By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Enam Penumpang MV Hondius Terpapar Hantavirus, Australia Siapkan Prosedur Ketat
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Enam Penumpang MV Hondius Terpapar Hantavirus, Australia Siapkan Prosedur Ketat

Internasional

Enam Penumpang MV Hondius Terpapar Hantavirus, Australia Siapkan Prosedur Ketat

Jack
By
Jack
1 month ago
Share
2 Min Read
Foto : Ilustrasi gambar virus (Sumber : unesa.ac.id)
Ilustrasi Hentavirus. (Sumber : unesa.ac.id)
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah Australia memastikan enam penumpang kapal pesiar MV Hondius yang terpapar hantavirus berada dalam kondisi sehat dan akan menjalani masa karantina setibanya di negara asal.

Menteri Kesehatan Australia Mark Butler mengatakan lima warga Australia dan satu warga Selandia Baru yang berada di kapal tersebut diperkirakan tiba lebih dulu di Belanda sebelum diterbangkan menuju Australia.

“Mereka dijadwalkan mendarat pukul 08.10 waktu kami dan akan dipindahkan ke fasilitas karantina hotel, sementara persiapan untuk penerbangan dari Belanda ke Australia diselesaikan,” kata Butler dalam wawancara dengan ABC News, Selasa.

Menurut Butler, proses pemulangan keenam penumpang itu tidak mudah karena membutuhkan pengaturan khusus, termasuk kesiapan awak pesawat yang bersedia menjalani isolasi setelah penerbangan.

Ia menjelaskan, para penumpang akan dipulangkan secara bertahap sepanjang pekan ini sambil pemerintah terus berkoordinasi dengan Departemen Luar Negeri Australia.

Lebih lanjut, Butler mengatakan setibanya di Australia Barat, para penumpang akan ditempatkan di fasilitas karantina khusus selama kurang lebih tiga minggu. Setelah itu, otoritas kesehatan akan menentukan langkah pemantauan lanjutan selama masa inkubasi virus yang dapat mencapai 42 hari.

Pemerintah Australia disebut menerapkan langkah penanganan yang lebih ketat dibandingkan sejumlah negara lain. Butler menilai kebijakan karantina Australia jauh melampaui prosedur standar yang biasanya hanya mewajibkan karantina singkat dan isolasi mandiri di rumah.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO melaporkan wabah yang melibatkan strain Andes dari hantavirus telah menyebabkan lima kasus terkonfirmasi, termasuk tiga korban meninggal dunia.

Para ilmuwan menyebut wabah tersebut dipicu oleh varian Andes, jenis hantavirus langka yang diketahui dapat menular antarmanusia melalui kontak dekat.

Baca Juga :

Rencana Kemendikdasmen Berlakukan Kembali Penjurusan di SMA Mendapat Dukungan PGRI
Isuzu Gelar Mudik Gratis bagi 64 Keluarga Sopir Truk dan Bus, Intip Kendaraan yang Digunakan

WHO juga mengungkapkan dua penumpang kapal pesiar yang meninggal dunia sebelumnya sempat melakukan perjalanan ke Argentina, Chile, dan Uruguay sebelum menaiki kapal MV Hondius.

Kasus ini kembali menjadi perhatian internasional karena strain Andes merupakan satu-satunya jenis hantavirus yang diketahui memiliki kemampuan penularan dari manusia ke manusia.

You Might Also Like

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
Pochettino Sulap Timnas AS Jadi Monster Piala Dunia!
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Tewas Sejak Gencatan Senjata Gaza Diumumkan
Die Mannschaft Hajar Debutan Curacao 7-1, Empat Kali Juara Dunia Tebar Ancaman
Inggris Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial Mulai 2027
TAGGED:AustraliaHentavirusWabah
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Purbaya Pastikan Era Tax Amnesty Berakhir, Fokus Jaga Integritas Pajak
Next Article Makan Bergizi Gratis Makin Masif, Kemenkes Sebut 60 Juta Porsi Dibagikan Tiap Hari
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Final Meski Trump Optimistis

1 week ago
Olahraga

Bekuk Thailand di Final, Australia Tambah Koleksi Trofi ASEAN Boys Championship

1 week ago
Presiden AS Donald Trump marah pada CNN dan New York Times yang bikin berita tak sesuai harapan soal situs nuklir Iran. (Foto : Reuters)
Internasional

Trump Klaim AS Akan Raih Kemenangan Total atas Iran dalam Dua Pekan

2 weeks ago
Internasional

Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index