INVERSI.ID – FIBA resmi mengumumkan hasil undian fase grup untuk ajang FIBA Women’s Basketball World Cup 2026 yang akan berlangsung di Berlin, Jerman, pada 4 hingga 13 September 2026.
Berdasarkan hasil undian tersebut, sebanyak 16 tim nasional dibagi ke dalam empat grup berbeda, yakni Grup A, B, C, dan D. Kompetisi kali ini diprediksi menghadirkan persaingan sengit sejak babak penyisihan grup.
Legenda basket Australia, Lauren Jackson, yang memimpin proses pengundian menilai komposisi grup pada edisi kali ini sangat kompetitif.
Menurutnya, setiap negara peserta memiliki kualitas yang cukup kuat untuk melangkah jauh hingga fase akhir turnamen.
Sementara itu, duta global sekaligus anggota Hall of Fame, Sue Bird, mengatakan edisi 2026 menjadi gambaran perkembangan pesat bola basket putri di level internasional.
Ia menyoroti bertambahnya jumlah peserta dari sebelumnya 12 tim menjadi 16 tim sebagai bukti meningkatnya kualitas kompetisi dan tingginya minat dunia terhadap basket putri.
Acara undian tersebut juga dihadiri Presiden FIBA Sheikh Saud Ali Al Thani serta Sekretaris Jenderal FIBA Andreas Zagklis bersama perwakilan federasi nasional dan panitia lokal Jerman.
Selain prosesi undian grup, agenda itu turut dimeriahkan perayaan Hall of Fame 2026 yang menghadirkan sejumlah legenda basket dunia, termasuk Dirk Nowitzki.
Turnamen edisi ke-20 ini diharapkan mampu melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan sebelumnya di Sydney, Australia, sekaligus memperkuat posisi bola basket putri sebagai olahraga yang terus berkembang di tingkat global.
Berikut hasil lengkap pembagian grup FIBA Women’s Basketball World Cup 2026:
Grup A
- Jepang
- Spanyol
- Jerman
- Mali
Grup B
- Hungaria
- Korea Selatan
- Nigeria
- Prancis
Grup C
- Belgia
- Australia
- Puerto Riko
- Turki
Grup D
- Amerika Serikat
- Ceko
- Italia
- China
Persaingan di fase grup diprediksi berlangsung ketat mengingat sejumlah tim unggulan dunia berada dalam grup yang cukup berimbang. Sorotan utama tertuju pada Grup D yang mempertemukan Amerika Serikat dan China, dua tim yang memiliki tradisi kuat di pentas basket internasional.