material lumpur dan bebatuan menjadi tantangan utama dalam proses pencarian. Namun demikian, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan operasi SAR hingga seluruh korban ditemukan atau hingga batas waktu yang ditentukan berdasarkan evaluasi lapangan.

Jumlah Pengungsi Mulai Mengalami Penurunan

Selain korban jiwa, dampak bencana juga terlihat dari masih tingginya jumlah warga yang harus mengungsi. Abdul Muhari menyampaikan bahwa hingga Minggu (4/1/2026), jumlah pengungsi di tiga provinsi terdampak tercatat sebanyak 242.174 jiwa. Angka ini menunjukkan adanya penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya, khususnya di Provinsi Aceh.

Baca Juga :

Christian Bautista dan Raisa Rilis Lagu Rainbow, Kolaborasi Musik Asia yang Penuh Makna
Golkar Beri Surat Tugas jadi Calon Gubernur Sumut, Bobby Nasution Respon Begini

“Di Aceh terdapat pengurangan jumlah pengungsi karena sebagian warga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi dinilai relatif aman,” jelas Abdul.

Meski demikian, ratusan ribu warga masih bertahan di lokasi pengungsian karena rumah mereka mengalami kerusakan berat, berada di zona rawan bencana, atau fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih belum sepenuhnya pulih.

Fokus Penanganan Pascabencana

Pemerintah pusat dan daerah kini memfokuskan penanganan pada fase tanggap darurat lanjutan dan pemulihan awal. BNPB bersama kementerian dan lembaga terkait terus menyalurkan bantuan logistik berupa pangan, air bersih, layanan kesehatan, serta kebutuhan dasar lainnya bagi para pengungsi.

Selain itu, perhatian juga diarahkan pada aspek kesehatan dan psikososial korban, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Layanan trauma healing dan dukungan psikologis mulai digencarkan untuk membantu para penyintas menghadapi dampak psikologis akibat kehilangan anggota keluarga dan tempat tinggal.

Evaluasi dan Mitigasi Bencana

Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera ini kembali menegaskan pentingnya upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana. Faktor cuaca ekstrem, perubahan tata guna lahan, serta kondisi geografis wilayah pegunungan menjadi pemicu utama terjadinya bencana dengan skala besar.

BNPB mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem peringatan dini, tata ruang wilayah, serta kesiapsiagaan masyarakat. Edukasi kebencanaan dinilai perlu terus diperkuat agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang.

Komitmen Pemerintah

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak hingga fase rehabilitasi dan rekonstruksi. Pembangunan kembali rumah warga, fasilitas umum, serta infrastruktur vital akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan prinsip pembangunan berbasis risiko bencana.

Dengan masih berlangsungnya proses pendataan dan penanganan, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi. Pemerintah berharap, melalui kerja sama semua pihak, proses pemulihan dapat berjalan optimal dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:BanjirBanjir dan LongsorKorbanLongsorMengungsiSumateraWarga
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Model Satu Set Perhiasan Emas Padi. (Sumber : Liputan6) Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 5 Januari 2026, dari 5 Karat hingga 24 Karat!
Next Article IKN 2026: Transformasi Ibu Kota Politik dan Digital Nasional
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

7 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

8 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index