By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Erupsi Gunung Semeru, Luncuran Awan Panas Capai 5 Kilometer
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Erupsi Gunung Semeru, Luncuran Awan Panas Capai 5 Kilometer

Terkini

Erupsi Gunung Semeru, Luncuran Awan Panas Capai 5 Kilometer

Adrian
By
Adrian
6 months ago
Share
4 Min Read
Foto : Dokumentasi - Gunung Semeru tampak mengeluarkan letusan yang di sertai suara dentuman sangat keras yang terpantau dari Desa Supit Urang, kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur (Sumber : AntaraNews.com)
Foto : Dokumentasi - Gunung Semeru tampak mengeluarkan letusan yang di sertai suara dentuman sangat keras yang terpantau dari Desa Supit Urang, kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur (Sumber : AntaraNews.com)
SHARE

Inversi Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami aktivitas erupsi berupa luncuran awan panas pada Jumat (9/1/2026). Fenomena vulkanik tersebut terekam oleh Pos Pengamatan Gunung Api Semeru pada pukul 15.13 WIB dan masih berlangsung hingga sore hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, menjelaskan bahwa luncuran awan panas bergerak ke arah tenggara dengan jarak luncur mencapai sekitar 4 hingga 5 kilometer dari puncak kawah Jonggring Saloko.

“Berdasarkan hasil pemantauan, awan panas mulai terekam pada pukul 15.13 WIB. Hingga pukul 15.50 WIB, jarak luncur teramati berada di kisaran 4 sampai 5 kilometer dari puncak,” ujar Isnugroho saat memberikan keterangan di Kantor BPBD Lumajang, Jumat sore.

Ia menambahkan, hingga berita ini diturunkan, aktivitas awan panas masih terpantau berlangsung. Meski demikian, kondisi tersebut dinilai masih berada dalam batas aman karena luncuran tidak mengarah ke kawasan permukiman penduduk.

“Untuk saat ini, kami terus melakukan pemantauan intensif. Aktivitas awan panas masih berlangsung, namun belum mengancam wilayah pemukiman,” jelasnya.

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati memastikan bahwa jarak luncur awan panas yang mencapai radius sekitar 4 kilometer masih berada di dalam kawasan rawan bencana yang telah ditetapkan dan relatif jauh dari permukiman warga.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, luncuran awan panas masih berada di radius aman. Masyarakat di sekitar Gunung Semeru diharapkan tetap tenang dan tidak panik,” ujar Indah.

Meski demikian, Indah meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan mematuhi seluruh rekomendasi dari pihak berwenang, khususnya Pos Pantau Gunung Api Semeru. Ia juga mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas di kawasan rawan bencana yang telah ditetapkan.

“Warga sudah memahami prosedur dan langkah yang harus dilakukan apabila terjadi peningkatan aktivitas. Kami harap masyarakat terus memantau informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum tentu benar,” katanya.

Baca Juga :

Ramalan Zodiak 14 November 2025 Energi Scorpio Memuncak Hari Penuh Kejutan untuk Cinta, Karier, dan Keuangan
Bawa 75 Kg Sabu dan 40.000 Butir Ekstasi, 2 Oknum TNI Divonis Penjara Seumur Hidup

Selain ancaman awan panas, pemerintah daerah juga mengingatkan potensi bahaya lain yang dapat menyertai aktivitas erupsi Gunung Semeru, khususnya banjir lahar. Hal ini menjadi perhatian serius, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di kawasan puncak dan lereng gunung.

“Harapan kami tidak terjadi hujan deras di wilayah hulu, karena dapat memicu banjir lahar yang berpotensi membahayakan masyarakat di sepanjang aliran sungai,” ujar Indah.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, selain luncuran awan panas, juga terdeteksi adanya getaran banjir lahar dengan amplitudo maksimum mencapai 17 milimeter. Getaran tersebut menunjukkan adanya aliran material vulkanik yang terbawa air hujan di wilayah hulu sungai.

Sementara itu, kondisi cuaca di sekitar Gunung Semeru pada saat kejadian terpantau mendung. Awan tebal menutupi kawasan puncak gunung, sehingga mengurangi jarak pandang. Petugas pengamatan terus melakukan pemantauan visual dan instrumental untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik.

BPBD Kabupaten Lumajang bersama instansi terkait, termasuk TNI, Polri, serta relawan kebencanaan, telah disiagakan untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari erupsi tersebut. Jalur komunikasi dan koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat guna memastikan kesiapsiagaan tetap terjaga.

Isnugroho menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban jiwa akibat aktivitas erupsi tersebut. Namun, pihaknya tetap meminta masyarakat untuk mematuhi rekomendasi jarak aman dan tidak beraktivitas di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami mengimbau warga agar menjauhi daerah aliran sungai dan kawasan rawan bencana, serta segera melapor jika terjadi peningkatan aktivitas yang mencurigakan,” pungkasnya.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:Awan PanaserupsiGunung SemeruKilometerLuncuran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Ilustrasi dari Singapore Exchange (Sumber : internasional.kontan.co.id) Regulator Singapura Permudah Skema Dual Listing SGX–Nasdaq
Next Article Foto : Pedagang memperlihatkan emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di pusat perdagangan logam mulia (Sumber : Antaranews.com) Harga Emas Antam Naik, Investor Raup Cuan hingga 57,31 Persen Setahun
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

5 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

6 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index