By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: BGN Bantah Klaim Mitra MBG Untung Bersih Rp1,8 Miliar
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » BGN Bantah Klaim Mitra MBG Untung Bersih Rp1,8 Miliar

MBGTerkini

BGN Bantah Klaim Mitra MBG Untung Bersih Rp1,8 Miliar

Jack
By
Jack
4 months ago
Share
3 Min Read
Tim BGN sedang mengecek kondisi salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (Foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial mengenai pernyataan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto tentang mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut meraih keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar per tahun.

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Sony Sonjaya saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, menegaskan bahwa narasi tersebut merupakan bentuk disinformasi dan tidak sesuai dengan skema teknis maupun sistem pembiayaan program yang berlaku.

Menurut Sony, anggapan bahwa mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bisa mengantongi laba bersih Rp1,8 miliar per tahun tidak didasarkan pada perhitungan bisnis yang riil, baik dari sisi investasi awal maupun biaya operasional harian. Ia juga membantah adanya dugaan penggelembungan harga bahan baku yang disebut-sebut dalam narasi tersebut.

“Mitra mendapatkan untung bersih Rp1,8 miliar per tahun adalah asumsi fiktif yang tidak berdasar pada realitas bisnis dan investasi. Padahal, Rp1,8 miliar bukan keuntungan bersih, melainkan pendapatan kotor maksimal,” katanya.

Sony menjelaskan bahwa angka Rp1,8 miliar merupakan estimasi pendapatan kotor maksimal yang dihitung dari Rp6 juta per hari dikalikan 313 hari operasional dalam setahun, dengan hari Minggu sebagai hari libur. Totalnya mencapai sekitar Rp1,87 miliar per tahun.

“Angka tersebut bukan laba bersih, melainkan pendapatan sebelum dikurangi biaya investasi, operasional, pemeliharaan, depresiasi, dan risiko usaha lainnya. Untuk memperoleh insentif tersebut, mitra wajib membangun SPPG sesuai petunjuk teknis 401.1 tahun 2026 yang menetapkan standar teknis sangat ketat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menepis isu yang mengaitkan kepemilikan dapur dengan afiliasi partai politik tertentu sehingga muncul dugaan program MBG dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Menurutnya, tudingan tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai fakta di lapangan.

Dalam skema yang berlaku, mitra SPPG diwajibkan menanamkan investasi awal menggunakan dana pribadi dengan kisaran Rp2,5 miliar hingga Rp6 miliar, tergantung lokasi dan harga lahan, seperti di Jakarta, Bali, Batam, atau Papua.

Investasi tersebut mencakup pengadaan lahan seluas 500 hingga 800 meter persegi, pembangunan dapur industri sekitar 400 meter persegi, pemasangan 8 hingga 10 unit pendingin udara, 16 titik CCTV, serta instalasi listrik tiga fase. Selain itu, mitra juga harus menyiapkan sistem filtrasi air setara standar air minum, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), lantai granit atau epoksi antibakteri, fasilitas tempat tinggal karyawan, ruang kantor, serta perlengkapan masak skala industri.

Baca Juga :

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Solusi Modern bagi Remaja Desa untuk Hindari Jeratan Pinjol
Obesitas Anak bisa Mengurangi Setengah Harapan Hidup, Atur Pola Makan Sejak Dini

Tak hanya itu, mitra diwajibkan menyediakan dan melatih tenaga relawan, serta mengurus berbagai sertifikasi seperti Sertifikat Laik Hygiene dan Sanitasi (SLHS) dan sertifikasi halal. Seluruh ketentuan tersebut menjadi bagian dari standar teknis yang harus dipenuhi sebelum memperoleh insentif dalam program MBG.

Klarifikasi ini disampaikan BGN untuk meluruskan informasi yang berkembang sekaligus memastikan publik memahami skema pembiayaan dan investasi program Makan Bergizi Gratis secara utuh dan proporsional.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:Badan Gizi NasionalMBG
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Hati-hati, Gorengan Saat Buka Puasa Picu Risiko Penyakit Serius
Next Article Peringkat Dunia Naik, Janice Tjen Bidik Prestasi di Merida Open
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

19 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

20 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index