By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Begini Cara Gubernur Khofifah Bangun Karakter Remaja di Jawa Timur
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Begini Cara Gubernur Khofifah Bangun Karakter Remaja di Jawa Timur

Terkini

Begini Cara Gubernur Khofifah Bangun Karakter Remaja di Jawa Timur

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berinovasi dalam membentuk karakter generasi muda. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa pembangunan karakter remaja menjadi prioritas utama melalui pendirian sejumlah sekolah taruna berbasis nasionalisme dan kebangsaan.

Contents
Anak Bukan Nakal, Tapi Perlu DibimbingAI Jadi Alat Baru untuk Baca Karakter Anak

“Kami sudah mewarisi sekolah-sekolah karakter dari Pakde Karwo seperti SMA Taruna Nala dan SMA Taruna Angkasa. Di masa saya, kami lanjutkan dengan mendirikan SMA Taruna Brawijaya, Taruna Bhayangkara, Taruna Madani, dan kini sedang kami siapkan SMA Taruna Pamong Praja bekerja sama dengan IPDN di Bojonegoro,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kamis (15/5).

Sekolah-sekolah ini dirancang sebagai wadah untuk memperkuat nilai kebangsaan, nasionalisme, serta semangat kenusantaraan di kalangan pelajar. Menurut Khofifah, siswa-siswa yang menempuh pendidikan di sekolah taruna diharapkan bisa menjadi “speaker” nasionalisme di masa depan.

Anak Bukan Nakal, Tapi Perlu Dibimbing

Khofifah menolak penggunaan istilah “anak nakal” dalam kebijakan pendidikan dan sosial. Ia menyebut bahwa setiap anak lahir dalam keadaan fitrah (suci), dan menjadi tanggung jawab bersama untuk membimbing mereka ke arah yang benar.

“Saya tidak pernah setuju menyebut anak sebagai nakal. Istilah ‘nakal’ seakan-akan mengabaikan bahwa setiap anak itu lahir putih, bersih. Kalau ada penyimpangan, itu karena pengaruh lingkungan, dan tugas kita adalah meluruskan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membanding-bandingkan pendekatan kebijakan antarprovinsi. Menurutnya, setiap daerah memiliki strategi tersendiri yang disesuaikan dengan karakteristik lokal.

AI Jadi Alat Baru untuk Baca Karakter Anak

Sebagai bentuk inovasi, Pemprov Jatim juga akan mengadopsi teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk memetakan potensi dan karakter anak-anak sejak dini. Teknologi ini, menurut Khofifah, akan dimanfaatkan oleh kepala sekolah dan guru Bimbingan Konseling (BK) untuk mengetahui talent DNA siswa secara cepat dan akurat.

“Dengan tools AI yang kami siapkan, analisis karakter siswa bisa keluar hanya dalam waktu kurang dari 10 menit. Hasilnya bisa digunakan untuk menentukan pendekatan pendidikan yang sesuai,” jelasnya.

Teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dan efisien dalam mendeteksi potensi sekaligus risiko karakter anak sejak usia sekolah.***

Baca Juga :

Tips Agar Tidur Nyenyak di Malam Hari, Jauh dari Insomnia
Bantah Narasi Laba Rp1,8 Miliar, BGN Paparkan Struktur Tata Kelola Anggaran Program MBG

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:Khofifahremaja
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bijak Bermedsos, Edukasi Digital Bisa Tekan Kehamilan Remaja
Next Article Seni Pertunjukan Makin Seksi, Wamenekraf Kepoin Potensinya Buat Ekonomi Kreatif
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index