By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Cuaca Ekstrem, DKI Jakarta Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh di Seluruh Sekolah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Cuaca Ekstrem, DKI Jakarta Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh di Seluruh Sekolah

PolitikTerkini

Cuaca Ekstrem, DKI Jakarta Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh di Seluruh Sekolah

Adrian
By
Adrian
5 months ago
Share
4 Min Read
Foto : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama aparatur Kelurahan Srengseng mengevakuasi pelajar lantaran sekolah terdendam banjir di SDN 05 Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (22/1/2026) (Sumber : www.antaranews.com)
Foto : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama aparatur Kelurahan Srengseng mengevakuasi pelajar lantaran sekolah terdendam banjir di SDN 05 Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (22/1/2026) (Sumber : www.antaranews.com)
SHARE

Inversi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan sebagai respons terhadap cuaca ekstrem yang melanda wilayah ibu kota.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 9/SE/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh pada Satuan Pendidikan, yang diterbitkan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Daerah DKI Jakarta terkait kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem. Menurutnya, keselamatan peserta didik, tenaga pendidik, serta seluruh warga sekolah menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam situasi ini.

“Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk melindungi peserta didik dari potensi risiko yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem, seperti hujan lebat berkepanjangan, angin kencang, serta genangan dan banjir di sejumlah wilayah,” ujar Nahdiana di Jakarta, Jumat.

Melalui surat edaran tersebut, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menetapkan sejumlah ketentuan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga pendidikan menengah. Selama periode cuaca ekstrem berlangsung, seluruh kegiatan pembelajaran tatap muka dihentikan sementara dan digantikan dengan pembelajaran jarak jauh.

Selain mewajibkan penerapan PJJ, Dinas Pendidikan juga menugaskan kepala satuan pendidikan untuk melakukan pendampingan dan pemantauan secara aktif terhadap pelaksanaan pembelajaran daring. Kepala sekolah diminta memastikan bahwa proses pembelajaran tetap berjalan secara efektif, meskipun dilakukan dari jarak jauh.

Dalam surat edaran tersebut, Disdik DKI Jakarta juga menekankan pentingnya kesiapan sekolah dalam menghadapi berbagai kendala teknis yang mungkin muncul selama pelaksanaan PJJ. Apabila terjadi hambatan, seperti keterbatasan akses internet atau perangkat belajar, satuan pendidikan diminta menyediakan alternatif pembelajaran dengan tetap berkoordinasi bersama Suku Dinas Pendidikan atau Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Kepala satuan pendidikan juga diwajibkan menjalin komunikasi yang intensif dengan orang tua atau wali murid. Komunikasi ini dinilai penting untuk memastikan orang tua memahami kebijakan PJJ serta dapat mendampingi anak selama proses pembelajaran berlangsung di rumah.

“Kami mengimbau agar sekolah, guru, dan orang tua dapat bekerja sama secara optimal. Sinergi ini sangat diperlukan agar hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan tetap terpenuhi meskipun dalam kondisi darurat,” jelas Nahdiana.

Baca Juga :

Keren! 3 Anak Muda Aceh Ukir Prestasi di Kompetisi Beatbox Internasional Beat Quest 2025
Gress Of Champions Sebagai Arena Baru Intelektual Pelajar Gresik

Lebih lanjut, Disdik DKI Jakarta menetapkan bahwa surat edaran tersebut berlaku hingga 28 Januari 2026. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi sesuai dengan perkembangan kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta. Apabila situasi dinilai telah membaik dan aman, pemerintah daerah akan mempertimbangkan untuk kembali membuka pembelajaran tatap muka secara bertahap.

Langkah pemberlakuan PJJ ini juga sejalan dengan peringatan dan prediksi cuaca ekstrem yang disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. BPBD sebelumnya mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, pohon tumbang, dan genangan air di sejumlah titik rawan.

Dengan adanya kebijakan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap dapat meminimalkan risiko yang dapat membahayakan keselamatan peserta didik, khususnya saat perjalanan menuju dan dari sekolah. Selain itu, kebijakan PJJ diharapkan mampu menjaga keberlangsungan proses pendidikan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

“Edaran ini agar menjadi perhatian dan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta penuh tanggung jawab oleh seluruh satuan pendidikan,” tegas Nahdiana.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan kebijakan pendidikan sesuai dengan kondisi yang ada. Dalam situasi cuaca ekstrem, keselamatan dan kesehatan seluruh warga sekolah tetap menjadi prioritas utama, tanpa mengesampingkan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:Cuaca EkstremDKIDKI JakartaPembelajaran Jarak JauhSekolah
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto :Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Jampangkulon resmi membuka Latihan Gabungan Palang Merah Remaja (LATGAB PMR) Wilayah Jampangkulon dan sekitarnya yang berlangsung pada 23–25 Januari 2026 (Sumber : sukabumiku.id) PMI Jampangkulon Gelar LATGAB PMR 2026, Libatkan Pelajar Lintas Sekolah
Next Article Foto : Suasana saat para penumpang menunggu keberangkatan Kereta Api di Stasiun Probolinggo (Sumber : probolinggo.times.co.id) KAI Mulai Jual Tiket Lebaran Lebih Awal!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

7 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

9 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index