Inversi Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) beberapa waktu terakhir menyisakan duka dan kesedihan mendalam bagi masyarakat. Namun di tengah situasi sulit tersebut, berbagai bentuk kepedulian terus mengalir. Salah satunya datang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menyalurkan bantuan bagi para korban terdampak bencana.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, dari Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, Marwan Dasopang, dalam sebuah kegiatan penyerahan resmi yang digelar di PIA Hotel Pandan, Minggu (21/12/2025). Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu menjadi dukungan moril sekaligus membantu meringankan beban masyarakat yang kini tengah berjuang bangkit dari musibah.
Marwan Dasopang menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PKB terhadap warga Tapteng yang terdampak bencana. Menurutnya, situasi darurat seperti ini membutuhkan kehadiran nyata dari berbagai pihak, bukan hanya dari pemerintah, namun juga partai politik, lembaga sosial, dan masyarakat luas.
“Bantuan ini sebagai wujud kepedulian PKB dan Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB kepada para korban banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah. Ini komitmen kami untuk terus mendukung masyarakat di Tapanuli Tengah, terutama pada situasi darurat bencana alam. Semangat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian menjadi dasar dari pelaksanaan penyaluran bantuan ini,” ujar Marwan.
Ia juga mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari bantuan Fraksi PKB Pusat yang diperuntukkan bagi wilayah Aceh dan Sumatera yang terdampak bencana. Awalnya, fokus bantuan banyak diarahkan ke Aceh. Namun Marwan menegaskan bahwa Tapanuli Tengah tidak boleh dilupakan karena wilayah ini juga mengalami bencana serupa dan membutuhkan perhatian serius.
“Sebelumnya kami fokus ke Aceh, tapi saya sampaikan kepada Partai bahwa Tapteng jangan dilupakan. Tapteng juga korban bencana alam, dan hari ini kami datang langsung ke Tapteng untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada sahabat saya, Bupati Tapteng,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian PKB. Menurutnya, bantuan ini bukan hanya berarti secara materi, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi pemerintah daerah dan masyarakat yang sedang berjuang dalam masa pemulihan.
“Atas nama pribadi dan seluruh masyarakat Tapanuli Tengah, kami mengucapkan terima kasih kepada PKB dan kepada Bapak Marwan Dasopang atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini akan segera disalurkan kepada warga yang menjadi korban banjir bandang dan tanah longsor di Tapteng,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa bantuan yang diterima akan dikelola dengan baik dan dipastikan sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Pemerintah daerah bersama tim relawan, aparat, dan berbagai unsur terkait terus bekerja keras untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang layak.
Bupati juga menambahkan bahwa bantuan ini sangat membantu meringankan beban masyarakat yang kehilangan harta benda, rumah, bahkan sebagian dari mereka masih harus bertahan di pengungsian. Kehadiran bantuan seperti ini, menurutnya, menjadi bukti bahwa masyarakat Tapteng tidak sendirian dalam menghadapi musibah.
“Bantuan ini sangat berarti dan sangat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang saat ini sedang tertimpa musibah. Kami berharap solidaritas seperti ini terus terjaga agar proses pemulihan bisa berjalan lebih cepat,” ungkapnya.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat terdampak bencana, seperti beras, mie instan, makanan cepat saji, selimut, dan pakaian layak pakai. Seluruh bantuan ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan harian para korban, terutama mereka yang masih berada di lokasi pengungsian maupun yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Tapanuli Tengah tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga membawa dampak psikologis bagi masyarakat. Karena itu, bantuan kemanusiaan seperti ini diharapkan dapat memberikan dukungan semangat agar masyarakat bisa kembali bangkit.
Di tengah suasana haru namun penuh harapan, kegiatan penyerahan bantuan ini menjadi simbol kuat bahwa kebersamaan dan empati masih menjadi kekuatan besar bangsa. Pemerintah daerah, lembaga pusat, partai politik, dan masyarakat berjalan beriringan membantu korban, menunjukkan bahwa semangat gotong royong tetap hidup, terutama ketika bencana melanda.
Dengan sinergi yang terus terbangun, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berharap proses penanganan bencana, distribusi bantuan, hingga pemulihan wilayah terdampak dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Pada saat yang sama, pemerintah juga mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga solidaritas dan kepedulian sosial, karena pemulihan pascabencana adalah proses yang membutuhkan kebersamaan.