By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Dukungan MUI terhadap Program MBG, Perkuat Ekosistem Halal Libatkan Pesantren dan Madrasah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dukungan MUI terhadap Program MBG, Perkuat Ekosistem Halal Libatkan Pesantren dan Madrasah

EkonomiMBG

Dukungan MUI terhadap Program MBG, Perkuat Ekosistem Halal Libatkan Pesantren dan Madrasah

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
5 months ago
Share
4 Min Read
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pesantren.(Foto : inilah.com)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pesantren.(Foto : inilah.com)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Majelis Ulama Indonesia semakin memantapkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis. Melalui Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga, MUI memperkuat kolaborasi dengan Badan Gizi Nasional sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem halal yang melibatkan pesantren, madrasah, serta organisasi kemasyarakatan.

Langkah ini dipandang sebagai upaya komprehensif untuk memastikan pemenuhan gizi masyarakat berjalan seiring dengan prinsip halal dan thayyib.

Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga, Siti Ma’rifah, mengungkapkan bahwa kerja sama antara Majelis Ulama Indonesia dan BGN sejatinya telah dirintis sejak tahun lalu. Kolaborasi tersebut kemudian diformalkan melalui penandatanganan nota kesepahaman sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung program nasional di bidang gizi.

“Kerja sama ini telah diinisiasi sejak tahun lalu oleh Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga dengan BGN. Pada saat itu juga dilahirkan nota kesepahaman sebagai komitmen Majelis Ulama Indonesia sebagai khadimul umat, pelayan umat, dan mitra strategis pemerintah,” ujar Siti Ma’rifah saat ditemui di Kantor MUI Pusat, Jakarta.

Ia menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan agenda nasional strategis yang memerlukan dukungan lintas sektor.

Penguatan kerja sama tersebut kembali ditegaskan dalam pertemuan lanjutan yang digelar pada akhir Januari 2026. Pertemuan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan kolaborasi yang telah berjalan, terutama setelah pelaksanaan awal program di sejumlah madrasah dan pesantren.

Menurut Siti Ma’rifah, pertemuan tersebut juga membahas rencana pembentukan kelompok kerja guna memperjelas peran dan mekanisme kolaborasi ke depan.

“Tahun lalu kami telah melaksanakan kerja sama berupa pemberian makan bergizi di madrasah dan pesantren. Pertemuan terbaru dilakukan untuk menguatkan kembali kerja sama tersebut, termasuk rencana pembentukan kelompok kerja,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama ke depan akan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama yang lebih teknis dan terukur.

Baca Juga :

Ghosting dan Situationship, Fenomena ‘Hubungan Gantung’ yang Sering Bikin Bingung
Danantara Jadi Jembatan Baru Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Sri Lanka

Dalam skema tersebut, MUI menegaskan posisinya sebagai fasilitator, bukan pelaksana teknis di lapangan. Peran ini dinilai penting agar pesantren, madrasah, dan organisasi kemasyarakatan yang memiliki kesiapan dapat menjadi pelaksana langsung Program Makan Bergizi Gratis.

“MUI akan berperan memfasilitasi, menghubungkan, dan memastikan standar program berjalan sesuai ketentuan,” kata Siti Ma’rifah.

Lebih jauh, MUI berharap program ini tidak berhenti pada distribusi makanan bergizi semata, tetapi juga menjadi pintu masuk penguatan mata rantai halal nasional. Menurutnya, penyediaan bahan baku halal yang melibatkan pesantren dan ormas akan memperkuat kemandirian sekaligus keberlanjutan ekosistem halal.

“Produk halal yang digunakan harus menjadi bagian dari ekosistem halal dan thayyib secara utuh,” tegasnya.

Dalam konteks pengawasan, Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI turut mengambil peran strategis untuk memastikan kehalalan produk yang digunakan dalam program. Selain itu, MUI juga mendorong pemetaan kesiapan pesantren dan madrasah sebagai lokasi pelaksanaan program.

Pada tahap awal, Program Makan Bergizi Gratis masih dilaksanakan secara terbatas di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Ke depan, MUI berharap cakupan program dapat diperluas ke berbagai daerah melalui sosialisasi yang masif, disertai evaluasi dan pengawasan berkelanjutan. Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat ekosistem halal nasional secara inklusif dan berkelanjutan.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
TAGGED:BGNMakan Bergizi GratisMBGPESANTREN
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Alat berat memindahkan batu bara ke dump truck di tambang batubara yang dioperasikan oleh PT Khotai Makmur Insan Abadi di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. (Foto : Bloomberg/Dimas Ardian) APBI Ungkap ESDM Soroti Pemangkasan Produksi Batu Bara 2026, Dinilai Tekan Keberlanjutan Usaha dan Tenaga Kerja
Next Article Pangeran Andrew dari Inggris terungkap dalam file terbaru kasus Jeffrey Epstein. (Foto : AFP/HANDOUT/CNN) Dokumen Epstein Mengguncang Elite Barat, Ketegangan AS–Iran Membara, hingga Peringatan Perang Dunia Ketiga
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

1 week ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

1 week ago
EkonomiTerkini

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

2 weeks ago
EkonomiTerkini

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index