By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Bijak Bermedsos, Edukasi Digital Bisa Tekan Kehamilan Remaja
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bijak Bermedsos, Edukasi Digital Bisa Tekan Kehamilan Remaja

Terkini

Bijak Bermedsos, Edukasi Digital Bisa Tekan Kehamilan Remaja

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Tren perkenalan melalui media sosial yang berujung pada hubungan seksual di luar nikah menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka kehamilan tidak diinginkan di kalangan remaja. Fenomena ini mendorong pentingnya edukasi digital dan kesehatan reproduksi bagi pelajar tingkat SMP dan SMA.

Contents
Pentingnya Literasi Digital dan Pengawasan Orang TuaUNFPA: Cinta di Medsos Bukan Alasan Menikah Dini

Perwakilan UN Women Indonesia, Nurul Hilaliyah, mengungkapkan bahwa sekitar 35 persen kehamilan remaja berawal dari interaksi di media sosial yang kemudian berlanjut ke hubungan pacaran yang tidak sehat.

“Trennya, anak SMP dan SMA awalnya kenalan lewat medsos, lalu pacarannya check-in di hotel. Ini yang harus kita cegah melalui edukasi,” kata Nurul dalam acara Peringatan Hari Kartini Provinsi DKI Jakarta, Kamis (15/5).

Temuan itu berasal dari kunjungan lapangan UN Women ke Lombok Timur (NTB) dan Jember (Jawa Timur), dua daerah yang menjadi fokus pemantauan terkait isu kehamilan remaja dan perkawinan anak.

Pentingnya Literasi Digital dan Pengawasan Orang Tua

Nurul mendorong agar edukasi mengenai penggunaan media sosial secara bijak serta kesehatan reproduksi masuk dalam rencana pembangunan daerah, termasuk di DKI Jakarta. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengawasi aktivitas anak di dunia digital.

“Perlu ada ruang dalam kebijakan pemerintah untuk edukasi bagi anak dan orang tua tentang medsos. Kita perlu tahu aktivitas anak remaja kita di dunia maya,” ujarnya.

Menurut Nurul, jika edukasi ini diterapkan secara menyeluruh, maka angka perkawinan anak dan kehamilan tidak diinginkan di kalangan remaja bisa ditekan secara signifikan.

UNFPA: Cinta di Medsos Bukan Alasan Menikah Dini

Senada dengan UN Women, perwakilan UNFPA (United Nations Population Fund), Ria Ulina, menyoroti bahwa sebagian besar perkawinan anak tidak terjadi karena paksaan atau kekerasan, tetapi karena dorongan cinta yang tumbuh dari interaksi di media sosial.

“Banyak anak yang menikah karena merasa saling cinta setelah kenalan di medsos. Tapi ini bukan alasan untuk menghentikan pendidikan,” jelasnya.

Baca Juga :

Dukung Pendidikan, PT GNI Hadirkan Senyum Anak di Morowali Utara
New Vibe, New Weekend! Ini Motivasi Biar Kamu Gak Cuma Rebahan tapi Beraksi

Ria menegaskan bahwa setiap remaja, baik perempuan maupun laki-laki, berhak menyelesaikan pendidikan dan membangun masa depan yang sehat dan berkualitas.***

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:eDUKASIKehamilan remaja
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bijak Bermedsos, Edukasi Digital Bisa Tekan Kehamilan Remaja
Next Article Begini Cara Gubernur Khofifah Bangun Karakter Remaja di Jawa Timur
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

15 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

16 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index