By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Firman Soebagyo Ingatkan Pemerintah Tak Gegabah Ekspor Beras di Tengah Ancaman Iklim
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Firman Soebagyo Ingatkan Pemerintah Tak Gegabah Ekspor Beras di Tengah Ancaman Iklim

PolitikTerkini

Firman Soebagyo Ingatkan Pemerintah Tak Gegabah Ekspor Beras di Tengah Ancaman Iklim

Yayat Cipasang
By
Yayat Cipasang
5 months ago
Share
3 Min Read
Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, ingatkan pemerintah tidak tergesa-gesa mengambil kebijakan ekspor beras, terutama di tengah ketidakpastian iklim. (Fot, Yayat Cipasang/Inversi.id)
SHARE

JAKARTA — Rencana Perum Bulog mengekspor hingga 1 juta ton beras ke kawasan Asia menuai sorotan dari parlemen. Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, mengingatkan pemerintah agar tidak tergesa-gesa mengambil kebijakan ekspor pangan strategis tersebut, terutama di tengah ketidakpastian iklim dan potensi gangguan produksi beras nasional.

Firman menilai kebijakan ekspor beras harus dikaji secara matang dan tidak mengulang pola lama yang bersifat reaktif. Ia mengingatkan pengalaman masa lalu ketika Indonesia justru menghadapi kerentanan pasokan akibat perubahan cuaca ekstrem.

“Pemerintah jangan latah melakukan ekspor beras seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Kita harus belajar dari pengalaman. Saat El Nino melanda pada 2023 dan terjadi kemarau panjang, Indonesia justru terpaksa mengimpor beras karena produksi dalam negeri terganggu,” ujar Firman dalam pernyataan yang diterima Inversi.id, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, anomali cuaca seperti El Nino dan La Nina merupakan ancaman nyata yang berpotensi memicu gagal panen, baik akibat kekeringan maupun banjir. Dalam kondisi tersebut, prioritas utama pemerintah seharusnya memperkuat ketahanan pangan nasional, bukan mengejar kepentingan ekspor jangka pendek.

“Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, risiko penurunan produksi sangat tinggi. Jika cadangan beras nasional belum benar-benar kuat, ekspor justru bisa memicu kelangkaan dan kenaikan harga di dalam negeri,” tegas Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia itu.

Firman menekankan, Bulog semestinya memaksimalkan perannya sebagai penyangga pangan nasional dengan memastikan ketersediaan dan stabilitas harga beras bagi masyarakat. Penguatan cadangan beras nasional dinilai lebih relevan untuk menjaga daya beli rakyat sekaligus melindungi petani dari gejolak pasar.

“Lebih bijak jika Bulog memperkuat cadangan beras nasional terlebih dahulu. Ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pangan rakyat tetap aman, terutama saat produksi terganggu oleh faktor alam,” kata politisi senior Partai Golkar tersebut.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI itu mengingatkan bahwa ketergantungan pada impor beras di tengah krisis produksi merupakan risiko serius yang harus dihindari. Ia pun mendorong pemerintah menyusun strategi antisipatif dan berkelanjutan.

“Pemerintah harus serius meningkatkan produksi beras dalam negeri melalui intensifikasi dan ekstensifikasi, memperbesar cadangan nasional, serta membangun sistem peringatan dini cuaca. Tanpa itu, kita akan terus berada dalam siklus krisis pangan,” tandas legislator asal Pati, Jawa Tengah ini.

Baca Juga :

Biodata dan Profil Bulan Sutena, Tiktoker yang Main Film Horor Rambut Kafan
Sering Viral, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ngaku Pusing hingga Minta Wartawan Hapus Videonya

Firman juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, Bulog, petani, dan seluruh pemangku kepentingan sektor pangan agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada ketahanan pangan nasional.

“Kunci ketahanan pangan ada pada keberpihakan kebijakan. Negara harus hadir melindungi petani dan konsumen, bukan mengambil langkah spekulatif yang justru membahayakan kedaulatan pangan kita sendiri,” tutup Firman.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:BerasBulogFirman SoebagyoKadinPartai Golkar
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Anggota DPR Sujatmiko Ingatkan Tata Ruang dan Infrastruktur Kunci Kurangi Banjir
Next Article FTSE Tunda Review RI, IHSG Bisa Uji 7.800 Lagi? Ini Kata Analis
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index