By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: FEB UI Dorong Gen Z Siap Hadapi Tantangan Kerja di Era AI dan VUCA
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » FEB UI Dorong Gen Z Siap Hadapi Tantangan Kerja di Era AI dan VUCA

Ekonomi

FEB UI Dorong Gen Z Siap Hadapi Tantangan Kerja di Era AI dan VUCA

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
6 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) mengajak seluruh Generasi Z (Gen Z) untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan kerja yang semakin kompleks di tengah era kecerdasan buatan (AI) dan situasi global yang penuh VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Dalam dunia kerja modern yang cepat berubah, Gen Z dituntut tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga soft skills serta literasi keuangan yang kuat.

Contents
Tantangan Gen Z di Tengah Revolusi AISoft Skills Jadi Pembeda di Era VUCALiterasi Keuangan Gen Z Masih RendahFEB UI Siapkan Lulusan Adaptif dan TangguhWujudkan Generasi Tangguh di Era AI

Associate Professor FEB UI, Dyah Setyaningrum, dalam keterangan di Jakarta, Senin (7/7), menekankan pentingnya Gen Z untuk mengasah kemampuan diri secara holistik agar tidak tergilas oleh perkembangan teknologi. “Generasi muda tidak bisa hanya mengandalkan hard skill. Kemampuan seperti kreativitas, empati, dan problem solving justru menjadi pembeda yang sulit digantikan AI,” ujarnya.

Dyah menambahkan, FEB UI telah merancang kurikulum yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan pasar kerja saat ini. Hal ini sejalan dengan komitmen kampus untuk mendampingi mahasiswa menyiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dipengaruhi teknologi dan dinamika global.

Tantangan Gen Z di Tengah Revolusi AI

Era AI membawa banyak peluang, tetapi juga tantangan nyata bagi dunia kerja. Data FEB UI menyebutkan, hanya sekitar 14 persen Gen Z di Indonesia yang pernah mendapatkan pelatihan formal terkait kecerdasan buatan. Ironisnya, sekitar dua pertiga dari mereka justru merasa cemas pekerjaan mereka kelak akan tergantikan oleh AI.

Menurut Dyah, fenomena ini memperlihatkan adanya gap besar antara kesiapan Gen Z dengan tuntutan dunia kerja yang kian terdigitalisasi.

“Ketakutan itu wajar. Namun justru harus menjadi pemicu untuk meningkatkan kemampuan diri, bukan menyerah,” katanya.

FEB UI pun merespons kegelisahan ini dengan mengadakan berbagai program penguatan soft skills, literasi digital, dan pengelolaan keuangan yang menyasar mahasiswa sejak semester awal. Program-program tersebut dirancang untuk memperkuat aspek-aspek yang tidak bisa sepenuhnya dikuasai oleh mesin, sehingga lulusan FEB UI tetap relevan di pasar kerja.

Soft Skills Jadi Pembeda di Era VUCA

Selain perkembangan teknologi, dunia kerja saat ini juga berada dalam kondisi VUCA, yaitu tidak menentu, kompleks, dan ambigu. Hal ini membuat soft skills seperti kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, dan berpikir kritis semakin vital bagi Gen Z.

Dyah menjelaskan, AI bisa saja menggantikan banyak pekerjaan berbasis aturan, tetapi kreativitas manusia tetap tak tergantikan.

Baca Juga :

Jalan Berliku Anies Maju pada Pilkada Jakarta hingga Harapan Terbesar PKS
Bukti Serius Bersih-bersih PSSI, Erick Thohir: Audit Ini Krusial

“Misalnya kemampuan melihat peluang, menyusun strategi di tengah ketidakpastian, hingga berempati dengan tim dan klien, itu semua hanya bisa dilakukan manusia,” terangnya.

FEB UI juga memperkuat kurikulum dengan mata kuliah dan workshop yang mengasah kecerdasan emosional mahasiswa, kemampuan kolaborasi lintas disiplin, hingga literasi keuangan. Hal ini dianggap penting karena banyak Gen Z yang belum memiliki perencanaan keuangan matang untuk masa depan mereka.

Literasi Keuangan Gen Z Masih Rendah

Selain soft skills, kemampuan mengatur keuangan juga menjadi salah satu masalah yang kerap dihadapi Gen Z. Survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa meski tingkat inklusi keuangan Gen Z sudah mencapai lebih dari 75 persen, tingkat literasi keuangannya baru di kisaran 65 persen.

Dyah menyayangkan gap ini karena bisa berdampak pada ketidakstabilan finansial di masa depan.

“Kami ingin lulusan FEB UI tidak hanya cakap di tempat kerja, tetapi juga mandiri secara finansial. Maka dari itu, literasi keuangan kami tekankan sejak awal perkuliahan,” jelasnya.

Dengan pemahaman yang baik soal investasi, menabung, dan mengelola utang, diharapkan mahasiswa dapat lebih siap menghadapi risiko-risiko ekonomi yang tidak terduga.

FEB UI Siapkan Lulusan Adaptif dan Tangguh

Seluruh upaya yang dilakukan FEB UI bertujuan mencetak generasi muda yang bukan hanya siap kerja, tetapi juga adaptif dan mampu berkembang dalam lingkungan yang serba dinamis. Menurut Dyah, tantangan masa depan akan semakin kompleks, tetapi juga penuh peluang bagi mereka yang siap.

“Kami ingin mahasiswa memiliki mental growth mindset, tidak cepat menyerah, selalu ingin belajar, dan berani mengambil keputusan. Nilai-nilai itu yang akan membuat mereka unggul di era modern,” tandasnya.

FEB UI juga aktif bekerja sama dengan dunia industri, lembaga internasional, dan komunitas kreatif untuk memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa. Melalui magang, proyek kolaboratif, hingga pelatihan industri, lulusan FEB UI diharapkan memiliki daya saing tinggi di pasar kerja global.

Wujudkan Generasi Tangguh di Era AI

Tantangan kerja di era AI dan VUCA bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Justru, bagi Gen Z yang memiliki keinginan kuat untuk belajar dan beradaptasi, ini bisa menjadi kesempatan emas untuk berkembang lebih cepat. Dengan memadukan keterampilan teknis, soft skills, dan literasi keuangan yang baik, mereka bisa menghadapi masa depan dengan lebih percaya diri.

FEB UI telah membuktikan komitmennya dalam mendampingi mahasiswa melalui kurikulum adaptif, pelatihan berbasis kebutuhan industri, hingga pembinaan keuangan. Dukungan ini diharapkan mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang baru di tengah disrupsi teknologi.

Generasi muda Indonesia kini dihadapkan pada pilihan: menjadi penonton atau pemain di era baru ini. Dengan persiapan yang tepat, mereka bisa menjadi pemain utama yang membawa perubahan positif bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa.***

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
TAGGED:aiFEB UIkerjaVUCA
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Jambi Kirim Ratu Inspiratif! Nadia Aprisilia, Influencer Muda, Siap Gebrak Puteri Indonesia 2025 dengan Misi Pendidikan!
Next Article Angka Pengangguran Tinggi, Muncul Fenomena ‘Cucu Penuh Waktu’ di China
2 Comments
  • Pingback: Sulit Mencari Kerja, Muncul Fenomena Cucu Penuh Waktu
  • Pingback: Profesi Anti Mainstream Tengah Populer di Kalangan Gen Z

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

1 week ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

1 week ago
EkonomiTerkini

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

2 weeks ago
EkonomiTerkini

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index