By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: BPJS PBI Dinonaktifkan, FAKTA Sebut Negara Bahayakan Nyawa Pasien
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » BPJS PBI Dinonaktifkan, FAKTA Sebut Negara Bahayakan Nyawa Pasien

KesehatanTerkini

BPJS PBI Dinonaktifkan, FAKTA Sebut Negara Bahayakan Nyawa Pasien

Jack
By
Jack
5 months ago
Share
2 Min Read
Ketua FAKTA Indonesia Ari Subagyo memberi keterangan di Jakarta, Rabu (30/7/2025).(foto: AntaraNews)
SHARE

INVERSI.ID – Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia menilai penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebagai pelanggaran hak hidup, terutama bagi pasien gagal ginjal yang bergantung pada layanan cuci darah untuk mempertahankan kondisi kesehatannya.

“Bagi penyintas gagal ginjal, cuci darah adalah upaya mempertahankan hidup. Ketika BPJS PBI dinonaktifkan secara administratif, negara secara langsung membahayakan nyawanya,” kata Ketua FAKTA Indonesia Ari Subagyo Wibowo di Jakarta, Jumat.

Menurut Ari, kebijakan penonaktifan BPJS Kesehatan PBI berdampak langsung pada terhentinya akses layanan medis vital yang bersifat mendesak dan tidak dapat ditunda. Ia menilai alasan pemutakhiran data yang dilakukan tanpa sosialisasi memadai justru memicu krisis kemanusiaan di lapangan.

Ia menjelaskan, sejumlah pasien dilaporkan mengalami penurunan kondisi kesehatan secara signifikan akibat tertundanya jadwal hemodialisis. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kebijakan administratif dapat berujung pada risiko serius bagi keselamatan pasien.

“Bahkan sebagian di antaranya dilaporkan mengalami sesak napas akut karena tidak mendapatkan layanan tepat waktu,” ujarnya.

Ari menegaskan, negara memiliki kewajiban konstitusional untuk menjamin hak atas hidup dan hak atas kesehatan setiap warga negara. Oleh karena itu, proses verifikasi maupun pemutakhiran data kepesertaan BPJS Kesehatan seharusnya mempertimbangkan urgensi medis, khususnya bagi pasien penyakit kronis yang memerlukan perawatan berkelanjutan.

Selain persoalan kepesertaan BPJS PBI, FAKTA Indonesia juga menyoroti meningkatnya ancaman penyakit tidak menular di Indonesia. Salah satunya adalah gagal ginjal yang dipengaruhi oleh pola konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan. Kondisi ini dinilai berpotensi memperberat beban sistem kesehatan nasional apabila tidak diimbangi dengan kebijakan perlindungan sosial yang kuat.

FAKTA Indonesia turut meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia untuk turun tangan melakukan investigasi terhadap dugaan pembiaran yang berpotensi mengancam nyawa warga negara akibat penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan PBI.

“Kami mendesak pemerintah untuk segera mengaktifkan kembali seluruh kepesertaan BPJS PBI, mengevaluasi sistem pemutakhiran data tanpa mengorbankan keselamatan pasien serta memastikan pelayanan kesehatan berjalan profesional,” katanya.

Baca Juga :

Jangan Lewatkan! Hari Terakhir Giveaway Tiket Kualifikasi Piala Dunia Turun Minum
Banyuwangi Apresiasi Bakat Muda! Reyhan, Alumnus SMP Muhi Genteng, Raih Tiket BEC & Jadi Teladan Seni di SMA Muha!

You Might Also Like

LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:BPJS KesehatanKrisis Kemanusiaan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article KPAI Minta Kemendikdasmen Telusuri Dugaan Sumbangan Sekolah di NTT
Next Article Klarifikasi Materi “Mens Rea”, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Kesehatan

Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko

4 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index