By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: FTSE Tunda Review RI, IHSG Bisa Uji 7.800 Lagi? Ini Kata Analis
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » FTSE Tunda Review RI, IHSG Bisa Uji 7.800 Lagi? Ini Kata Analis

EkonomiTerkini

FTSE Tunda Review RI, IHSG Bisa Uji 7.800 Lagi? Ini Kata Analis

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
4 months ago
Share
3 Min Read
Layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026). (Foto, Antara/Sulthony Hasanuddin)
SHARE

JAKARTA — Sentimen negatif kembali membayangi pasar saham Indonesia. Keputusan FTSE Russell menunda review indeks saham Indonesia memicu kekhawatiran baru di kalangan investor global, dan berpotensi membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi dalam jangka pendek.

Pengamat pasar modal Wahyu Tri Laksono menilai, penundaan tersebut menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar, terutama investor institusi asing yang menjadikan FTSE sebagai acuan portofolio.

“Penundaan review FTSE memang teknis, tapi dampak psikologisnya nyata. Investor global cenderung wait and see, apalagi katalis positif global sedang minim,” ujar Wahyu, Selasa (10/2/2026).

Secara teknikal, Wahyu memproyeksikan IHSG berpotensi menguji kembali area support 7.863 dalam waktu dekat. Level ini dinilai krusial karena menjadi titik munculnya minat beli sebelumnya.

“Selama support ini bertahan, koreksi masih wajar dan tergolong pullback dalam fase konsolidasi. Belum ada sinyal pembalikan tren besar,” jelasnya.

Sementara itu, level 8.100 disebut sebagai resistance psikologis kuat yang sulit ditembus tanpa katalis baru, baik dari global maupun domestik. “Tanpa sentimen besar, peluang IHSG tembus 8.100 dalam waktu dekat relatif terbatas,” tambah Wahyu.

Menurut Wahyu, penundaan ini bukan karena fundamental pasar Indonesia memburuk, melainkan terkait ketidakpastian teknis reformasi pasar, khususnya soal free float minimum dan stabilitas mekanisme perdagangan.

“Penyedia indeks global butuh kepastian regulasi dan struktur pasar sebelum mengubah komposisi indeks,” katanya.

Dampak langsung dari penundaan ini beragam. Mulai dari tidak ada saham baru masuk indeks FTSE Indonesia, tak ada saham yang dikeluarkan dari indeks, dan tidak terjadi perubahan klasifikasi emiten. Hal ini juga menyebabkan penyesuaian bobot investasi ditangguhkan dan rights issue diasumsikan tidak terjadi dalam perhitungan indeks. Ini menandakan struktur indeks FTSE Indonesia menjadi statis untuk sementara waktu.

Baca Juga :

Fakta-fakta Gunawan Rusuldi Ditegur Mayor Teddy saat Bersama Jokowi
7 Cara Meningkatkan Nafsu Makan Anak Secara Alami

Namun, FTSE tetap akan mengeluarkan saham jika terjadi merger, akuisisi, suspensi panjang, kebangkrutan, atau delisting. Aksi korporasi wajib seperti stock split dan dividen tetap diproses.

Wahyu menilai penundaan ini membuat aliran dana pasif asing lebih stabil, tapi peluang inflow baru ke saham yang berpotensi masuk indeks juga tertahan.

“Katalis teknikal dari rebalancing hilang. Ini bisa bikin pasar lebih defensif dan volatilitas lebih berbasis sentimen,” ujarnya.

Namun ia menegaskan, keputusan FTSE tidak terkait penurunan status Indonesia dalam klasifikasi negara. Review status negara tetap dijadwalkan diumumkan pada 7 April 2026. “Jadi sentimen negatif ini sifatnya teknis dan sementara,” tegasnya.

Di tengah volatilitas, Wahyu menyarankan investor tetap disiplin. “Strategi rasional adalah selektif, akumulasi di area support untuk saham fundamental kuat, dan jaga manajemen risiko,” katanya.

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
TAGGED:FTSEIHSGPasar sahamWahyu Tri Laksono
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Firman Soebagyo Ingatkan Pemerintah Tak Gegabah Ekspor Beras di Tengah Ancaman Iklim
Next Article 3,5 Juta Halaman Rahasia Epstein Files & Jejak Elite Dunia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

5 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Mo Salah Antar Mesir Puncaki Grup! Selangkah Lagi ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index